Beranda blog Halaman 1140

Silaturahmi Kapolres Bontang dan KPU Kabupaten Kukar dalam sinergi Membangun Pemilu yang Berkualitas

0

Polres Bontang, Bertempat Ruang Wicaksana Laghawa Polres Bontang telah dilaksanakan pertemuan antara Kapolres Bontang, AKBP Alex FL Tobing, SIK, dan Ketua beserta Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kukar, Rudi Gunawan, S.S. Jumat, (31 Mei 2024) Pukul 09.00 Wita

Kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara Polres Bontang dan KPU Kabupaten Kukar dalam rangka memastikan terselenggaranya Pemilihan Umum yang berkualitas dan berintegritas. Dalam acara tersebut, Kapolres Bontang dan Ketua KPU Kabupaten Kukar menyampaikan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pemilu yang adil dan transparan.

” Ucapan terimakasih kepada Komisioner dan Sekretariat KPU Kab. Kukar yang telah hadir dalam kegiatan ini; semoga pertemuan ini menjadi niat baik untuk kita semua kedepannya dalam menghadapi tahapan Pilkada tahun 2024;Kami sudah melaksanakan kegiatan KRYD dan Cipkon selama tahapan Pemilu dan Pilkada tahun 2024 dan Polres Bontang siap mengamankan agenda Nasional ( Pilkada tahun 2024 ) di Wilkum Polres Bontang agar kegiatan tersebut berjalan aman dan lancar. ” ujar AKBP Alex FL Tobing, SIK, dalam sambutannya.

Selain itu, pertemuan ini juga menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk saling bertukar informasi dan pengalaman guna meningkatkan pemahaman tentang proses Pemilu serta upaya pencegahan dan penanganan potensi pelanggaran yang mungkin terjadi.

” Kegiatan Silaturahmi ini memperkenalkan diri sebagai Ketua KPU dan Komisioner KPU Kab. Kukar yang baru periode 2024 – 2029; Semoga dengan silaturahmi ini membangun sinergi antara KPU Kab. Kukar dan Polres Bontang dalam menghadapi Tahapan Pilkada tahun 2024;saat ini KPU Kab. Kukar sedang melaksanakan kegiatan Tahapan Vermin syarat dukungan perseorangan yang berakhir tanggal 02 Juni 2024; Kami berharap kepada Polres Bontang untuk membantu kami menetralisir isu / berita hoax yang berkembang di Lapangan;,” ungkap Rudi Gunawan, S.S.

Kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari masing-masing instansi, serta diikuti dengan penuh kehangatan dan semangat untuk bersama-sama membangun pemilu yang bermartabat dan terpercaya bagi semua pihak.

komitmen dan kerjasama antara Polres Bontang dan KPU Kabupaten Kukar dalam menyelenggarakan Pemilihan Umum yang berkualitas dan berintegritas.

Huma Polres Bontang

Perang Lawan Narkoba, Kurir Sabu Ditangkap Reskoba Polres Bontang

0

Bontang – Nilai jual “barang haram” Narkoba tampaknya sangat menggiurkan hingga menjadikan seseorang “gelap mata” untuk terus melakukan perbuatan penyalahgunaan Narkoba walaupun dalam UU telah secara tegas tercantum ancaman saksi hukum pidana yang berat.

Dengan peran masyarakat secara aktif dalam memberikan informasi, masyarakat dan Polri gelorakan “Perang lawan Narkoba”. Melalui pengamatan dan penyelidikan akurat, Sat Reskoba berhasil menangkap seseorang inisial MTNK yang telah dicurigai dan terbukti memiliki, menguasai 5 (lima) Bungkus Plastik bening berisikan kristal warna putih diduga Narkotika jenis Sabu dengan Berat Kotor 6,90 (enam koma sembilan puluh) gram, HP, dan sepeda motor.

Hasil pengembangan dan keterangan MTNK bahwa dirinya memperoleh “barang haram” itu atas perintah dan petunjuk MP yang juga teman kosnya. Terduga MP menyuruh MTNK untuk mengambil barang tersebut di suatu tempat atas petunjuk seseorang yang dikenalnya melalui HP namun secara detail tidak diketahui alamatnya. Kedua orang terduga kemudian diamankan di Polres Bontang untuk proses penyidikan dan pengembangan kasus ini.

