Beranda blog Halaman 149

Bhabinkamtibmas Satimpo Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Banjir

0

Bontang – Pada Kamis, 08 Januari 2025, pukul 16.00 Wita, Bhabinkamtibmas Kelurahan Satimpo, Aiptu Saipul Ahyar, anggota Polsek Bontang Selatan, Polres Bontang, bersama staf Kelurahan Satimpo, melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan sembako berupa nasi bungkus kepada warga masyarakat yang terdampak banjir.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Jl. Kamboja RT 24, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, dengan sasaran warga terdampak banjir di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan ini, bantuan diserahkan melalui Ketua RT 24, Bapak Abdul Khodir, untuk kemudian dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

Kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri bersama pemerintah kelurahan di tengah masyarakat yang terdampak bencana banjir, sekaligus sebagai upaya mempererat hubungan dan sinergi antara aparat dan warga.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
HUMAS POLRES BONTANG

Pulihkan Sekolah Pascabanjir, Polres Bireuen Gotong Royong Bersihkan TK di Gandapura

0

Bireuen — Kepolisian Resor Bireuen kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana banjir dengan melaksanakan gotong royong pembersihan di TK Tgk Chik Makam, Desa Samuti Aman, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Rabu (7/1/2026).

Sejak pukul 09.30 WIB, personel Polres Bireuen turun langsung membersihkan lingkungan sekolah yang terdampak banjir. Lumpur dan sisa material banjir yang menggenangi halaman, ruang bermain, serta akses menuju ruang kelas dibersihkan secara menyeluruh agar proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung dengan aman dan nyaman.

Kegiatan gotong royong ini dipimpin oleh Kasatresnarkoba Polres Bireuen selaku ketua tim dan diikuti oleh personel Polres Bireuen. Dalam pelaksanaannya, personel juga berkoordinasi dengan pihak sekolah guna memastikan pemulihan fasilitas berjalan optimal serta tepat sasaran.

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., yang turut hadir di lokasi, menegaskan bahwa pemulihan fasilitas pendidikan menjadi salah satu prioritas Polri pascabencana.

“Sekolah merupakan tempat yang sangat penting bagi tumbuh kembang dan masa depan anak-anak. Oleh karena itu, Polri hadir untuk membantu memastikan lingkungan sekolah kembali bersih, aman, dan siap digunakan. Kami ingin anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman tanpa rasa khawatir,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kepala TK Tgk Chik Makam Desa Samuti, Munawarah, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Polres Bireuen terhadap sekolah yang dipimpinnya.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Bireuen beserta seluruh personel yang telah membantu membersihkan sekolah kami. Pascabanjir, kondisi sekolah cukup memprihatinkan dan kami kesulitan membersihkannya sendiri. Dengan adanya bantuan ini, sekolah kami kini siap kembali digunakan untuk kegiatan belajar anak-anak,” ungkapnya.

Selain melakukan pembersihan, Polres Bireuen juga memberikan imbauan kepada pihak sekolah dan masyarakat sekitar agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Kegiatan gotong royong ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan warga setempat. Kehadiran Polri tidak hanya mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan, tetapi juga menghadirkan rasa aman serta semangat kebersamaan dalam menghadapi dampak bencana.

Melalui aksi kemanusiaan ini, Polres Bireuen kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung pemulihan kehidupan sosial dan pendidikan pascabencana.

Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Peran Kapolri dalam Percepatan Swasembada Pangan

0

Jakarta – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas kontribusi nyata dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung.

Hal tersebut disampaikan Titiek Soeharto usai mengikuti panen raya jagung yang berlangsung di Kampung Tempong Gunung, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyebut Polri berkontribusi signifikan terhadap produksi jagung nasional tahun 2025.

“Selamat dan juga saya mengapresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia karena, dari produksi 16,11 juta ton, itu 3,5 juta ton adalah hasil dari teman-teman kita di produksi dari Kepolisian Republik Indonesia,” kata Titiek Soeharto kepada wartawan seusai panen raya jagung di Sukamahi, Kampung Tempong Gunung, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, kontribusi Polri tersebut setara dengan sekitar 20 persen dari total produksi jagung nasional sepanjang 2025. Capaian ini dinilai sebagai prestasi yang patut diapresiasi.

