Bontang — Enam titik panas atau hotspot terdeteksi di kawasan Nyerakat Kiri RT 010, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (24/8/2026). Menindaklanjuti informasi tersebut, Bhabinkamtibmas bersama tim Polsek Bontang Selatan dan piket fungsi Polres Bontang melakukan verifikasi langsung ke lokasi setelah mendapat informasi dari relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) bahwa terjadi kebakaran lahan di kawasan Sungai Merah Nyerakat Kiri.
Tim gabungan yang dipimpin Wakapolsek Bontang Selatan kemudian menyisir kawasan menuju titik hotspot. Dalam perjalanan, petugas menemukan titik api lain yang diduga berasal dari aktivitas pembakaran oleh orang tidak dikenal (OTK), sehingga pemadaman dilakukan terlebih dahulu sebelum tim melanjutkan penyisiran. Dari hasil pengecekan, kebakaran menghanguskan semak belukar dengan luas sekitar 2 hektare. Petugas juga menemukan indikasi aktivitas perintisan pohon di sekitar lokasi yang menjadi salah satu temuan dalam penelusuran penyebab kebakaran.
Kapolsek Bontang Selatan AKP Rakib menegaskan, penanganan tidak berhenti pada pemadaman api.
> “Setiap informasi hotspot akan kami tindak lanjuti dengan pengecekan lapangan. Setelah api padam, personel tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara atau titik asap yang berpotensi memicu kebakaran kembali, sekaligus menelusuri indikasi penyebab kebakaran,” tegasnya.
Pada pukul 17.15 Wita, seluruh titik api dan asap dinyatakan padam. Tindakan lanjutan dilakukan dengan monitoring kawasan, pendalaman keterangan saksi dan pengecekan terhadap temuan di lokasi untuk mengungkap kemungkinan adanya unsur kesengajaan, sekaligus mengantisipasi munculnya kembali hotspot di kawasan tersebut.
Polres Bontang mengimbau masyarakat maupun pemilik lahan agar tidak melakukan pembakaran terbuka yang dapat memicu meluasnya karhutla. Setiap informasi mengenai titik api atau asap di wilayah rawan kebakaran diminta segera dilaporkan agar dapat ditangani sedini mungkin.
Humas Polres Bontang
