Beranda blog Halaman 1243

Bangun Kesadaran Masyarakat, Sat Lantas Polres Bontang Edukasi Ke PKL Dan Pedagang

0

Polres Bontang – Kesadaran hukum berlalu lintas adalah pondasi keselamatan dan keteraturan di jalan. Pentingnya kesadaran hukum berlalu lintas terletak pada kepedulian seluruh masyarakat untuk saling melindungi. Setiap tindakan apabila mematuhi dan taat terhadap aturan akan meminimalisir potensi kerawanan yang timbul.

Menanggapi keluhan masyarakat yang diterima di Hotline Kapolres Bontang, Kasat Lantas Polres Bontang AKP MD Djauhari mengambil langkah Preemtif dan Preventif dengan menggerakkan jajaran Sat Lantas untuk menghadirkan personilnya di lokasi yang berpotensi meminbulkan kerawanan terhadap pelanggaran, kemacetan maupun Laka Lantas.

Hari Jumat (12/1/2024) unit Patroli Sat Lantas Polres Bontang melaksanakan pemantauan dan pengaturan di Pasar Rawa Indah Kec Bontang Selatan. Seperti yang dikeluhkan masyarakat pengguna jalan bahwa jalur jalan dari Bukit Indah – Pasar Rawa Indah – Stadion Bessai Berinta terjadi penyempitan akibat banyaknya PKL dan Pedagang yang menggunakan Kendaraan Bermotor berdagang di Badan Jalan.

4 Personil Unit Patroli Sat Lantas Polres Bontang melakukan pengaturan dan Rekayasa lalu lintas sebagai upaya Preventif disertai upaya Preemtif dengan menyampaikan himbauan dan Edukasi kepada PKL dan pedagang yang menggunakan badan jalan untuk berdagang.

“Tidak mudah menciptakan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lalu lintas yang berkeselamatan. Perlu upaya upaya lebih keras dengan berbagai pihak baik dari Kesbangpol, Dishub maupun dari elemen masyarakat. Tanpa dukungan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat tentunya sulit menciptakan hal ini. Sat Lantas Polres Bontang akan melakukan upaya upaya Pre Emtif dan Preventif yang berkelanjutan” jelas Kasat Lantas Polres Bontang AKP MD Djauhari SH

Tidak ada yang jadi sia sia dalam setiap upaya. Setiap langkah membawa lebih dekat pada pencapaian. Jadikan setiap usaha sebagai investasi menuju keberhasilan.

Polres Bontang dan Bhayangkari Cabang Bontang Dukung Pengembangan Ibu Kota Nusantara Yang Berorientasi Green Environment

0

Polres Bontang – Green Environment dalam pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) menekankan keberlanjutan dan pelestarian lingkungan dalam setiap tahap pembangunan. Aspek-aspek dalam Green Environment dapat tercipta dari beberapa hal semisal Desain Ramah lingkungan dengan mengintegrasikan desain hijau dalam perencanaan pembangunan ; Infrastruktur Berkelanjutan dengan menerapkan teknologi dan infrastruktur yang ramah lingkungan ; Pengelolaan Limbah dengan implementasi sistem pengelolaan limbah yang efektif dan daur ulang ; Keterlibatan Masyarakat dengan melibatkan masyarakat lokal dalam pembangunan, pengelolaan dan pelestarian lingkungan ; Pengawasan Lingkungan dengan penegakan regulasi lingkungan dan mengawasi kepatuhan pihak terlibat, termasuk perusahaan dan penduduk setempat.

Selaras dengan Program Green Environment dalam pengembangan IKN, Kapolres Bontang AKBP Alex F.L Tobing menyampaikan Polres Bontang beserta Bhayangkari Cabang Bontang siap mendukung dan berkontribusi dalam pengembangan IKN, terkhusus di Kota Bontang sebagai penyangga IKN

Polres Bontang berbuat untuk mempelopori program *Green Environment, dan akan berkoordinasi Lintas Sektoral agar masyarakat berperan aktif dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan sehingga akan memperoleh manfaat dalam kurun waktu ke depan, Pengawasan Lingkungan dengan penegakan regulasi yang berkaitan dengan Lingkungan Hidup akan kita intensifkan* lanjut Kapolres Bontang.

