Beranda blog Halaman 200

Bidang TIK Polda Aceh Hadirkan Wontech WiFi Polri di Masjid Jamik Kuta Blang Bireuen

0

Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Aceh menempatkan personelnya di Masjid Jamik Desa Ule Tutu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, untuk mengoperasionalkan layanan Wontech WiFi Polri guna mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya pada Senin, 8 Desember 2025, menjelaskan bahwa kehadiran layanan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam mempermudah akses jaringan komunikasi.

“Bidang TIK Polda Aceh menghadirkan Wontech WiFi Polri di Masjid Jamik Desa Ule Tutu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam memudahkan akses jaringan komunikasi,” ujarnya.

Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran Wontech WiFi Polri tersebut. Layanan ini sangat membantu warga yang saat ini masih menghadapi kendala akses komunikasi akibat dampak pasca banjir, di mana sebagian jaringan mengalami gangguan bahkan terputus sama sekali, sambung Kabid Humas

Dengan hadirnya layanan ini, Polda Aceh berharap kebutuhan komunikasi masyarakat dapat kembali terpenuhi sehingga aktivitas warga, termasuk koordinasi penanganan pasca bencana, dapat berjalan lebih lancar, tutup Kabid Humas.

Kapolres Aceh Tamiang Cek Mobil Terdampak Banjir, Bantah Isu Mayat di Dalam Kendaraan

0

Kualasimpang — Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, bersama Dirbinmas Polda Aceh Kombes Donny Siswoyo, turun langsung menyisir dan memeriksa sejumlah mobil yang terlantar akibat terdampak banjir di sepanjang jalur utama hingga SPBU Tanah Terban, Senin, 8 Desember 2025.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi berjalan aman sekaligus menanggapi isu yang beredar di masyarakat mengenai adanya mayat di dalam kendaraan-kendaraan tersebut.

Penyisiran dilakukan secara menyeluruh dengan memeriksa setiap kendaraan yang ditinggalkan pemiliknya saat banjir melanda. Pemeriksaan ini juga melibatkan puluhan personel guna memastikan seluruh titik terdeteksi secara akurat.

AKBP Muliadi memastikan bahwa isu tersebut tidak benar dan tidak ditemukan satu pun mayat dalam mobil sebagaimana diberitakan secara liar di media sosial.

“Setelah kita sisir dan cek sepanjang jalan hingga SPBU Tanah Terban, yang juga diikuti langsung awak media, tidak ada mayat dalam mobil. Isu bau menyengat yang disebarkan juga tidak ada. Jadi, itu tidak benar. Yang ada bau lumpur banjir,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa banjir besar beberapa hari terakhir memang membuat sejumlah kendaraan terpaksa ditinggalkan pemiliknya, tetapi kondisi tersebut tidak sesuai dengan narasi menyesatkan yang berkembang.

Menurutnya, penyebaran informasi tanpa verifikasi dapat memicu kepanikan baru di tengah situasi bencana serta dapat mengganggu upaya-upaya penanggulangan yang sedang dilaksanakan semua pihak.

Muliadi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh kabar yang belum terkonfirmasi.

“Kami minta masyarakat bijak menyaring informasi. Setiap laporan dari warga akan langsung kami tindak lanjuti. Jangan sampai informasi hoaks memperkeruh keadaan ketika kita semua sedang fokus pada pemulihan,” ujarnya.

Pelayanan Polres Aceh Tamiang Tetap Berjalan di Posko Tanggap Darurat

0

Kuala Simpang — Polres Aceh Tamiang memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meski masih dalam masa pemulihan pascabencana banjir. Seluruh layanan sementara dipusatkan di Posko Tanggap Darurat yang didirikan tepat di depan Mapolres Aceh Tamiang.

Wakapolda Aceh, Brigjen Ari Wahyu Widodo menyampaikan bahwa, pihaknya akan berkomitmen menjaga keberlangsungan pelayanan publik sekaligus memberikan dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak.

“Kondisi darurat tidak menghambat fungsi pelayanan kepolisian. Di posko tersebut, masyarakat dapat tetap mengakses berbagai layanan kepolisian, termasuk informasi, pengaduan, dan kebutuhan lainnya,” kata Brigjen Ari Wahyu Widodo, dalam konferensi pers pada Senin, 8 Desember 2025.

Polres Aceh Tamiang juga tetap menerima dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, baik terkait keamanan, kehilangan barang, maupun kejadian lain yang membutuhkan respons cepat.

Selain itu, Polres Aceh Tamiang bersama tenaga medis dari Biddokes Polda Aceh juga menyediakan pelayanan kesehatan gratis bagi warga. Layanan ini mendapat perhatian khusus mengingat risiko penyakit pascabencana serta kebutuhan masyarakat terhadap akses kesehatan agar cepat dan terjangkau.

Menurut Brigjen Ari, keberadaan posko ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat dalam situasi krisis. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mempercepat pemulihan dan memastikan warga mendapatkan bantuan secara cepat dan merata.

Respons Cepat, Polda Sumbar Bantu Pemulihan Korban Bencana di Kecamatan Pauh

0

Padang — Pada Senin, 8 Desember 2025, Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan pembagian bantuan kepada warga terdampak bencana di wilayah Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Polda Sumbar dalam membantu masyarakat yang tengah berupaya bangkit pascabencana.

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan dasar warga, mulai dari bahan pokok hingga perlengkapan harian yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama masa pemulihan. Selama berlangsungnya kegiatan, personel Polda Sumbar turut memastikan proses distribusi berlangsung tertib, lancar, dan tepat sasaran, sehingga setiap warga yang membutuhkan dapat terbantu secara optimal.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, menegaskan bahwa Polda Sumbar akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya pada masa-masa sulit seperti bencana alam.

“Bantuan ini adalah wujud kepedulian kami kepada warga Batu Busuk. Polda Sumbar berkomitmen untuk selalu responsif dan cepat bergerak ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.

Ia menambahkan bahwa keberlanjutan bantuan dan pendampingan menjadi prioritas, mengingat dampak bencana sering kali memerlukan proses pemulihan yang tidak sebentar.

“Kami tidak hanya datang sekali. Upaya berkelanjutan akan terus dilakukan agar pemulihan di wilayah ini berjalan lebih cepat dan warga dapat kembali menjalani aktivitas dengan normal,” tambahnya.

Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bagian penting dari langkah Polda Sumbar dalam mendukung warga terdampak serta mempercepat pemulihan kondisi di wilayah Batu Busuk, sekaligus memperkuat kehadiran kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Polda Sumbar Salurkan Bantuan untuk Ibu dan Balita Terdampak Banjir Bandang di Nanggalo

0

Padang — Pada Senin, 8 Desember 2025, Pejabat Utama (PJU) Polda Sumatera Barat bersama rombongan personel Polda Sumbar melaksanakan kegiatan kemanusiaan berupa pemberian bantuan kepada warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, khususnya di Kelurahan Surau Gadang yang berjumlah sekitar 55 orang.

Bantuan difokuskan kepada para ibu yang menggendong balita serta ibu menyusui. Dalam kegiatan tersebut, personel Polda Sumbar mendistribusikan susu formula lengkap dengan penjelasan cara penggunaan, popok bayi, handuk, bedak bayi, minyak telon, selimut bayi, serta mainan kecil untuk balita. Selain penyaluran bantuan, petugas juga memberikan edukasi singkat mengenai kesehatan bayi pascabencana agar para orang tua dapat lebih waspada terhadap risiko penyakit akibat kondisi lingkungan yang belum stabil.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, yang memantau langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa penanganan terhadap kelompok rentan menjadi prioritas Polda Sumbar dalam situasi bencana.

“Kami memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran, terutama untuk ibu dan balita yang sangat membutuhkan dukungan di masa darurat seperti ini. Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menyalurkan logistik, tetapi juga memberikan rasa aman dan perhatian bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.
Ia juga menambahkan bahwa langkah responsif ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu mempercepat pemulihan pascabencana.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Polda Sumbar akan terus hadir dan berupaya maksimal dalam setiap tahapan penanganan bencana,”tambahnya.

Warga Kelurahan Surau Gadang menyampaikan terimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan, terutama karena kebutuhan balita menjadi salah satu yang paling mendesak setelah banjir bandang melanda wilayah tersebut.

Sinergi Polri dan BKSDA : Gajah Dikerahkan Bersihkan Material Banjir di Pidie Jaya

0

Meureudu – Empat ekor gajah milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh telah tiba lengkap di Kabupaten Pidie Jaya untuk membantu proses pembersihan material pascabencana banjir. Hewan-hewan tersebut langsung dikerahkan untuk menarik timbunan kayu dan material berat yang terseret arus banjir beberapa waktu lalu.

Kegiatan pembersihan hari ini dipusatkan di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, salah satu kawasan yang paling terdampak akibat tumpukan kayu dan lumpur.

Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya, Iptu Fauzi Admaja, mewakili Kapolres Pidie Jaya, menyampaikan bahwa seluruh gajah telah tiba dan langsung bekerja membantu masyarakat.

“Empat gajah yang kita datangkan bersama BKSDA Aceh hari ini sudah berada di lokasi. Mereka langsung kita kerahkan untuk menarik kayu-kayu besar serta material berat lainnya yang menumpuk akibat banjir,” ujar Iptu Fauzi.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu turut memberikan penjelasan mengenai tujuan kedatangan gajah tersebut. Selain untuk membantu proses pembersihan, gajah-gajah ini juga dihadirkan sebagai bentuk dukungan psikologis bagi anak-anak yang terdampak banjir.

“Gajah-gajah ini kita datangkan bukan hanya untuk mengangkat material berat, tetapi juga untuk kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban banjir. Kehadiran gajah dapat menghadirkan suasana ceria, mengurangi ketegangan, dan membantu memulihkan kondisi psikologis mereka,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan komitmen Polri untuk masyarakat dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan responsif, sesuai dengan motto Polda Aceh “Meutuah Sabe Tajaga, Aceh Mulia.”

Melalui kerja sama antara Polres Pidie Jaya dan BKSDA Aceh ini, proses pembersihan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, sekaligus memberi dukungan emosional bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang terdampak banjir.