Beranda blog Halaman 140

Polda Kaltim Perkuat Silaturahmi dan Kepercayaan Publik Lewat Pembinaan di Warung Ojol Kamtibmas

0

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, Polda Kaltim secara intensif melaksanakan kegiatan pembinaan dan dialog kamtibmas bersama komunitas ojek online.

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai tanggal 5-9 Januari 2026 dengan menyasar sejumlah warung ojek online kamtibmas yang tersebar di wilayah Kota Balikpapan.

Sejumlah satuan kerja (Satker) di lingkungan Polda Kaltim turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, di antaranya Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas), Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), Direktorat Samapta (Ditsamapta), serta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Personel dari masing-masing satker menyambangi beberapa titik warung kamtibmas, antara lain Warung Literasi, Warung Acil, Wakop Mbok Hana, dan Warkop Sari Rasa.

Melalui suasana diskusi yang santai dan penuh keakraban, personel Polda Kaltim berdialog langsung dengan para pengemudi ojek online, mendengarkan aspirasi, masukan, serta berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan.

Interaksi ini dimanfaatkan sebagai sarana pertukaran informasi sekaligus penguatan sinergi antara Polri dan komunitas ojek online sebagai bagian dari elemen masyarakat yang aktif beraktivitas di ruang publik.

Kegiatan pembinaan tersebut bertujuan untuk membangun komunikasi dua arah yang konstruktif, sehingga tercipta pemahaman dan kerja sama yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kalimantan Timur.

Selain itu, kehadiran Polri secara langsung di tengah komunitas diharapkan dapat meningkatkan rasa aman serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Dengan pendekatan humanis dan dialogis, Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus hadir, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan berkelanjutan di Bumi Etam.

Humas Polda Kaltim

Pascabencana, Brimob Polda Sumut Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga di Desa Sibuluan Nauli

0

TAPANULI TENGAH — Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana. Pada Rabu (14/1/2026), Personel SAR Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumut melaksanakan pendistribusian air bersih menggunakan peralatan water treatment di Desa Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kegiatan yang dipimpin Bripda Rafly Aditya Sugito tersebut dilakukan sebagai respons atas keterbatasan akses air bersih yang dialami warga pascabencana. Air bersih hasil pengolahan water treatment disalurkan langsung kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, seperti minum, memasak, mandi, dan keperluan sanitasi.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan salah satu prioritas Polri dalam penanganan dampak bencana di wilayah terdampak.

“Air bersih adalah kebutuhan vital masyarakat. Melalui pendistribusian ini, Polri berupaya membantu meringankan beban warga sekaligus mencegah munculnya masalah kesehatan akibat keterbatasan air layak konsumsi,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, penggunaan water treatment menjadi solusi cepat agar air baku dapat diolah menjadi air yang aman digunakan oleh masyarakat.

Pendistribusian air bersih melibatkan perangkat desa serta masyarakat setempat sebagai penerima manfaat. Personel Brimob mengolah air menggunakan perangkat water treatment milik satuan, kemudian menyalurkannya ke tempat-tempat penampungan yang telah disiapkan warga.

Selain mendistribusikan air, personel Brimob juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menggunakan air secara bijak serta tetap menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan bersama.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga selesai ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Sibuluan Nauli. Kehadiran Brimob dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan kondisi pascabencana.

Melalui kegiatan ini, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendukung pemulihan kehidupan warga, serta memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Brimob Polda Sumut Bersihkan Lumpur di SMP Negeri 2 Pandan Nauli Pascabencana

0

TAPANULI TENGAH — Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus menunjukkan kepeduliannya terhadap pemulihan fasilitas publik pascabencana alam. Pada Rabu (14/1/2026), Personel SAR Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumut melaksanakan pembersihan material lumpur di lingkungan SMP Negeri 2 Pandan Nauli, Desa Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kegiatan yang dipimpin Brigpol Robin Sumantri Siahaan tersebut menyasar area halaman sekolah, ruang kelas, serta sejumlah fasilitas pendukung yang tertutup endapan lumpur akibat bencana. Pembersihan dilakukan untuk mempercepat normalisasi lingkungan sekolah agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan, khususnya dalam memastikan fasilitas pendidikan segera pulih.

“Sekolah merupakan ruang penting bagi masa depan generasi muda. Kehadiran Polri di tengah masyarakat, termasuk membantu membersihkan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana, adalah bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung pemulihan kehidupan sosial dan pendidikan,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, langkah cepat membersihkan lingkungan sekolah juga bertujuan mencegah risiko kesehatan dan keselamatan bagi para siswa serta tenaga pendidik.

Proses pembersihan dilakukan secara gotong royong bersama pihak sekolah dan masyarakat setempat menggunakan peralatan manual seperti sekop, cangkul, dan alat kebersihan lainnya. Material lumpur dikumpulkan dan dibuang ke lokasi yang telah ditentukan.

Selain pembersihan fisik, personel Brimob juga memberikan imbauan kepada pihak sekolah dan warga sekitar agar tetap menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat yang merasa terbantu dengan kehadiran personel Brimob. Upaya tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi, Komitmen Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo

0

Jateng – Kapolri Jenderal Listyo Sigit meresmikan secara langsung 19 jembatan merah putih presisi di Desa Cucukan, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah (Jateng). Hal ini merupakan komitmen Polri dalam rangka menindaklanjuti arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Alhamdulillah hari ini saya ucapkan apresiasi kepada Bapak Kapolda Jateng dan jajarannya, yang bergerak cepat tindaklanjuti apa yang menjadi arahan Bapak Presiden terkait dengan keprihatinan beliau melihat anak-anak yang sekolah terpaksa harus menyeberang atau memutar jauh,” kata Sigit kepada awak media, Rabu (14/1/2026).

Secara keseluruhan terdapat 63 jembatan yang dibangun oleh Polda Jateng yaitu 19 jembatan yang diresmikan hari ini, 15 jembatan dalam tahap proses pembangunan, empat jembatan dalam tahap persiapan dan 25 jembatan lainnya dalam tahap survei serta perencanaan.

“Alhamdulillah dari rencana 63 jembatan hari ini telah diresmikan 19 jembatan secara serentak dan sisanya saat ini sedang dalam proses baik percencanaan, maupun pembangunan,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menekankan, dalam proses pembangunannya, polisi bersinergi dengan warga setempat. Sehingga, terjalin hubungan yang baik antara personel Korps Bhayangkara dengan masyarakat.

“Di dalam pengerjaan melibatkan langsung masyarakat di sekitar. Sehingga, kemudian terjalin interaksi baik yang kita harapkan hubungan Polri dengan masyarakat semakin baik, sesuai tagline kita Polri untuk masyarakat,” ucap Sigit.

Sampai dengan saat ini, Polri telah melakukan perbaikan dan pembangunan 178 unit jembatan dinseluruh Indonesia, dengan rincian 58 unit selesai dibangun, 32 unit dalam proses pembangunan, 6 unit jembatan Bailey dalam tahap pengiriman dan 82 unit dalam tahap perencanaan.

“Di samping itu 178 jembatan saat ini sudah terbangun namun yang paling besar di wilayah Polda Jateng,” ucap Sigit.

Dengan dibangunnya jembatan ini, Sigit berharap bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh anak sekolah, petani dan seluruh masyarakat. Kemudian, jalur penghubung ini juga bisa meningkatkan perekonomian wilayah setempat.

“Mudah-mudaha selain bisa membantu berangkat sekolah lebih cepat, kemudian petani ke sawah lebih cepat dan juga kegiatan masyarakat lain terbantu, harapan kita juga bisa membantu menambah atau menaikan pertumbuhan perekonomian desa,” tutur Sigit.

Untuk diketahui, dalam hal ini, sebanyak 34 unit jembatan di antaranya dibangun di wilayah terdampak bencana dengan rincian 17 unit telah selesai, tiga unit masih dalam proses pembangunan, enam unit jembatan Bailey dalam tahap pengiriman, dan delapan unit dalam tahap perencanaan.