Upaya mempelopori hal itu, hari Jumat (12/1/2024) Kapolres Bontang memimpin kegiatan Penanaman Pohon Khas Kalimantan yang dilaksanakan di Kel Bontang Lestari Kec Bontang Selatan. Para PJU, Bhayangkari Cabang Bontang dan personil Polres tergelar dalam kegiatan itu. Ditargetkan 100 bibit pohon khas Kalimantan ditanam di lahan seluas 70 X 50 M2 dengan berbagai macam jenis tanaman diantaranya bibit pohon Kayu Kapur, pohon Meranti, pohon Benuang, dan beberapa jenis pohon buah buahan.

Dengan memprioritaskan Green Environment dalam pengembangan Ibu Kota Nusantara, diharapkan dapat diciptakan lingkungan yang berkelanjutan, seimbang, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

BEKESAH Dengan Kapolres Bontang, Cegah Dini Potensi Kerawanan

0

Polres Bontang – Tahap Pencoblosan Pilpres 2024 menjadi momen krusial di mana masyarakat Indonesia menggunakan hak suaranya untuk menentukan pemimpin Negara. Keberhasilan dan kepercayaan dalam proses Demokrasi ini sangat bergantung pada kesiapan dan profesionalisme penyelenggara Pemilu serta partisipasi aktif berbagai pihak dan kesadaran berpolitik masyarakat.

Penting untuk dicatat bahwa KPU dan pihak pihak terkait harus melakukan upaya maksimal untuk mengidentifikasi, mencegah, dan menanggapi berbagai potensi kerawanan yang mungkin timbul. Hal ini untuk memastikan penyelenggaraan PEMILU berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi dan keadilan.

Hari Jumat (12/1/2024) Kapolres Bontang AKBP Alex F.L Tobing SIK didampingi Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasat Lantas dan Kasat Samapta melaksanakan lawatan sekaligus Sidak dan BEKESAH bersama Ketua KPU Staf dan pers Polri yang melaksanakan pengamanan di Kantor KPU Bontang.

Negara memberikan kepercayaan dan tugas berat di pundak Polri untuk memastikan semua Proses Demokrasi baik pada tahapan Pilpres, Pileg maupun Pilkada berjalan Sukses, Aman dan Damai. Polres Bontang harus siap menjamin keamanan dan ketertiban umum sehingga masyarakat terpenuhi hak demokrasinya jelas Kapolres Bontang

Diterima Ketua KPU Bontang Erwin ST bersama Staf yang dilanjutkan dengan paparan singkat mengenai perencanaan, persiapan hingga pelaksanaan Tahapan PEMILU 2024. Dijelaskan pula bahwa KPU telah menerima Logistik dan Material berupa Surat Suara, Kotak Suara dan perlengkapan lainnya dari KPU Pusat, bersama Polri melakukan pengawasan dan pengamanan mulai dari distribusi logistik sampai pengamanan tempat penyimpanan Logistik PEMILU 2024.

Dalam kesempatan itu Kapolres Bontang AKBP Alex F.L Tobing menegaskan Koordinasi tetap kita lakukan secara masif. Kita tidak boleh Under Estimate, menganggap proses ini bisa berjalan biasa biasa saja, pola pikir kita harus Out of The Box sehingga kita bisa memprediksi, menganalisa, dan mengevaluasi karena suasana psiko sosial di masyarakat bisa berubah setiap saat diluar apa yang kita prediksikan

Kapolres Bontang juga menekankan bahwa kerawanan yang mungkin timbul di antaranya terhadap Teknologi dan Keamanan Informasi seperti upaya peretasan (hacking) atau serangan cyber ;
Sengketa dan Konflik antar Partai atau antar Calon ; Intimidasi dan Ancaman terhadap anggota KPU ; Gangguan Keamanan Logistik Pemilu ; Keamanan Fisik Kantor KPU seperti tindakan sabotase atau penyerangan ; Penyebaran Hoaks dan Disinformasi yang dapat mempengaruhi persepsi publik terhadap integritas dan keadilan pemilihan ; Ketidakpuasan Masyarakat terhadap proses pemilihan dan atau penetapan hasil pemilihan yang dianggap tidak adil ; dan Ancaman Teroris terorganisir yang menghendaki situasi Chaos.