HUMAS POLRES BONTANG

Polres Bontang , Pemkot Dan Sektor Swasta Berpartisipasi Dalam Word Environment Day 2024

0

Bontang – Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) yang telah diawali dan ditetapkan oleh PBB pada tanggal 5 Juni setiap tahunnya sebagai momentum meningkatkan kesadaran masyarakat Global terhadap perlindungan dan pelestarian Lingkungan Hidup. Latar belakang ditetapkannya Word Environment Day adalah isu global mengenai pencemaran lingkungan hayati, perubahan iklim, polisi udara dan penanganan limbah.

Untuk menumbuhkan partisipan seluruh elemen masyarakat, pada Jumat (31/05/2024) atas prakarsa PT KNI dengan dukungan Pemkot Bontang, Polres Bontang dan Stakeholder lainnya melakukan penanaman pohon bakau di pesisir Laut.

Kegiatan dibuka secara simbolis oleh Walikota Bontang Basri Rasse yang dihadiri dan diikuti oleh Kapolsek Bontang Utara mewakili Kapolres Bontang, Senior Site Manager PT.Kaltim Nitrat Indonesia, Dinas LH Pemkot Bontang, Perwakilan TNK, Perwakilan perusahan / sektor swasta, Camat Bontang Utara, Lurah Bontang Kuala, Kelompok Tani Nelayan Pantai Harapan, pelajar SMA 2 Bontang dan masyarakat RT 14 Kel Bontang Kuala.

Target dalam kegiatan ini adalah penanaman pohon bakau pada area pesisir Laut dan pantai sebanyak 6000 pohon secara berkala.

Penanaman pohon bakau memiliki banyak manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di antaranya ; Mencegah Erosi / Abrasi Pantai ; Penahan alami terhadap gelombang pasang dan badai ; Menyaring Polutan: seperti logam berat dan limbah pertanian ; Pelestarian Keanekaragaman Hayati sebagai habitat berbagai spesies ikan, burung, dan invertebrata ; Penyerap Karbon Dioksida sehingga : Pohon bakau menyerap karbon dioksida dari atmosfer, sehingga mengurangi efek perubahan iklim dan sumber Ekonomi masyarakat. Perlindungan Terumbu Karang dan Padang Lamun.

Penanaman dan pelestarian pohon bakau merupakan langkah penting dalam menjaga ekosistem pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

HUMAS POLRES BONTANG

Jalin Komunikasi Lebih Dekat Dengan Insan Pers, Polda Kaltim Gelar Dialog Bertajuk “Jumat Curhat”

0
Tribratanews.kaltim.polri.go.id
BALIKPAPAN — Sebagai bentuk nyata komitmen dalam membangun hubungan serta komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya dengan para insan pers atau wartawan, Polda Kalimantan Timur menggelar dialog bertajuk “Jumat Curhat” bertempat di Cafe Tiptop Hitam Manis Kec.Balikpapan Kota, Jumat (31/05/24).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Artanto, S.I.K., M.Si., bersama dengan para pejabat dari beberapa satuan kerja Polda Kaltim, dengan peserta dialog Jumat Curhat yang mengikuti yakni dari awak media khususnya wartawan yang ada di Kota Balikpapan.
Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Kaltim mengatakan bahwa pentingnya sinergi antara kepolisian dan media untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Program “Jum’at Curhat” adalah program yang digagas oleh Kapolri untuk menerima keluhan dan saran dari masyarakat.
Dalam dialog ini, Dari perwakilan wartawan menanyakan tentang kesiapan Polda Kaltim dalam rangka menghadapi Pilkada Serentak 2024, penanganan digitalisasi dan penipuan, penanganan hukum di bidang siber, permasalahan pembayaran pajak, kemacetan lalu lintas, keterbukaan informasi publik, pembuatan SKCK, dan peran Bidang Pengamanan Obyek Vital Nasional.
Dalam hal tersebut, Kabid Humas menjawab pertanyaan terkait persiapan pengamanan Pilkada 2024 dengan menurunkan 5240 personel dalam Ops.Mantap Praja Mahakam 2024, lalu pembenahan website Polda Kaltim guna mendukung keterbukaan informasi, serta jaminan perlindungan undang-undang bagi jurnalis saat melakukan liputan.
Selanjutnya, Perwakilan dari satker Polda Kaltim juga menjawab beberapa pertanyaan yang meliputi dari satuan kerja Ditlantas Polda Kaltim yang menginformasikan pemutihan pajak kendaraan bermotor tahunan dan kemudahan regulasi pembuatan SIM, lalu satker Ditpamobvit Polda Kaltim menjelaskan pola pengamanan di Ibu Kota Negara (IKN) dengan pembentukan satgas Nusantara, Ditreskrimsus Polda Kaltim menyampaikan patroli cyber yang telah menangani 14 kasus kejahatan cyber, serta Ditbinmas Polda Kaltim mengadakan sosialisasi tentang bahaya bullying di sekolah, kampus, dan pondok pesantren. Ditresnarkoba Polda Kaltim mengadakan sosialisasi bahaya narkoba di daerah tambang, termasuk tes urine di beberapa perusahaan.
“Dalam Undang Undang No. 2 Tahun 2002 tentang Polri, bahwa Polri sebagai alat negara, kemudian tugas pokok dan fungsinya untuk menjaganya Harkamtibmas (Memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), melakukan perlindungan, pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat, serta penegakan hukum. Itu adalah tugas pokok Polri,” ujar Kombes Pol Artanto.
 “Kami berharap rekan-rekan dari awak media dapat terus bersinergi dengan Polri khususnya di Polda Kaltim ini untuk memberikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat,” tutup Kombes Pol Artanto.
Humas Polda Kaltim

Satgassus Pencegahan Polri Lakukan Pengawasan Pupuk Subsidi di Dua Kabupaten

0
Jateng. Satgassus Pencegahan Korupsi Polri melakukan pemantauan penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Magelang dan Kabupaten Gunung Kidul. Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 28-31 Mei 2024.
Hotman selaku ketua tim menuturkan, kunjungan ke Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Magelang untuk melihat bagaimana penebusan pupuk bersubsidi secara hybrid, yaitu gabungan penebusan dengan kartu tani dan aplikasi I-Pubers secara bersamaan. Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Magelang, ujarnya, dipilih karena masyarakatnya sangat guyub dengan berbagai kearifan lokal.
“Dengan kearifan itu diasumsikan kerumitan penebusan pupuk bersubsidi secara hybrid akan lancar di kedua kabupaten ini,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (31/5/24).
Hotman menyatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan tim, sampai saat ini serapan pupuk masih rendah, yakni sekitar 20% di kedua kabupaten tersebut. Untuk Kabupaten Gunung Kidul biasanya memang serapan akan tinggi pada Agustus atau September tiap tahunnnya.
Sedangkan untuk Kabupaten Magelang, biasanya serapan hanya sekitar 70% tiap tahunnya. Oleh karenanya, Satgassus meminta kepada Kepala Dinas Pertanian untuk mencermati sampai dengan bulan September dan apabila memang tidak terserap, tetap terbuka pupuk bersubsidinya di realokasi ke kabupaten lain dalam lingkup propinsi Jawa Tengah, sehingga penggunaan pupuk bersubsidi menjadi optimum.
Temuan kedua bahwa Kabupaten Magelang yang memiliki sekitar 4000 petani terdaftar di E-RDKK belum mendapatkan kartu tani, sehingga para petani ini tidak bisa menebus pupuk bersubsidinya. Untuk itu Satgassus meminta agar Kadis Pertanian Kabupaten Magelang berkoordinasi intens dengan BRI Cab Kabupaten Magelang untuk memastikan petani bisa mendapatkan kartu taninya, sehingga petani tersebut bisa menebus pupuk subsidinya.
Ketiga, para petani di kedua kabupaten yang mendapatkan alokasi kecil (di bawah 1 sak/50 kg), enggan menebus pupuknya mengingat dengan kartu tani petani harus datang sendiri ke kios untuk melakukan penebusan. Untuk itu Satgassus meminta agar PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) dalam waktu tertentu, terutama saat musim tanam, memfasilitasi penebusan bersama di kantor/balai desa, sehingga petani bisa menghemat biaya dalam penebusan pupuk subsidi ini.
“Alternatif yang lain, Satgassus menyarankan jika sekiranya untuk petani-petani yang alokasinya kecil agar menggunakan penebusan I-Pubers saja sehingga dapat dilakukan penebusan secara berkelompok,” ungkap dia.
Tidak hanya itu, Satgassus juga menemukan masih kurang efektifnya pengawasan yang dilakukan oleh dinas perdagangan pada kedua kabupaten tersebut, terutama untuk pengawasan ketersediaan stok pupuk di kios. Hal ini terjadi karena dinas perdagangan sama sekali belum mampu secara cepat untuk mengakses informasi stok di kios.
“Untuk itu Satgassus meminta agar PIHC secara online menyediakan informasi stok di kios dan dinas perdagangan dan dinas pertanian mempunyai akses atas informasi tersebut,” ujar dia.
Dalam kesempatan ini, ujarnya, Satgassus memberikan apresiasi kepada PIHC yang dalam waktu tidak terlalu lama akan mengintegrasikan transaksi penebusan dengan kartu tani dan melalui aplikasi I-Pubers. Sehingga, dengan integrasi kedua metode penebusan ini, dapat dihindari kelebihan salur dan membebaskan petugas kios dari kerepotan laporan dan kontrol-kontrol yang masih manual berbasis kertas.
Dalam kesempatan ini, petugas kios meminta agar pemeriksaan-pemeriksaan transaksi di kios dapat dilakukan secara digital saja, mengingat segala transaksi telah dilakukan secara elektronik dengan kartu tani atau aplikasi I-Pubers. Satgassus pun menyatakan mendukung hal tersebut mengingat hal itu akan lebih meningkatkan efisiensi dan akan sangat membantu petugas kios dalam pelaporannya.
Yudi Purnomo Harahap selaku Anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Polri menambahkan, pemantauan ini penting untuk menekan adanya penyalahgunaan maupun penyelewengan pupuk subsidi. Sebab, jika terjadi kelangkaan dapat menyebabkan terjadinya kerugian keuangan negara.
“Pemantauan ini untuk memastikan petani yang berhak mendapatkan pupuk subsidi benar-benar mendapatkannya tepat waktu sesuai kebutuhan sehingga tidak terjadi isu kelangkaan pupuk lagi,” tutur Yudi.
Herbert Nababan selku Wakil Ketua Tim menambahkan, kegiatan ini dilakukan bersama Kementerian Pertanian, Bupati Gunung Kidul, Pj Bupati Magelang, serta pihak PT Pupuk Indonesia, Distributor Pupuk, dan Kelompok Petani. Dalam pertemuan tersebut ia pun menekankan kembali agar tidak ada penyelewengan terhadap penggunaan pupuk subsidi dan memastikan distribusi harus lancar sampai ke petani yang berhak.
“Selain itu Satgassus juga memonitoring tindak lanjut pemkab dalam melakukan perubahan alokasi pascapenambahan kuota pupuk subsidi dari 4,7 ton menjadi 9,5 juta ton sehingga Pemda diharapkan bekerja sama dengan segenap unsur forkompimda,” ungkapnya.
Kerja sama itu, lanjutnya, untuk mensosialisasikan dan menyampaikan informasi langsung kepada para petani di wilayahnya bahwa alokasi pupuk petani bersubsidi telah bertambah. Kemudian, petani sudah bisa melakukan penebusan, sehingga penambahan alokasi pupuk yang diberikan pemerintah memberi dampak kepada petani.
“Tim juga melakukan kunjungan ke Kios Pupuk untuk memastikan ketersediaan stok pupuk dan penyaluran dilakukan dengan benar sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Laksanakan Program Bersih Pesisir Polsek Marangkayu sasar Pantai Biru Kersik

0

Polres Bontang – Pagi ini, tepatnya pukul 08.00 Wita di Pantai Biru Kersik Rt. 003 Desa Kersik Kecamatan Marangkayu menjadi saksi dari kegiatan Program Bersih Pesisir yang digelar oleh Polsek Marangkayu Polres Bontang.

Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan Kapolres Bontng yang bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan pesisir pantai ini berhasil dilaksanakan dengan sukses. Dipimpin oleh Kapolsek Marangkayu, AKP Fahrudi SH MH, giat ini melibatkan anggota Polsek Marangkayu beserta masyarakat sekitar.

“Program Bersih Pesisir ini merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap lingkungan. Selain menjaga kebersihan, kami juga ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan pantai kita,” ungkap Kapolsek Fahrudi.

Semangat kebersamaan dan gotong-royong terlihat begitu kental selama kegiatan berlangsung. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk peduli terhadap lingkungan sekitar.

Kegiatan Program Bersih Pesisir ini merupakan bagian dari program Presisi Bhakti Untuk Masyarakat yang terus digalakkan oleh Kapolres Bontang dengan tujuan mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Semoga kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan demi menjaga kebersihan dan keindahan alam kita.

 

Humas Polres Bontang