Pembangunan jembatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam melaksanakan perintah Presiden RI untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga dapat mempermudah mobilitas masyarakat terutama anak-anak untuk dapat bersekolah dengan aman, mendukung aktivitas ekonomi, pemulihan infrastruktur, dan memperkuat akses antar-wilayah, khususnya di daerah yang membutuhkan infrastruktur penunjang.

Tim Trauma Healing Polri Bersama Relawan Mahasiswa UI Hadir Bersama Warga Pascabanjir di Cilincing

0

Jakarta Utara — Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (12/1/2026) berdampak pada ribuan warga dan memaksa mereka mengungsi ke berbagai titik aman. Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 1.903 jiwa terdampak di tujuh kelurahan. Seiring surutnya air, para pengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing pada Selasa (13/1/2026) untuk membersihkan hunian dan menata kembali kehidupan sehari-hari.

Di tengah proses pemulihan tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Biro SDM Polda Metro Jaya menghadirkan tim trauma healing bersama relawan mahasiswa Universitas Indonesia untuk mendampingi warga, Rabu (14/1/2026). Kehadiran ini difokuskan pada pemulihan psikologis masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu-ibu, yang masih merasakan dampak pascabanjir.

Tim Psikologi SDM Polda Metro Jaya menyusuri lingkungan permukiman warga. Mereka menyapa para orang tua, mendengarkan cerita dan keluhan yang masih tersisa, serta mengajak anak-anak bermain agar suasana kembali terasa lebih ringan. Pendekatan yang sederhana dan dekat ini dilakukan agar warga merasa ditemani dalam melewati masa pemulihan.

Dalam kegiatan tersebut, Polri turut mengajak relawan mahasiswa psikologi Universitas Indonesia yang tengah magang, yakni Belva Catalina Detalicia, Erinna Terta Magee, dan Sang Ayu Made Chanda Dewi Andika Putri, untuk membantu proses pendampingan langsung di lapangan.

Pendampingan dilakukan melalui hal-hal yang dekat dengan keseharian warga. Selain berbincang dan bermain bersama anak-anak, tim juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar seperti handuk, selimut, makanan ringan, perlengkapan kebersihan, alat tulis sekolah, serta mainan anak-anak. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya meringankan beban warga yang baru kembali dari pengungsian.

Kegiatan juga diisi dengan edukasi singkat bagi para ibu. Dalam suasana santai, psikolog Polri memperkenalkan sekaligus mempraktikkan teknik pernapasan 4-7-8, sebuah metode sederhana yang bertujuan membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. Teknik ini diberikan agar para ibu memiliki cara mudah untuk meredakan ketegangan, stres, dan kelelahan yang kerap muncul akibat kondisi pascabanjir.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa kehadiran tim trauma healing merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan masyarakat terdampak mendapat pendampingan yang dibutuhkan.

“Setelah banjir, yang tersisa bukan hanya kerusakan fisik, tetapi juga kelelahan dan rasa cemas. Karena itu, Polri hadir bersama warga, mendengarkan, dan mendampingi agar mereka merasa tidak sendiri serta dapat perlahan memulihkan diri,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si.

Salah satu relawan mahasiswa psikologi Universitas Indonesia, Belva Catalina Detalicia, mengungkapkan pengalamannya saat terjun langsung ke lapangan.

“Ini menjadi pengalaman pertama bagi kami mendampingi warga terdampak banjir secara langsung. Ada rasa hangat ketika melihat anak-anak tersenyum, tetapi juga kesedihan saat melihat kondisi yang mereka hadapi. Interaksi langsung membuat empati kami semakin terasa,” tutur Belva.

Ia menambahkan bahwa pendekatan sederhana justru membuat warga lebih terbuka.

“Kami berbagi mainan, susu, camilan, kaos kaki, handuk, sikat gigi, dan roti. Kami juga mendampingi ibu-ibu dengan penyuluhan singkat, termasuk latihan pernapasan 4-7-8, agar mereka memiliki cara sederhana untuk menenangkan diri saat merasa lelah atau tertekan,” tambahnya.

Menutup keterangannya, Kabidhumas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat terdampak bencana, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga pada fase pemulihan, agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal dengan kondisi psikologis yang lebih baik.

Die Qualität des Kundensupports bei lichibet casino

0

Der Kundensupport eines Online-Casinos ist ein entscheidendes Kriterium für Spieler, die Wert auf Transparenz und Zuverlässigkeit legen. Bei lichibet casino stellt sich die Frage: Wie gut ist der Kundenservice wirklich? Hier werfen wir einen genaueren Blick auf die Qualität des Supports, die angebotenen Kommunikationskanäle sowie die Reaktionszeiten und weitere relevante Aspekte.

Wie schnell reagiert der Kundensupport von lichibet casino?

Die Reaktionszeit des Kundensupports ist ein wesentlicher Faktor für die Nutzererfahrung. Bei lichibet casino können Spieler in der Regel mit einer Antwort innerhalb von 24 Stunden rechnen, was im Vergleich zu anderen Anbietern wettbewerbsfähig ist. Es gibt jedoch Berichte, dass die Reaktionszeiten in Stoßzeiten deutlich länger sein können. Die Unterstützung ist via Live-Chat, E-Mail und Telefon erreichbar, wobei der Live-Chat die schnellste Option bietet.

Welche Kommunikationskanäle stehen zur Verfügung?

  • Live-Chat: Sofortige Unterstützung, meist von Montag bis Sonntag verfügbar.
  • E-Mail: Antworten innerhalb von 24 Stunden, jedoch kann es länger dauern, insbesondere bei komplexen Anfragen.
  • Telefon: Direkter Kontakt, jedoch nur zu bestimmten Zeiten verfügbar.

Wie kompetent und freundlich ist das Support-Team?

Die Freundlichkeit und Kompetenz des Support-Teams sind entscheidend für ein positives Erlebnis. Spieler berichten, dass die Mitarbeiter in der Regel freundlich und hilfsbereit sind. Allerdings gibt es auch einige Rückmeldungen, die darauf hinweisen, dass nicht alle Mitarbeiter über ausreichend Fachwissen verfügen, um komplexe Probleme effektiv zu lösen. Dies kann frustrierend sein, insbesondere wenn es um wichtige Angelegenheiten wie Auszahlungen oder technische Probleme geht.

Welche Sicherheitsmaßnahmen sind gegeben?

Die Sicherheit Ihrer Daten ist von höchster Wichtigkeit. lichibet casino ist lizenziert und unterliegt den strengen Vorschriften der GGL (Gemeinsame Glücksspielbehörde der Länder). Dies bedeutet, dass das Casino transparente Praktiken einhalten muss, um die Sicherheit der Spieler zu gewährleisten. Dazu gehören:

  • Verschlüsselungstechnologien, um persönliche Daten zu schützen.
  • Regelmäßige Überprüfungen durch unabhängige Dritte.
  • Verantwortungsvolles Spielen und Präventionsmaßnahmen gegen Spielsucht.

Häufige Mythen über den Kundensupport von lichibet casino

  • Mythos 1: Der Support antwortet immer sofort.
  • Mythos 2: Es gibt nur eine Kontaktmöglichkeit.
  • Mythos 3: Das Support-Team ist nicht gut geschult.

Diese Mythen können zu falschen Erwartungen führen. Während der Support bemüht ist, schnell zu reagieren, sind nicht alle Anfragen sofort lösbar, und die Verfügbarkeit verschiedener Kanäle kann variieren.

Fazit: Was Spieler über den Kundensupport wissen sollten

Zusammenfassend lässt sich sagen, dass der Kundensupport bei lichibet casino in der Regel akzeptabel ist, jedoch nicht ohne Schwächen. Spieler sollten sich der möglichen Verzögerungen bewusst sein und darauf achten, klar und präzise ihre Anliegen zu formulieren, um die besten Ergebnisse zu erzielen. Eine umfassende Schulung des Support-Teams wäre wünschenswert, um die Qualität der Antworten weiter zu verbessern. Letztlich ist es wichtig, dass Sie sich sicher fühlen, wenn Sie mit dem Support in Kontakt treten, und dass Ihre Anliegen ernst genommen werden.