Koordinasi yang baik antara Polri dan KPU menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan pemilihan, memastikan proses demokratis berjalan dengan aman dan damai, bebas dari gangguan, sesuai dengan prinsip demokrasi yang berkeadilan.

 

Koordinasi dan Sinergitas TNI Polri, Ciptakan Pertahanan Dan Keamanan Obvitnas

0

Polres Bontang – Kota Bontang, yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur, dikenal sebagai kota industri yang strategis di Indonesia. Obvitnas yang berada di wilayah Kota Bontang bukan hanya sebagai Industri Utama seperti Migas dan Pupuk yang bukan hanya mendukung perekonomian daerah akan tetapi aktivitas industri di Bontang berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Produksi gas alam cair (LNG) dan Pupuk merupakan komoditas ekspor yang produknya diminati oleh Manca Negara.

Keberlangsungan Industri yang menjadi tulang punggung ekonomi Nasional ini sangatlah bergantung kepada faktor Pertahanan Wilayah Strategis dan Keamanan bagi aktifitas yg menggerakkan industri itu sendiri. Polri sebagai alat negara yang bertanggung jawab terhadap keamanan dan TNI yang bertanggung jawab bidang Pertahanan.

Vice President Bussines PT. Badak LNG Ichsan Maulana beserta Manager Security Kol.Purn. Hery Setya Kusdiyantana menerima kunjungan Kapolres Bontang AKBP Alex F.L Tobing, S.I.K. ; Dandim 0908 Bontang Letkol Inf. Aryo Bagus Dariyanto, SE ;
Danyon Arhanud 7 / ABC Mayor Arh. Ragil Setyo Yulianto, SH. MH ; Dansubdenpom VI/1-1 Bontang Kapten CPM Agus Setiawan dan Perwakilan Danpos AL Bontang dalam rangka Rakor Pengamanan PT Badak LNG pada Kamis (11/1/2024).

Pada kesempatan itu Vice Preident Bussines PT Badak memaparkan kondisi dan situasi lingkungan industri pada sektor Migas dimana seluruh aktifitasnya harus memenuhi standart safety Internasional. Permasalahan Keamanan dapat di minimalisir berkat koordinasi yang baik bersama aparat negara yang ada di Kota Bontang.

Dilanjutkan dengan penyampaian pandangan Dandim 0908 Bontang dan Danyon Arhanud 7/ABC dalam bidang Pertahanan sesuai lingkup tugas pokok dan cara bertindak masing masing.

Kami dari TNI Polri siap menjalankan tugas Negara yang menjadi tanggung jawab kami baik bidang Pertahanan dan Keamanan, komunikasi dan koordinasi yang baik bersama dengan Stake Holder lainnya tetap kami lanjutkan, Polri memberikan jaminan Keamanan terhadap asset Negara agar dapat berkelanjutan untuk menopang perekonomian Nasional demikian disampaikan Kapolres Bontang.

Jaga dan Tegakkan Supremasi Hukum, Polres Bontang Silaturahmi Ke Pengadilan Negeri Bontang Dan Kejaksaan Negeri Bontang

0

Supremasi hukum adalah pondasi bagi negara hukum dan masyarakat yang adil, bahwa hukum adalah yang tertinggi kedudukannya dalam sistem hukum suatu negara, terhadap semua individu, termasuk pemerintah dan lembaga lembaga Negara harus taat dan tunduk pada hukum.

Beberapa penilaian negatif masyarakat terhadap tegaknya supremasi hukum antara lain
Ketidaksetaraan dalam Penanganan dan Perlindungan Hukum ; Penegakan Hukum yang Tidak Adil ; Penyalahgunaan kekuasaan oleh aparat Penegak Hukum ; Diskriminasi Sosial ;
Ketidakpastian Hukum ; dan Kelemahan dalam Penegakan Hukum. Beberapa kritikus hukum bahkan menggaungkan motto No Viral No Justice,
yang diartikan bahwa keadilan mungkin tidak tercapai tanpa adanya perhatian luas dari masyarakat.

Memperhatikan psiko sosial yang berkembang di masyarakat terhadap Supremasi Hukum, pada hari Kamis (11/1/2024) Kapolres Bontang AKBP Alex F.L Tobing bersama Kasat Reskrim, Kasat Resnarkoba, Kapolsek Bontang Utara dan Kapolsek Bontang Selatan bertandang dan bersilaturahmi ke Pengadilan Negeri Bontang dan Kejaksaan Negeri Bontang.