“Artinya, 20 persen produksi nasional dihasilkan dari hasil kerja keras teman-teman kita di Kepolisian Republik Indonesia. Terima kasih, Pak Kapolri, yang sudah membantu mempercepat swasembada ini,” kata dia.

Titiek juga menjelaskan bahwa Indonesia kini telah mencapai swasembada jagung. Berdasarkan data produksi dan konsumsi, hingga akhir 2025 masih tercatat adanya surplus.

“Dan untuk jagung sendiri, produksi sudah mencapai tahun 2025 kemarin, produksi 16,11 juta ton. Konsumsinya 15,60 juta ton, sehingga ada kelebihan, ada surplus hampir 1 juta ton. Dan dengan demikian, kita sudah bisa disebut kita sudah swasembada jagung,” jelasnya.

Selain kepada Polri, Titiek turut memberikan apresiasi kepada pemerintah atas langkah percepatan swasembada pangan yang dinilai melampaui target awal. Ia menyebut target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto selama empat tahun berhasil dicapai jauh lebih cepat.

“Dan sekali lagi saya apresiasi karena target yang tadinya 4 tahun bisa dicapai dalam 1 tahun lebih dikit,” ucapnya.

Tim SAR Korpolairud BKO Polda Jabar Bangun Jembatan Sementara di Padang Pariaman, Akses Warga Patamuan Kembali Terhubung

0

Padang Pariaman — Polri terus memperkuat upaya penanganan bencana alam di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Pada Rabu (7/1/2026), Tim SAR Korpolairud BKO Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan penanganan bencana di wilayah hukum Polres Padang Pariaman, tepatnya di Jembatan Sungai Durian, Kecamatan Patamuan.

Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan sebanyak 28 personel gabungan yang terdiri dari 10 personel Selam Olah Gerak dan Penyelamatan (Silongmat) Direktorat Polair, 15 personel Silongmat Direktorat Poludara, serta 4 personel tenaga kesehatan Korpolairud. Seluruh personel didukung peralatan SAR dari Ditpolair, Ditpoludara, serta inventaris Polres setempat.

Fokus utama kegiatan adalah pembangunan jembatan sementara guna memulihkan kembali akses mobilitas masyarakat yang terdampak bencana, khususnya bagi warga di Kecamatan Patamuan yang sebelumnya terputus akibat kerusakan jembatan.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa kehadiran Tim SAR Korpolairud merupakan bentuk kesiapsiagaan dan sinergi Polri lintas wilayah dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.

“Polri bergerak cepat dengan mengerahkan personel dan peralatan SAR untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Pembangunan jembatan sementara ini diharapkan dapat segera memulihkan akses warga, memperlancar distribusi bantuan, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan Polres Padang Pariaman dan instansi terkait di lapangan, sehingga proses pembangunan jembatan sementara dapat berjalan aman dan lancar.

Melalui upaya ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam penanganan dan pemulihan bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

Gotong Royong Berkelanjutan, Polres Aceh Selatan Normalisasi Sungai dan Saluran Air Pascabanjir Trumon Tengah

0

Aceh Selatan — Polres Aceh Selatan, terus menunjukkan kehadiran nyata di tengah masyarakat dengan melaksanakan kegiatan gotong royong pascabanjir bandang di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Upaya ini menjadi bagian dari percepatan pemulihan wilayah terdampak, khususnya melalui pembersihan saluran air dan normalisasi sungai yang sebelumnya meluap akibat banjir.

Kegiatan gotong royong tersebut telah dilaksanakan sejak Sabtu, 3 Januari 2026, dan hingga kini masih terus berlangsung. Sejak hari pertama, personel gabungan dari Polres Aceh Selatan bersama jajaran Polsek dikerahkan dengan dukungan penuh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan.

