H-1 Operasi Patuh Mahakam 2026 : Polres Bontang Pasang Target Turunkan Laka Lantas Jelang Hari Bhayangkara

Bontang (07/06.2026)– Pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2026 tinggal satu hari. Satuan Lalu Lintas Polres Bontang menyatakan seluruh personel dan sarana prasarana siap diterjunkan mulai besok, Minggu, 8 Juni 2026. Operasi berskala nasional ini akan berlangsung hingga 21 Juni 2026.

Sehari jelang operasi, Kasat Lantas Polres Bontang AKP Purwo Asmadi kembali mengingatkan masyarakat bahwa operasi kali ini tetap mengedepankan pendekatan humanis. Namun, pihaknya tidak akan ragu menindak tegas pelanggaran yang berpotensi menyebabkan fatalitas kecelakaan.

“Prinsip kegiatan kita adalah mengutamakan humanis. Preventif, edukasi. Tetapi pada pelanggaran-pelanggaran tertentu, kami juga harus tegas,” tegas AKP Purwo, Minggu 7 Juni 2026.

AKP Purwo membeberkan pelanggaran kasatmata yang akan jadi fokus penindakan selama 14 hari ke depan. Di antaranya melawan arus, tidak memakai helm SNI, menggunakan ponsel saat berkendara, berboncengan lebih dari satu orang, pengendara di bawah umur, berkendara dalam pengaruh alkohol, dan knalpot brong.

“Ini pelanggaran yang berpotensi fatal memicu kecelakaan. Contohnya melawan arus, nggak pakai helm, menggunakan handphone, dan seterusnya,” jelasnya.

Perbedaan signifikan Operasi Patuh Mahakam 2026 dibanding tahun sebelumnya adalah melonjaknya porsi tilang manual. Jika sebelumnya hanya 5%, kini naik menjadi 30% dari total penindakan.

“Di samping menggunakan ETLE, kami juga akan melakukan penilangan manual. Porsinya cukup tinggi, sekarang 30 persen,” ucap Kasat Lantas.

Menurutnya, penambahan porsi tilang manual bertujuan menjangkau wilayah blank spot ETLE serta menjaring pelanggar yang sengaja menghindari kamera pengawas elektronik.

AKP Purwo menegaskan, keberhasilan Operasi Patuh Mahakam menjelang Hari Bhayangkara ini tidak diukur dari banyaknya surat tilang yang diterbitkan, “Yang paling terpenting, Operasi Patuh ini mengharapkan pengguna jalan semuanya tidak melulu harus ditindak, tidak perlu harus ditilang. Kami mengharapkan kepatuhan untuk berlalu lintas,” ungkapnya.

Ia berharap dengan operasi ini, angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan di Bontang dapat turun drastis. “Agar supaya pelanggaran bisa kita kurangi dan bahkan mungkin tidak ada pelanggaran, termasuk juga peristiwa kecelakaan bisa turun,” pungkas AKP Purwo.

Satlantas Polres Bontang akan menyebar di sejumlah titik rawan pelanggaran dan rawan laka mulai besok pagi. Masyarakat diimbau melengkapi surat kendaraan dan mematuhi aturan lalu lintas.

Share

Related articles

Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles