Bontang (06/06/26) – Dua hari menjelang Operasi Patuh Mahakam 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Bontang gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan yang digelar serentak 8-21 Juni 2026 ini mengusung pendekatan humanis dengan mengutamakan edukasi dan pencegahan.
Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Purwo Asmadi, mengatakan sosialisasi masif dilakukan agar masyarakat paham sasaran operasi sebelum penindakan dimulai. “Prinsip kegiatan kita adalah mengutamakan humanis. Preventif, edukasi. Tetapi pada pelanggaran-pelanggaran tertentu, kami juga harus tegas,” ujar AKP Purwo saat ditemui Jumat, 6 Juni 2026.
Dalam kegiatan sosialisasi yg digelar pada hari Sabtu pagi, AKP Purwo menjelaskan pelanggaran kasatmata yang jadi fokus utama diantaranya adalah Melawan arus, Tidak memakai helm SNI, Berkendara sambil menggunakan ponsel, Berboncengan lebih dari satu orang, Pengendara di bawah umur, Pengendara dalam pengaruh alkohol, Knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis
“Salah satu contohnya adalah melawan arus, nggak pakai helm, menggunakan handphone. Ini pelanggaran yang berpotensi fatal memicu kecelakaan,” jelasnya sambil membagikan brosur kepada masyarakat
Hal baru yang disosialisasikan adalah peningkatan porsi tilang manual dari 5% menjadi 30%. “Di samping menggunakan ETLE, kami juga akan melakukan penilangan manual. Porsinya cukup tinggi, sekarang 30 persen,” ucap Kasat Lantas.
Kenaikan ini untuk menjangkau wilayah yang belum terpasang kamera ETLE dan menindak pelanggar yang sengaja menghindari deteksi elektronik.
AKP Purwo menegaskan, tujuan utama sosialisasi menjelang Hari Bhayangkara ini adalah membangun kepatuhan sukarela. “Operasi Patuh ini mengharapkan pengguna jalan semuanya tidak melulu harus ditindak, tidak perlu harus ditilang. Kami mengharapkan kepatuhan untuk berlalu lintas,” ungkapnya.
Dengan sosialisasi dini, Polres Bontang berharap angka pelanggaran dan fatalitas laka lantas bisa ditekan. “Agar supaya pelanggaran bisa kita kurangi dan bahkan mungkin tidak ada pelanggaran, termasuk juga peristiwa kecelakaan bisa turun,” pungkas AKP Purwo.
Operasi Patuh Mahakam 2026 akan berlangsung 14 hari mulai 8 Juni. Satlantas Polres Bontang akan tetap menggelar sosialisasi di sekolah, pasar, dan pusat keramaian hingga H-1 operasi.