Diterima oleh Ketua Pengadilan Negeri Bontang Rahmat Dahlan SH berikut Staf, rombongan Kapolres Bontang bersilaturahmi, diskusi dan koordinasi bersama Ketua Pengadilan Negeri beserta Staf.

Agenda kegiatan selanjutnya rombongan Kapolres Bontang berkunjung ke Kejari Bontang yang diterima Kajari Bontang Samsul Arif SH.MH. Suasana Silaturahmi berlangsung dalam suasana akrab dilanjutkan diskusi dan koordinasi bersama Kajari Bontang beserta Staf.

Kehadiran Polres Bontang di Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Bontang ini bertujuan untuk tegaknya Supremasi Hukum, bahwa hukum berlaku kepada siapapun, melindungi hak asasi manusia dan prinsip keadilan, memastikan bahwa setiap individu memiliki akses yang sama terhadap perlindungan hukum, memberikan kepastian hukum yang seadil adilnya bagi masyarakat demikian penyampaian Kapolres Bontang AKBP Alex F.L Tobing.

Pada akhir pertemuan Kapolres Bontang berpesan *Kepada masyarakat , mari kita semua bersama sama tegakkan Supremasi Hukum, ciptakan rasa Keadilan, Keamanan, Keterbukaan dan Transparansi, perlindungan terhadap Hak Asasi Manusia, dan yang paling penting adalah Partisipasi Masyarakat sebagai
Kontrol kinerja lembaga penegak hukum agar kami bekerja lebih baik sebagai wujud pengabdian kami kepada masyarakat, bangsa dan Negara*

Hotline Kapolres Bontang di tanggapi positip, keluhan masyarakat terlayani

0

Polres Bontang – Tak bisa dipungkiri bahwa ekonomi masyarakat mengalami peningkatan sejak masyarakat khususnya petani berpindah dari tanaman musiman ke tanaman jangka panjang khususnya kelapa sawit.

Industri pengolahan sawit dapat memberikan beberapa manfaat bagi masyarakat sekitar, antara lain : Penciptaan Lapangan Kerja ; Pengembangan Ekonomi Lokal ; Infrastruktur dan Fasilitas Umum ; dan Pengembangan Petani Kelapa Sawit.

Pun demikian selain memberikan manfaat, ada beberapa hal yang menjadi dampak negatif dari keberlangsungan industri pengolahan buah sawit diantaranya Permasalahan Limbah, Sengketa Lahan, Lingkungan masyarakat dan distribusi buah sawit dari kebun ke pabrik pengolahan.

Merespon keluhan masyarakat Kec Muara Badak yang diterima di Hotline Kapolres Bontang, hari Rabu (10/1/2024) Kapolsek Muara Badak AKP Gatot Siswanto S.Sos langsung bertindak dengan pengerahan 8 personil Polsek Muara Badak untuk melakukan pengawasan terhadap Truk angkutan buah sawit yang bermuatan Over Load yang melintas di jalan poros Kec Muara Badak menuju pabrik pengolahan kelapa sawit.

“Angkutan buah sawit yang overload menimbulkan dampak negatif yang signifikan. Beberapa dampaknya adalah kerusakan jalan dan infrastruktur, peningkatan risiko kecelakaan, dan merugikan lingkungan masyarakat”, ucap Kapolsek Muara Badak AKP Gatot Siswanto S.Sos.

Kegiatan pers Polsek Muara Badak dilaksanakan pada Rabu (10/1/2024) malam saat angkutan buah sawit beroperasi. Kepada pengemudi angkutan sawit diberikan teguran sekaligus himbauan agar tidak lagi memuat buah sawit melebihi daya angkut maksimal, menutup muatan dengan jaring pengaman, pastikan kondisi kendaraan yang prima dan taat aturan berlalu lintas di jalan umum.

“Mari kita sama sama sadar bahwa kepentingan petani dan pengelola untuk memperoleh point income tidak merugikan pihak pihak lain. Kepentingan umum lebih utama dikedepankan agar seluruh elemen yang berkaitan bisa memperoleh manfaat yang baik” pesan Kapolsek Muara Badak.