Fokus utama kegiatan diarahkan pada pembersihan saluran air di sepanjang jalan lintas Tapaktuan–Medan serta parit-parit di lingkungan permukiman warga. Selain itu, normalisasi sungai yang terdampak banjir bandang juga terus dilakukan untuk memastikan aliran air kembali lancar dan mengurangi risiko banjir susulan di wilayah hilir.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan membersihkan material lumpur, kayu, serta sampah yang menyumbat saluran air dan badan sungai. Untuk mempercepat pekerjaan, dikerahkan sejumlah alat berat, di antaranya satu unit bulldozer gandeng, satu unit dozer, dua unit alat berat beko, serta 20 unit mobil dump truck. Sementara itu, peralatan manual seperti cangkul dan sekop digunakan untuk menjangkau titik-titik yang tidak dapat diakses oleh alat berat.

Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., melalui Wakapolres Aceh Selatan Kompol Edwin Aldro, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong yang dilakukan secara berkelanjutan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam membantu masyarakat mempercepat pemulihan pascabencana.

“Kami melihat langsung kondisi dari hulu yang saat ini sedang dinormalisasi. Harapannya, aliran air menjadi lebih lancar sehingga debit air di wilayah bawah dapat berkurang. Selain itu, kami juga melakukan perbaikan jembatan serta pembersihan gorong-gorong dan parit di depan rumah warga di sepanjang jalan raya, yang saat ini sudah mulai kembali lancar,” ujar Kompol Edwin Aldro.

Hingga saat ini, seluruh pekerjaan pembersihan saluran air dan normalisasi sungai terus dikebut dan ditargetkan dapat diselesaikan sesuai rencana. Polres Aceh Selatan menegaskan akan terus memperkuat sinergi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan instansi terkait guna mendukung pemulihan wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Selatan.

Melalui kegiatan ini, Polri kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi kemanusiaan yang hadir langsung membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana alam.

Gotong Royong Pascabanjir, Polri Pulihkan Drainase Tersumbat dan Gorong-gorong di Rusip Antara

0

Aceh Tengah – Kepedulian dan kesigapan Polri dalam membantu masyarakat pascabencana kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Personel BKO Brimob Polda Aceh bersama personel Polsubsektor Rusip Antara Polsek Silih Nara melaksanakan gotong royong membersihkan drainase dan gorong-gorong yang tersumbat material lumpur dan tanah akibat bencana banjir dan longsor.

Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Jalan Nasional Genting Gerbang–Pameu, tepatnya di Kampung Atu Singkih, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob dan Polsubsektor Rusip Antara turun langsung ke dalam saluran drainase untuk membuka aliran air yang tersumbat tanah, batu, kayu, dan lumpur. Sumbatan tersebut sebelumnya menyebabkan air meluap hingga ke badan jalan nasional dan berpotensi mengganggu keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas.

Meski harus rela basah-basahan di air bercampur lumpur, personel Polri tetap bersemangat membersihkan material yang menutup gorong-gorong demi memulihkan fungsi drainase serta memastikan keamanan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

Gotong royong ini merupakan tindak lanjut penanganan dampak bencana alam banjir dan longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu. Selain itu, dalam beberapa hari terakhir kembali terjadi banjir susulan akibat tingginya curah hujan, sehingga material lumpur kembali menumpuk di saluran air dan perlu segera ditangani.

Sebanyak 15 personel gabungan dari BKO Brimob Polda Aceh dan Polsubsektor Rusip Antara dikerahkan dalam kegiatan tersebut, yang dipimpin langsung oleh Komandan Peleton (Danton) Brimob BKO Polda Aceh.

Berkat kerja sama dan semangat gotong royong, pembersihan drainase dan badan jalan berlangsung lancar. Jalan Nasional Genting Gerbang–Pameu kini kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.

“Polri akan terus berupaya melakukan berbagai langkah pemulihan pascabencana. Gotong royong akan kita lakukan secara berkelanjutan, tidak hanya satu hari, tetapi terus dilanjutkan hingga kondisi benar-benar pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres.