v3 Hotspot Terdeteksi, Polisi Verifikasi Kebakaran Lahan di Gunung Haji – Muara Badak

Bontang — 3 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Muara Badak Ulu, Kutai Kartanegara, Senin (24/8/2026). Data satelit SNPP yang bersumber dari NASA merekam titik panas sekitar pukul 12.14 WITA. Jajaran Polsek Muara Badak kemudian melakukan verifikasi langsung sekitar pukul 19.00 WITA di kawasan Gunung Haji RT 11, Desa Muara Badak Ulu.

Dari tiga koordinat yang terdeteksi, dua berada di sekitar kawasan Gunung Haji/Salok Palai, sementara satu titik berada di sekitar Jalan Erna Saliki Dock, Badak Lima. Secara geografis, lokasi berada di kawasan daratan dengan akses jalan lingkungan yang terhubung ke area lahan masyarakat dan semak belukar, sehingga pengecekan lapangan diperlukan untuk memastikan kondisi faktual di balik deteksi satelit.

Hasil verifikasi dipastikan titik panas tersebut bersumber dari kebakaran lahan semak belukar dengan luas sekitar 2 hektare. Kondisi medan berupa lahan terbuka dan semak belukar berpotensi menjalar apabila tidak segera dikendalikan, terutama pada kondisi vegetasi yang mudah terbakar.

Usai melakukan verifikasi, petugas gabungan dari Polri, MPA dan perusahaan yang beroperasi di Muara Badak melakukan pemantauan terhadap kondisi titik api, sekaligus memastikan api tidak meluas ke area di sekitarnya. Upaya penanganan dilakukan dengan melakukan pemadaman dan pendinginan pada bagian lahan yang masih terdapat bara atau potensi api kembali menyala, serta pemantauan pada area sekitar titik kebakaran. Petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan pembakaran dalam membuka maupun membersihkan lahan. Langkah tersebut merupakan bagian dari mitigasi lanjutan Polsek Muara Badak untuk memastikan kebakaran terkendali, mencegah meluasnya api, serta mengantisipasi munculnya titik panas baru.

Kapolsek Muara Badak Iptu Danang menegaskan bahwa setiap informasi hotspot akan ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung sebagai bagian dari deteksi dini, mitigasi dan pencegahan meluasnya karhutla.

> “Setiap hotspot harus segera kami verifikasi untuk memastikan kondisi sebenarnya dan mencegah api meluas. Kami juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya dapat merugikan lingkungan, masyarakat dan berujung pada proses hukum,” tegasnya.

Humas Polres Bontang

Share

Related articles

Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles