Beranda blog Halaman 1097

Polres Kukar Gelar Konferensi Pers Kasus Penemuan Mayat Tanpa Identitas

0

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, KUKAR – Polres Kukar melakukan konferensi pers, terkait tindak pidana pembunuhan, yang melibatkan pelaku AA, yang membunuh korban N, pada Sabtu (3/8/2024) sore. Jasad korban ditemukan tertutup pelepah kelapa oleh pengendara yang melintas, di Jalan Poros Tenggarong Seberang-Samarinda, tepatnya di KM 6 Tenggarong Seberang.

Mendapati jasad korban, Unit Opsnal Polres Kukar yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Kukar, AKP Jodi Rahman, langsung melakukan proses penyelidikan dan melakukan oleh TKP untuk mendapatkan informasi dan petunjuk yang berada di sekitar lokasi TKP.

Setelah mendapati identitas korban, polisi pun langsung melakukan penyelidikan ke rumah korban yang berada di Samarinda. Tim pun mendapati motor milik korban yang terparkir di Samarinda.

“Team Opsnal Polres Kukar melakukan pengecekan CCTV yang berada disekitaran Jalan PM Noor, dari Rekaman CCTV terdapat 1 unit truk Fuso berada tidak jauh kendaraan milik korban dan kuat dugaan truk tersebut digunakan untuk membawa korban,” ungkap Kapolres Kukar, AKBP Heri Rusyaman.

Mendapatkan informasi terkait identitas pelaku, Tim Opsnal Polres Kukar bersama tim gabungan langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diketahui pelaku mengarah ke Pelabuhan Semayang Kota Balikpapan yang ingin melarikan diri ke Morowali, Sulawesi Tengah.

Dari pengejaran terhadap pelaku berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Polres Kukar, Tim Opsnal Polsek Tenggarong Seberang, Tim Opsnal Polresta Samarinda beserta Jatanras Polda Kaltim kemudian melakukan intrograsi terhadap pelaku terkait kejadian penemuan mayat berjenis kelamin perempuan tersebut.

Hasil introgasi terhadap pelaku, bahwa pelaku benar yang melakukan pembunuhan terhadap korban dengan cara mencekik di dalam truk fuso. Penyebab pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban karena merasa sakit hati dan marah saat pelaku hendak meminjam handphone korban, sehingga pelaku merasa curiga dan terjadilah adu mulut di dalam truk fuso.

Dari adu mulut tersebut korban sempat ingin keluar dari truk fuso tersebut, namun ditarik oleh pelaku sampai kursi tengah lalu pelaku langsung mencekik ke arah leher korban kurang lebih 5 menit. Sehingga korban sudah lemas dan tidak bergerak selanjutnya pelaku sempat keluar dari dalam truk fuso dan terdengar korban masih ada bergerak sehingga mencekik kembali korban sambil menindih korban dari atas dan langsung menyetubuhi korban di dalam truk fuso tersebut.

Pelaku mencekik korban sampai dengan tidak bergerak sama sekali dan pelaku mengambil barang-barang berharga milik korban berupa uang sebesar Rp 350 ribu dan 4 buah ATM setelah itu pelaku membawa korban ke arah jalur dua tepatnya di KM 6 Jalan AP Mangkunegara, Tenggarong Seberang.

Kemudian pelaku menurunkan korban dan diletakan dipinggir jalan dengan jarak sekitar 5 meter dari badan jalan, lalu pelaku mengambil parang di Truk Fuso kemudian memotong daun pelapah sawit ditempat korban dibuang dan menutupi tubuh korban.

Atas peristiwa tersebut pelaku dibawa dan diamankan ke Polres Kukar. Pelaku pun harus mendekam di sel tahanan Mapolres Kukar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

HUMAS POLDA KALTIM

Sat Lantas Polres Bontang gelar Wawancara Bersama Media Terkait Aksi Balap Liar dan Sosialisasi Kamseltibcar Lantas

0

Bontang,– Sat Lantas Polres Bontang menggelar kegiatan wawancara dengan wartawan dari berbagai media di Warung Kopi Om Gondrong, Jl. Tomat Gg. Tomat 1, Kelurahan No.18, RT.13, Gn. Elai, Kec. Bontang Utara pada hari Senin, 5 Agustus 2024, pukul 14.30 WITA. Kegiatan ini dilakukan untuk menanggapi aksi balap liar yang sedang viral di kota Bontang serta untuk memberikan himbauan terkait keselamatan berlalu lintas. Senin, 5/8/2024

Kasat Lantas Polres Bontang, AKP MD Djauhari, S.H., M.H., memaparkan mengenai pelanggaran yang sering dilakukan oleh pengendara di bawah umur, yang menjadi salah satu faktor utama terjadinya balap liar. AKP Djauhari menjelaskan dasar hukum dan sanksi yang akan dikenakan terhadap pelaku balap liar, dengan harapan dapat memberikan pemahaman yang jelas mengenai konsekuensi hukum dari tindakan tersebut.

Selain itu, Ipda Nurul Akbar, S.H., S.M. selaku Kanit Kamsel, menyampaikan himbauan Kamseltibcar lantas. Himbauan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ketertiban dan keselamatan dalam berlalu lintas. Sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat Bontang untuk lebih patuh terhadap peraturan lalu lintas serta selalu memperhatikan keamanan dan keselamatan saat berkendara.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, masyarakat kota Bontang dapat semakin sadar akan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan berlalu lintas dan dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib di jalan raya.

Humas Polres Bontang

Sambang Kunjungan Sat Binmas Polres Bontang, Sosialisasikan Pilkada Damai dan Netralitas Polri

0

Bontang,– Pada hari Senin, 5 Agustus 2024 Sat Binmas Polres Bontang laksanakan Sambang kunjung dan silahturahmi guna bertujuan untuk mendukung Pilkada Damai dan menegakkan netralitas Polri serta mensukseskan tahapan Pemilukada 2024 di wilayah Bontang.

Dalam kegiatan ini, personil Sat Binmas Polres Bontang melakukan kunjungan kepada tokoh masyarakat (Tomas), tokoh agama (Toga), dan tokoh adat (Todat) di beberapa lokasi di Bontang, antara lain Jl. Pelabuhan, Kel. Tanjung Laut, Kec. Bontang Selatan Bapak Romi (Tokoh Pemuda Bugis Mamuju),  Jl. Pelabuhan 3, Kel. Tanjung Laut Indah, Kec. Bontang Selatan Bapak Agus (Tokoh Masyarakat Blitar), Jl. Diponegoro, Kel. Berbas Pantai, Kec. Bontang Selatan Bapak Sumardin (Tokoh Pemuda Bugis Mandar)

Kegiatan sambang kunjung ini melibatkan personil dari Sat Binmas Polres Bontang, termasuk IPDA Asrulah (KBO Sat Binmas), AIPTU Heru Utomo (Kanit Bintibmos), AIPTU Soni Agus (Kaurmintu), AIPTU Anwar Saipul (Kanit Kamsa), AIPDA Iwan S.H. (Kanit Polmas), dan BRIPTU Santo Firdaus (Banit Binmas).

Dalam kesempatan ini, beberapa poin penting disampaikan kepada para Tomas, Toga, dan Todat Menjaga Kerukunan dan Toleransi serta Mengingatkan untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak menyebarkan berita hoax yang dapat memecah belah juga Mengajak semua pihak untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar dan berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas, Pencegahan Radikalisme dan Kejahatan

Dalam kesempatan tersebuta tidak lupa Mengingatkan untuk waspada terhadap paham radikalisme, anti-Pancasila, dan kejahatan 3 C (Curian, Curat, Curanmor).

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dengan masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif dan damai menjelang Pilkada 2024.

Humas Polres Bontang

 

Sidokkes Polres Bontang beri Layanan Kesehatan untuk Personel, ASN, Keluarga Polri

0

Bontang – Polres Bontang melalui Sidokkes (Seksi Kesehatan) menyelenggarakan kegiatan layanan kesehatan bagi personel, Aparatur Sipil Negara (ASN), keluarga Polri. Acara ini berlangsung pada hari Senin, 5 Agustus 2024, mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan seluruh elemen yang terkait dengan Polres Bontang, serta memberikan kesempatan kepada Personil untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis.

Sidokkes Polres Bontang menyediakan berbagai layanan, termasuk pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, serta penyuluhan tentang pola hidup sehat.

Acara ini mendapat sambutan positif dari para Personil Polres Bontang, yang memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka dan mendapatkan informasi penting tentang cara menjaga kesehatan. Polres Bontang berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi semua.

Humas Polres Bontang

Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Pol Dedi Prasetyo pesankan siswa Bintara gelombang II tahun 2024 jalin persaudaraan untuk NKRI

0

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol Dedi Prasetyo berpesan kepada 150 siswa Bintara Polda Papua yang dititipkan di SPN Mojokerto Polda Jawa timur untuk menjalin persaudaraan dengan siswa Bintara dari Polda Jawa Timur.

Pesan yang sama juga disampaikan Irjen Pol Dedi Prasetyo kepada siswa Bintara Polda Jawa Timur.

“Dari mulai paling ujung Ngawi sampai paling ujung Banyuwangi dari tengah itu Gresik sampai dengan paling atas itu daerah Trenggalek itu adalah saudara saudara kalian. Yang dari Jawa Timur, saudara-saudara kalian dari Papua ini adalah saudara-saudara kalian. Ini adalah sahabat-sahabat kalian, yang sama-sama berjuang untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, “ Ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo saat memberi arahan di rapat evaluasi rekrutmen Bintara dan Tamtama Polri Gelombang 2 tahun anggaran 2024 di SPN Mojokerto Polda Jawa timur, senin (08/07/2024)

As Kapolri Bidang SDM menambahkan bahwa para siswa Bintara ditempa di SPN agar siap menjalani tugas sebagai Polisi yang profesional dalam melayani masyarakat.

Irjen Pol Dedi Prasetyo juga berpesan kepada para pengasuh di SPN untuk tidak melakukan kekerasan baik secara fisik maupun verbal kepada siswa dan melakukan pendekatan secara humanis.

Dalam kesempatan ini, Irjen Pol Dedi Prasetyo juga menekankan hal-hal yang perlu diperhatikan selama Pendidikan dasar yakni adaptasi budaya dan lingkungan, penyertaan konteks asal daerah dalam pembelajaran, penguatan sistem Kesehatan, penguatan kemampuan dasar, program mentoring dan pembinaan serta penguatan wawasan kebangsaan.

Selain 150 siswa Bintara Polda Papua yang dititipkan di Polda Jawa Timur, 1.150 siswa Bintara Polda Papua lain juga dititipkan di Polda Banten, Polda Jawa Barat dan Polda Jawa Tengah.

Sementara itu 965 siswa Bintara Polda Papua Barat juga dititipkan di SPN Polda Bali dan Polda Sulawesi Selatan.

Setelah penutupan Pendidikan, Bintara remaja asal Polda Papua dan Polda Papua Barat akan melaksanakan program magang selama satu tahun di Polda-polda sesuai SPN Dimana dilaksanakan Pendidikan dan pembentukan (Diktuk) Bintara Polri.

Sebanyak 3.000 Orang Asli Papua menjalani Diktuk Polri tahun anggaran 2024 di 6 SPN.

Polri dan Menteri ATR/BPN Perkuat Sinergitas Pemberantasan Mafia Tanah

0

Jakarta — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Polri memperkuat sinergitas dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait tindak pencegahan kasus pertanahan. PKS ini sebagai salah satu upaya pemberantasan mafia tanah.

Kerja sama ini dilakukan selaras dengan penerbitan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Permen ATR/BPN) Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pencegahan Kasus Pertanahan pada April 2024.

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, sengketa menjadi salah satu isu yang selalu menjadi sorotan publik, termasuk konflik pertanahan yang disebabkan atau dimotori oleh oknum mafia tanah. Tak dipungkiri, banyak masyarakat yang menjadi korban mafia tanah.

“Belasan tahun bahkan puluhan tahun kasus tidak selesai karena memang sudah sangat complicated dan ini perlu diurai secara rigit dan tidak boleh ada persepsi yang berbeda,” jelas Menteri ATR/BPN, Senin (5/8/24).

Menteri ATR/BPN berharap, dengan adanya perjanjian kerja sama ini akan semakin menguatkan sinergi, kolaborasi, dan semangat untuk memberantas mafia tanah sampai ke akar-akarnya melalui Satgas Anti Mafia Tanah. Dengan begitu, apa yang menjadi atensi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat terlaksana.

Ditambahkan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, sengketa tanah menjadi masalah yang berlarut-larut bahkan hingga mengganggu investasi. Padahal, di Indonesia terdapat Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 yang dengan jelas menyebutkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Tapi pada saat negara mau menggunakan tanah saja berhadapan dengan mafia tanah. Oleh karena itu tentunya kita sepakat bahwa harus ada kepastian terkait dengan kepemilikan tanah, sehingga ke depan masyarakat yang selama ini selalu dirugikan oleh kelompok-kelompok yang disebut dengan ‘mafia tanah’ ini kemudian bisa kita berikan kepastian dan hukum,” jelas Kapolri.

Tidak hanya itu, menurut Jenderal Sigit, masalah mafia tanah ini juga telah mengganggu masuknya investasi di Indonesia. Bahkan, tidak jarang investor yang masuk pada akhirnya terkendala dengan masalah pertanahan.

“Karena itulah, hal ini menjadi PR bersama agar Indonesia betul-betul bisa bersaing dalam hal investasi,” ujar Jenderal Sigit.

Dibeberkan Kapolri, dalam kasus mafia tanah tentunya ada persekongkolan dan permainan hukum. Ia pun mendukung Kementerian ATR/BPN untuk melakukan pemberantasan.

“Jadi kalau istilah saya tambahannya dari gebuk mafia tanah sampai tuntas dan kita dukung,” ujar Jenderal Sigit.