Beranda blog Halaman 1144

Peningkatan Mutu dan Intensitas Layanan Masyarakat Melalui Anev Bhabinkamtibmas

0

Bontang – Peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan pelayanan Polri kepada masyarakat menuntut para Bhabinkamtibmas untuk mempunyai kemampuan dan ketrampilan yang “Serba Bisa” dalam mengayomi masyarakat dengan berbagai permasalahan dan berbagai karakter.

Kapolsek Bontang Utara Iptu Lukito melakukan Anev terhadap kinerja 6 Bhabinkamtibmas yang menaungi 6 Kelurahan di wilayah Kec Bontang Utara.

“Kegiatan Anev ini kita lakukan secara rutin setiap minggu, disamping untuk menganalisa kinerja Bhabinkamtibmas juga merupakan sarana penyampaian masukan terhadap perkembangan wilayah binaan masing masing, disamping itu juga sebagai sarana sosialisasi dan penyampaian petunjuk dan arahan pimpinan Polri, isue global maupun isue yang berkembang secara dinamis di masyarakat” ungkap Kapolsek.

Harapan masyarakat terhadap kinerja Bhabinkamtibmas yang mampu menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk menangani masalah kriminalitas, vandalisme, dan gangguan keamanan lainnya dengan cepat dan efektif, Pelayanan yang Responsif, Warga berharap Bhabinkamtibmas selalu siap membantu dan memberikan respons yang cepat terhadap laporan atau keluhan masyarakat, kehadiran yang Konsisten, aktif memberikan edukasi tentang hukum, keamanan, dan ketertiban, serta memberikan penyuluhan tentang cara mencegah tindak kriminal dan mengatasi situasi darurat.

HUMAS POLRES BONTANG

Polres Bontang Ayomi Awak Media Dan Jurnalis Dalam Aksi Penyampaian Pendapat Di Muka Umum

0

Bontang – Peran awak media dan jurnalis sangat penting dalam masyarakat, terutama dalam konteks informasi, pendidikan, dan pengawasan diantaranya Penyampaian Informasi yang akurat, berimbang, dan relevan kepada publik, Edukasi, Pengawasan dan Kontrol Sosial, Pembentukan Opini Publik, Forum Publik dan hiburan.

Sebagaimana surat yang dilayangkan Aliansi Jurnalis, Wartawan dan Pegiat Medsos, Polres Bontang mengayomi kegiatan ini dengan melakukan pengamanan terhadap seluruh rangkaian kegiatan aksi sekaligus pengamanan kepada masyarakat yang masih beraktifitas.

Seperti di ungkap korlap Muhammad Safril, kegiatan ini sebagai bentuk penyampaian pendapat para jurnalis, wartawan dan pegiat medsos terhadap Draft RUU Penyiaran yang sedang bergulir di DPR RI. Tergabung dalam aksi ini Aliansi Jurnalis Independen ( AJI ) Samarinda ; Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Kaltim, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia ( IJTI ) Kaltim, dan Jaringan Media Syeber Indonesia (JMSI ) Bontang.

Beberapa Orator dalam aksi ini adalah Muhammad Safri ( Korlap Aksi ); Ayub ( Media Ekspresi Bontang ), Suaji ( Media Espresi Bontang ); Tika Anwar (Media Kita Muda); Yahya (Media Kaltim); Isur (PWI Kaltim); Kusnadi ( Times Indonesia); dan Perwakilan Wartawan Kota Bontang, mereka menyerukan pendapatnya terhadap Perluasan Kewenangan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI); Tumpang tindih penyelesaian kasus sengketa pers di KPI dan dewan pers; serta Sensor terhadap Karya Jurnalistik Investigasi sehingga menolak Draft RUU Penyiaran.

Tentunya dengan aksi penyampaian pendapat ini nantinya akan ditindak lanjuti dalam forum RDP bersama DPRD Kota Bontang sebagai wakil rakyat.

HUMAS POLRES BONTANG

Kapolsek Bontang Barat dan Para bhabinkamtibnas Menghadiri Pelantikan dan bimtek PPS sekota Bontang Pilgub dan walikota tahun 2024

0

Bontang, 27 Mei 2024 – Dalam rangka persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Kota Bontang tahun 2024, Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Bontang resmi dilantik dan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang. Acara pelantikan dan Bimtek ini berlangsung di Aula Gedung KPU Bontang dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk anggota KPU, Bawaslu, serta perwakilan dari pemerintah daerah.

Ketua KPU Kota Bontang, Ibu Retno Wahyuni, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran PPS dalam menyukseskan pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, dan transparan. “PPS adalah ujung tombak dari penyelenggaraan pemilu di tingkat kelurahan. Oleh karena itu, profesionalisme dan integritas para anggota PPS sangat menentukan kualitas pemilu kita,” ujar Retno.

Sebanyak 75 anggota PPS yang terpilih melalui proses seleksi ketat telah dilantik. Proses pelantikan dilakukan dengan khidmat dan disertai dengan pengucapan sumpah/janji jabatan yang dipandu oleh Ketua KPU Kota Bontang.

Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis yang bertujuan untuk membekali para anggota PPS dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam melaksanakan tugas mereka. Materi Bimtek mencakup berbagai aspek, mulai dari tata cara pemungutan dan penghitungan suara, penanganan logistik pemilu, hingga penanganan potensi masalah yang mungkin terjadi di lapangan.

Dalam sesi Bimtek, para peserta juga mendapatkan arahan langsung dari perwakilan Bawaslu Kota Bontang yang menekankan pentingnya menjaga netralitas dan integritas selama proses pemilu. “Kami berharap anggota PPS dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga kepercayaan masyarakat,” kata Ibu Sri Handayani, anggota Bawaslu Kota Bontang.

Salah satu anggota PPS yang baru dilantik, Bapak Ahmad Fauzi, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. “Ini adalah amanah besar, dan kami akan bekerja keras untuk memastikan pemilu di Kota Bontang berjalan lancar dan sukses,” ujarnya dengan semangat.

Acara pelantikan dan Bimtek ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi, di mana para peserta bisa langsung berkonsultasi dengan para narasumber dari KPU dan Bawaslu mengenai berbagai hal teknis yang berkaitan dengan tugas mereka.

Dengan terlaksananya pelantikan dan Bimtek ini, diharapkan anggota PPS se-Kota Bontang siap untuk melaksanakan tugas mereka dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota tahun 2024 dengan baik, sehingga dapat mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas di Kota Bontang.

humas polres bontang

Bali Aman Saat WWF, Akademisi Beri Apresiasi Polri

0

Bali – Akademisi Politeknik Pariwisata Bali I Wayan Mertha, menilai penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ke-10 berjalan aman dan kondusif. Hal ini tak terlepas dari kinerja Polri yang juga membuat Bali aman dan kondusif.

“Dengan adanya penjagaan yang luar biasa dari Polri dan aparat keamanan khususnya di negeri ini, saya kira ini menjadi catatan penting bagi dunia bahwa apapun yang diselenggarakan di Bali khususnya konferensi atau apapun yang bertaraf internasional mereka tidak khawatir disebabkan aspek keamanan yang terjaga luar biasa, ujar Wayan, Jumat (24/5/2024).

Dosen program studi Destinasi Pariwisata ini menuturkan WWF jadi kesempatan meningkatkan pariwisata Bali. Ia mencontohkan kebutuhan delegasi WWF seperti akomodasi bisa meningkatkan permintaan di sektor pariwisata.

“Puluhan ribu orang (delegasi WWF) berkunjung ke Bali, dari satu sisi tentu ini merupakan demand (permintaan) yang tinggi bagi pariwisata. Artinya wisatawan datang kesini bertujuan untuk mengadakan forum seperti itu, saya kira adalah demand,” terangnya

“Jadi bagi Bali tentu ini sangat penting, bisa mengisi hotel-hotel yang sekarang ada di sampung juga tentu kebutuhan mereka ini juga sangat mendorong permintaan di dunia pariwisata,” imbuhnya.

Peningkatan pariwisata, kata Wayan, salah satunya berkat keamananan dan kondusifitas Bali. Menurut dia, Polri telah bekerja luar biasa mengamankan agenda internasional ini.

Wayan mengatakan, sudah beberapa kali Bali tetap aman saat agenda internasional berlangsung. Adapun Polri dinilai mampu berkolaborasi dengan masyarakat lokal dan pecalang.

“Aparatur kita bekerja luar biasa kerjasamanya. Selain aparatur pemerintah, juga melibatkan masyarakat lokal, pecalang, saya kira itu sangat penting,” ucapnya.

Kendati WWF berjalan aman, Wayan berharap Polri terus meningkatkan kinerja. Ia juga mengucapkan terima kasihnya karena telah menjaga keamanan Bali selama WWF berlangsung.

