Beranda blog Halaman 198

Bhabinkamtibmas Laksanakan Sambang Kunjung di Kantor Leasing BAF Tanjung Laut, Sampaikan Himbauan Kamtibmas

0

Pada hari Selasa, tanggal 09 Desember 2025, pukul 12.45 Wita, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Laut, Aipda Siswanto, Anggota Polsek Bontang Selatan, Kesatuan Polres Bontang, melaksanakan giat sambang kunjung di Kantor Leasing BAF dan bertatap muka dengan Bpk. Umar Hamdan dan Bpk. Alfianus, bertempat di Jl. IR. H. Juanda RT 06, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Siswanto menyampaikan pesan-pesan dan himbauan kamtibmas, antara lain mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan bahaya kejahatan seperti pencurian dan penipuan. Ia juga mengajak pihak leasing untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sekitar dan melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada pihak kepolisian.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.

Humas Polres Bontang

Polri Serahkan Bantuan Pendidikan bagi 10 Anak Korban KKB di Papua

0

Jayapura — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmen kuat terhadap keluarga korban tindak kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Melalui Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, Polri menyerahkan bantuan tabungan pendidikan sebesar Rp45 juta untuk masing-masing anak yang kehilangan orang tua akibat aksi brutal KKB, Selasa (9/12).

Penyerahan bantuan berlangsung penuh haru dan menjadi wujud nyata kepedulian Kapolri terhadap masa depan putra-putri anggota Polri dan masyarakat yang menjadi korban.

Bantuan diberikan kepada 10 anak dari keluarga korban, yaitu:

Anak Alm. Bripka Arief Maulana
1. Afiqoh Naira
2. Al Ghazali

Anak Alm. Brigpol Try Yudha
3. Raesha Sabhira
4. Kanesya Anendya

Anak Bripka Sinthoin R.O. Kbarek
5. Arman Yafeth Kbarek
6. Mario Hengkris Kbarek
7. Gloroia Rosminc Kbarek
8. Richard Yusuf Kbarek

Anak Alm. Lefinus Angel Ayomi
9. Elie Yohanes R.K. Pumbouwi
10. Suserewani Rosalina Pumbouwi

Masing-masing anak menerima tabungan pendidikan senilai Rp45 juta yang akan digunakan untuk menjamin keberlanjutan pendidikan mereka sampai jenjang berikutnya.

Dalam keterangannya, Wakapolri menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral Polri kepada para keluarga yang telah kehilangan orang tercinta dalam pengabdian kepada bangsa.

“Anak-anak ini adalah amanah. Pengorbanan orang tua mereka tidak akan pernah kami lupakan. Polri memastikan masa depan mereka tetap terjaga,” ujar Komjen Dedi.

Beliau menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling menguatkan.

“Negara tidak pernah meninggalkan mereka. Polri akan terus mendampingi, membantu, dan memastikan mereka tetap mendapatkan hak mereka untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi,” tambahnya.

Wakapolri juga menyampaikan bahwa dukungan Polri tidak berhenti pada bantuan materi, melainkan akan berlanjut melalui pendampingan psikologis, sosial, maupun bantuan pendidikan jangka panjang.

“Kami ingin anak-anak ini tetap kuat. Mereka harus tahu bahwa Polri ada bersama mereka, hari ini dan ke depan. Ini bagian dari kewajiban kami menjaga keluarga besar Polri,” tutur Komjen Dedi.

Bantuan ini menjadi simbol kehadiran negara dan perhatian institusi terhadap keluarga para pahlawan yang gugur akibat serangan KKB di Papua.

Tim Trauma Healing Polri Beri Dukungan Psikososial bagi Korban Banjir di Aceh Tamiang

0

Kuala Simpang — Tim Trauma Healing Bencana Alam Wilayah Hukum Polda Aceh kembali menunjukkan kepedulian dan kehadiran nyata bagi masyarakat yang terdampak banjir di Aceh Tamiang dengan memberikan dukungan psikososial dan trauma healing, Senin, 8 Desember 2025.

Tim Trauma Healing gabungan ini terdiri dari personel Biro Psikologi SSDM Polri, Bagpsi Biro SDM Polda Aceh, dan Polwan RI. Salah satu lokasi kegiatan adalah di Posko Pengungsian Desa Sriwijaya, Kota Kuala Simpang. Di sana, tim memberikan layanan trauma healing kepada 350 orang pengungsi, termasuk anak-anak, perempuan, dan lansia.

Selain masyarakat umum, tim juga memberikan dukungan psikososial kepada 15 orang keluarga personel yang tinggal di Asrama Kebun Tengah, Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda. Dukungan serupa juga diberikan kepada 15 personel Polri di Asrama Polisi Kota Kuala Simpang. Mereka semua turut terdampak banjir.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengatakan bahwa program trauma healing ini berfokus pada pemulihan kondisi psikologis masyarakat pascabencana.

“Melalui pendekatan komunikasi yang humanis, konseling ringan, dan aktivitas bermain untuk anak-anak, tim membantu warga kembali merasa kuat, aman, dan mampu beradaptasi dengan kondisi yang sedang mereka hadapi. Anak-anak juga diajak bermain dan berinteraksi agar kembali ceria serta terbebas dari tekanan emosional akibat musibah,” kata Joko dalam rilisnya, Senin, 8 Desember 2025.

Kegiatan ini memberikan sejumlah manfaat nyata bagi para penyintas banjir agar merasakan perhatian dan bantuan psikologis yang membantu mereka dalam menghadapi situasi dengan lebih tenang dan optimistis.

Di samping itu, masyarakat di lokasi pengungsian menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Polri.

“Kehadiran tim trauma healing dinilai sangat membantu, terutama dalam menguatkan mental warga di tengah masa pemulihan yang penuh tantangan. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan dan penanganan fisik bencana, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis masyarakat secara menyeluruh,” demikian pungkas Joko Krisdiyanto.

Tim Trauma Healing Polri Beri Dukungan Psikososial bagi Korban Banjir di Aceh Tamiang

0

Kuala Simpang — Tim Trauma Healing Bencana Alam Wilayah Hukum Polda Aceh kembali menunjukkan kepedulian dan kehadiran nyata bagi masyarakat yang terdampak banjir di Aceh Tamiang dengan memberikan dukungan psikososial dan trauma healing, Senin, 8 Desember 2025.

Tim Trauma Healing gabungan ini terdiri dari personel Biro Psikologi SSDM Polri, Bagpsi Biro SDM Polda Aceh, dan Polwan RI. Salah satu lokasi kegiatan adalah di Posko Pengungsian Desa Sriwijaya, Kota Kuala Simpang. Di sana, tim memberikan layanan trauma healing kepada 350 orang pengungsi, termasuk anak-anak, perempuan, dan lansia.

Selain masyarakat umum, tim juga memberikan dukungan psikososial kepada 15 orang keluarga personel yang tinggal di Asrama Kebun Tengah, Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda. Dukungan serupa juga diberikan kepada 15 personel Polri di Asrama Polisi Kota Kuala Simpang. Mereka semua turut terdampak banjir.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengatakan bahwa program trauma healing ini berfokus pada pemulihan kondisi psikologis masyarakat pascabencana.

“Melalui pendekatan komunikasi yang humanis, konseling ringan, dan aktivitas bermain untuk anak-anak, tim membantu warga kembali merasa kuat, aman, dan mampu beradaptasi dengan kondisi yang sedang mereka hadapi. Anak-anak juga diajak bermain dan berinteraksi agar kembali ceria serta terbebas dari tekanan emosional akibat musibah,” kata Joko dalam rilisnya, Senin, 8 Desember 2025.

Kegiatan ini memberikan sejumlah manfaat nyata bagi para penyintas banjir agar merasakan perhatian dan bantuan psikologis yang membantu mereka dalam menghadapi situasi dengan lebih tenang dan optimistis.

Di samping itu, masyarakat di lokasi pengungsian menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Polri.

“Kehadiran tim trauma healing dinilai sangat membantu, terutama dalam menguatkan mental warga di tengah masa pemulihan yang penuh tantangan. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan dan penanganan fisik bencana, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis masyarakat secara menyeluruh,” demikian pungkas Joko Krisdiyanto.

Personel Brimob Kawal Penormalan Listrik di Aceh Tamiang

0

Kualasimpang — Personel Satuan Brimob Polda Aceh dikerahkan untuk mengawal proses penormalan jaringan listrik pascabanjir di Aceh Tamiang. Kehadiran polisi di lapangan bertujuan untuk memastikan pekerjaan teknis dari pihak PLN berjalan aman, lancar, dan tanpa gangguan, terutama mengingat kondisi medan yang masih penuh dengan genangan serta infrastruktur yang terdampak.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengatakan, pengamanan terhadap petugas penormalan listrik merupakan langkah penting agar pemulihan suplai listrik dapat berlangsung cepat demi memenuhi kebutuhan masyarakat yang masih berada di pengungsian maupun di permukiman yang terdampak banjir.

“Personel Brimob kita tempatkan untuk memberikan pengamanan dan dukungan penuh bagi tim PLN. Kehadiran Polri di lapangan sangat dibutuhkan agar proses penormalan listrik dapat berjalan dengan aman dan efektif,” ujar Joko, Selasa, 9 Desember 2025.

Menurutnya, listrik menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat dalam masa pemulihan, baik untuk penerangan, akses informasi, maupun kegiatan pelayanan publik yang sedang beroperasi di posko-posko tanggap darurat.

Oleh karena itu, Polri berkomitmen mendampingi seluruh proses hingga suplai listrik kembali normal.

Sementara itu, perwakilan PLN menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas bantuan serta pengamanan yang diberikan Brimob Polda Aceh. Kehadiran personel di lapangan dinilai sangat membantu mempercepat proses penormalan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan pengamanan dari Brimob. Sinergi ini membuat kami dapat bekerja lebih cepat dan aman. Semoga penormalan listrik di seluruh wilayah terdampak dapat segera selesai dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal,” ujar pihak PLN.

Dengan kolaborasi antara Polri, PLN, dan berbagai pihak lainnya, proses pemulihan di Aceh Tamiang diharapkan berlangsung lebih efektif sehingga kebutuhan dasar masyarakat dapat kembali terpenuhi dengan segera.

Tim Trauma Healing Polres Sibolga Hadir di Posko Pengungsian TK Negeri Pembina Sibolga

0

SIBOLGA – Polres Sibolga kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir dan tanah longsor dengan menggelar kegiatan Pemberian Bantuan dan Trauma Healing di Posko Pengungsian TK Negeri Pembina, Jalan Kampung Baru III, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 9 Desember 2025, sekitar pukul 11.30 WIB.

Kegiatan dipimpin oleh PS. Kabag SDM Polres Sibolga, AKP Syawalludin H, S.H., didampingi PS. Kapolsek Sibolga Selatan, Iptu Pasma Pasaribu, S.E., M.M., Plt. Kasipropam Polres Sibolga, Ipda Chandra Purba, S.H., serta personel Bag SDM Polres Sibolga, Briptu Edward Christian Sitohang, S.H., dan Bripda Hikmal Anggara. Kehadiran tim tersebut menjadi bentuk kehadiran nyata institusi Polri dalam penanganan pascabencana.

Dalam kegiatan itu, personel Polres Sibolga menyampaikan bantuan kebutuhan dasar kepada pengungsi yang masih bertahan di lokasi. Selain menyalurkan bantuan, tim yang hadir juga memberikan pendampingan psikologis, terutama kepada anak-anak, melalui komunikasi pendukung, permainan edukatif, hingga sesi pemulihan emosional.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman dan mendukung pemulihan psikologis para korban. Terutama bagi anak-anak yang mengalami tekanan emosional akibat situasi bencana,” ujar AKP Syawalludin.

AKP Syawalludin menambahkan bahwa Polres Sibolga juga akan terus melakukan monitoring terhadap kondisi pengungsi.

“Kami memastikan bahwa kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi, sambil memberikan perhatian agar mereka dapat kembali bangkit setelah masa sulit ini,” ungkapnya.

Kegiatan berjalan lancar, penuh kedekatan, dan diterima dengan baik oleh para pengungsi. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan respons cepat yang diberikan.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, dan kami siap terus bersama warga hingga situasi kembali pulih,” tutup AKP Syawalludin.

Melalui kegiatan ini, Polres Sibolga kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan secara humanis, sekaligus meringankan beban warga yang terdampak bencana alam.