“Sebagai aparatur pemerintahan yang sudah luar biasa menjaga Bali khususnya, dan menjaga Indonesia ini dari sisi keamanan, terima kasih, suksma, untuk terus ditingkatkan keamanan ini, sehingga kami sebagai warga negara merasa bahwa kita benar-benar aman berada di negeri kita,” pungkasnya.

Penyelenggaraan World Water Forum di Bali Berjalan Aman dan Sukses, Polri Ucapkan Terima Kasih

0

Polri mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan penyelenggaraan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.

Kepala Operasi Puri Agung 2024 Komjen Pol Fadil Imranmengatakan, penyelenggaraan KTT WWF di Bali berjalan aman, lancar dan sukses.

“Saya selaku kaops operasi puri agung 2024 mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali dan semua pihak yang terlibat dalam pengamanan sehingga pengamanan KTT World Water Forum ke-10 berjalan aman, lancar dan sukses,” kata Fadil di Bali, Jumat (24/5/2024).

Dalam kesempatan ini, Fadil yang juga Kabaharkam Polri meminta maaf kepada masyarakat jika selama kegiatan pengamanan ada kegiatan masyarakat yang terganggu.

“Namun pengamanan yang dilakukan semata-mata bertujuan agar Bali mendapatkan kepercayaan yang besar dari masyarakat dunia, membuktikan bahwa Bali menjadi destinasi wisata berkelas dunia dan tentunya mendapatkan keuntungan bagi masyarakat Bali dan Indonesia,” katanya.

Selain itu, Fadil berharap penyelenggaraan KTT WWF ke-10 di Bali ini dapat menghasilkan kesepakatan terbaik secara global buat kesejahteraan masyarakat dunia.

“Harapan kami semoga KTT World Water Forum menghasilkan keesepakatan global tentang air yang terbaik buat kesejahteraan kita bersama saat ini, ke depan dan seterusnya buat masyarakat dunia,” katanya.

Indonesia Indicator: Polri Ikut Andil Suksesnya World Water Forum

0

Jakarta – Indonesia Indicator menilai Polri turut andil dalam kesuksesan penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ke-10. Selain aspek keamanan, strategi komunikasi Polri dinilai sukses mempromosikan WWF ke masyarakat.

Direktur Komunikasi PT Indonesia Indicator Rustika Herlambang, mengatakan Polri ikut andil dalam menciptakan sentimen positif dari netizen terhadap event internasional ini. Sebab, Polri mampu menciptakan framing hingga mensosialisasikannya ke media massa maupun media sosial dengan baik.

“Informasi (WWF) tersebut cukup masif, disosialisasikan oleh Mabes Polri di berbagai platform baik media maupun media sosial dengan narasi dan diksi yang cukup menarik pula, itu yang mengakibatkan atensi netizen terhadap event ini menjadi sangat besar dan mendapatkan sentimen positif,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (25/5/2024).

“Kita melihat bahwa sentimen negatif atau framing terhadap penyelenggaraan acara ini sangat kecil karena hampir semuanya diisi oleh berbagai informasi dan hal yang menyenangkan terkait dengan penyelenggaraan WWF,” tambahnya.

Rustika mengatakan strategi komunikasi yang dilakukan Polri terkait WWF telah dipersiapkan jauh hari. Persiapan tersebut ditunjukan dari analisis media dan media sosial.

Dikatakan Rustika, komunikasi yang dilakukan oleh Polri salah satunya adalah aspek keamanan, seperti bagaimana mengelola rekayasa lalu lintas dan pengamanan venue. Selain itu, Polri tak luput mempromosikan tradisi kultural yang menjadi salah satu agenda WWF, seperti melukat.

“Kreatif, antisipatif, humanis informatif. Itu saya melihat adalah salah satu strategi komunikasi yang dilakukan oleh Mabes Polri selama ini dalam pelaksanaan WWF,” kata dia.

Rustika mengatakan Polri dalam mempersiapkan pengamanan WWF mampu bersinergi dengan berbagai stakeholder. Bahkan tokoh adat tak luput menjadi bagian dari sinergi Polri.

Karena semua upaya Polri, lanjutnya, masyarakat Bali mulanya siap dengan resiko dari penyelenggaraan WWF. Namun terbukti kini WWF berjalan dengan aman.

“Semuanya berlangsung dengan sangat baik dan tersosialisasi dengan sangat baik. Sehingga masyarakat Bali sudah siap dengan berbagai resiko atau dampak yang terjadi atas event internasional ini,” terangnya.

“Selamat untuk Mabes Polri atas penyelenggaraan WWF yang luar biasa kali ini,” pungkasnya.