Beranda blog Halaman 99

Buka Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap I TA.2026, Wakapolda Kaltim Tekankan Perencanaan dan Pengorganisasian

0

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., membuka secara resmi Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasda Polda Kaltim Tahap I TA.2026 Aspek Perencanaan dan Pengorganisasian, yang dilaksanakan di Rupatama Polda Kaltim, Kamis (12/02/26).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol Aloysius Suprijadi, S.I.K., M.H., M.Han., para Pejabat Utama Polda Kaltim, serta para Kapolres jajaran. Selain pelaksanaan secara langsung di Rupatama Polda Kaltim, taklimat awal ini juga diikuti secara daring oleh jajaran Polres melalui ruang video conference masing-masing.

Dalam sambutannya, Wakapolda Kaltim menegaskan pentingnya fungsi pengawasan sebagai pilar utama dalam manajemen organisasi.

“Fungsi pengawasan merupakan pilar manajemen yang sangat penting, salah satunya melalui audit kinerja yang dilaksanakan oleh Itwasda Polda Kaltim,” ujar Wakapolda.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa audit kinerja tidak hanya berfungsi sebagai sarana evaluasi, namun juga sebagai upaya perbaikan berkelanjutan.

“Audit kinerja merupakan sarana evaluasi dan perbaikan berkelanjutan guna memberikan keyakinan yang memadai serta konsultasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi satker di Polda Kaltim,” tambahnya.

Wakapolda berharap melalui audit kinerja tersebut dapat terwujud perencanaan dan pengorganisasian yang lebih baik di setiap satker dan satwil.

“Perencanaan dan pengorganisasian yang baik akan mengurangi risiko penyimpangan dan kegagalan dalam pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Terkait pengelolaan anggaran, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo menekankan pentingnya transparansi DIPA Tahun Anggaran 2026.

“Saya minta para Kasatker dan Kasatwil mensosialisasikan DIPA secara menyeluruh kepada anggota, agar pelaksanaan anggaran berjalan tepat sasaran, tertib administrasi, serta terhindar dari penyimpangan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa audit kinerja bukan untuk mencari kesalahan semata.

“Audit kinerja bukan untuk mencari kekurangan atau kesalahan, melainkan sebagai upaya meningkatkan kinerja Polda Kaltim dan menindaklanjuti program serta kebijakan Kapolri dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Humas Polda Kaltim

Apel Karya Bakti Pembersihan Mangrove Berbas Pantai, Wujud dukungan terhadap Program bersih ASRI serta Kepedulian Lingkungan dan Sinergi Lintas Sektoral

0

Kamis, 12 Februari 2026, pukul 08.00 Wita, Makodim 0908/Btg menjadi saksi kegiatan Apel Karya Bakti Pembersihan Mangrove Berbas Pantai bersama Kodim 0908 Kota Bontang. Apel ini dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda Kota Bontang, Anwar Sadat, SP, mewakili Walikota Bontang.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, Kejaksaan, BPBD, DLH, dan masyarakat. Apel ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian lingkungan dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota.

Dalam amanatnya, Anwar Sadat menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan pembangunan daerah. Ia juga mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya kebersihan dan penataan kawasan strategis.

Kegiatan ini sejalan dengan Misi ke-2 RPJMD Kota Bontang 2025–2029: Mewujudkan transformasi ekonomi yang dinamis dan inklusif, serta Misi ke-5: Meningkatkan pelestarian lingkungan hidup.

Setelah apel, seluruh peserta melaksanakan konvoi menuju Pantai Mangrove Berbas Pantai Bontang Selatan untuk melaksanakan Karya Bakti Pembersihan sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Humas polres bontang

Satlantas Polres Bontang Berikan Sosialisasi Mekanisme Penerbitan SIM kepada Masyarakat

0

Kamis, 12 Februari 2026, Satlantas Polres Bontang mengadakan sosialisasi kepada masyarakat di Kantor Polres Bontang tentang mekanisme penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan yang jelas dan baik kepada masyarakat tentang proses penerbitan SIM.

Dalam sosialisasi ini, petugas Satlantas Polres Bontang menjelaskan tentang persyaratan, prosedur, dan biaya yang diperlukan untuk mendapatkan SIM. Mereka juga menjawab pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat yang hadir.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa proses penerbitan SIM harus sesuai dengan prosedur yang berlaku,” kata petugas Satlantas Polres Bontang. “Kami juga ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki pengetahuan yang baik tentang aturan lalu lintas dan keselamatan jalan.”

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh masyarakat yang ingin mendapatkan informasi tentang penerbitan SIM. Mereka sangat antusias dan aktif bertanya tentang proses penerbitan SIM.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami mekanisme penerbitan SIM dengan baik dan dapat mengemudi dengan aman dan tertib.

*Bina Rohani warga binaan Polres Bontang: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Doa Bersama*

0

 

Kamis, 12 Februari 2026, pukul 09.00 Wita, Rutan Polres Bontang menjadi saksi kegiatan rutin Bina Rohani (Binrohtal) yang diikuti oleh para tahanan. Kegiatan ini diisi oleh Ustadz Ubaidillah dari LDNU Kota Bontang dengan materi ceramah “Do’a Bersama dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan”.

Kegiatan Binrohtal ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Kamis, bekerjasama dengan Badan Dakwah LDNU Kota Bontang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan motivasi dan menambah iman serta taqwa bagi para tahanan di Rutan Polres Bontang selama menjalani proses hukum.

Ustadz Ubaidillah menyampaikan bahwa doa bersama sangat penting dalam menyambut bulan suci Ramadhan. “Doa bersama dapat memperkuat iman dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Tuhan YME,” katanya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasat Tahti Polres Bontang IPTU SAMURI, S.H., Banit Barbuk Sat Tahti Polres Bontang AIPTU TAJANG, Banit wattah sat Tahti Polres Bontang BRIPKA LULUK FEMINA, personil jaga tahanan Polres Bontang, dan para tahanan Rutan Polres Bontang.

Situasi selama kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para tahanan dan meningkatkan ketaqwaan mereka kepada Tuhan YME.

Humas polres bontang

POLRI BENTUK SATGAS ASRI SEJALAN ARAHAN PRESIDEN UNTUK WUJUDKAN LINGKUNGAN KERJA BERSIH, SEHAT, DAN BERKELANJUTAN

0

Jakarta, [Rabu,11 Februari 2026] Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi mengimplementasikan Gerakan ASRI (Aktif, Sehat, Ramah, dan Indah) di seluruh lingkungan Polri sebagai langkah nyata menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan kerja.

Atas arahan Kapolri, Polri membentuk Satgas ASRI Polri yang akan menjadi penggerak utama pelaksanaan program ini secara nasional. Satgas ASRI Polri dipimpin oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja selaku ketua sekaligus dirigen pelaksanaan dari tingkat Mabes Polri hingga jajaran Polda, Polres, dan Polsek di seluruh Indonesia.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan kerja.

“Bapak Kapolri ingin menegaskan bahwa ASRI bukan hanya sekadar slogan. Pesan yang ingin ditegaskan adalah kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui aksi nyata, dimulai dari hal-hal sederhana dan dari tempat kita bekerja setiap hari,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/2/2026).

Lebih lanjut disampaikan bahwa langkah Polri ini merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Presiden Prabowo Subianto pada Taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.

Kadivhumas Polri menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis sebagai teladan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, penerapan prinsip ramah lingkungan harus dimulai dari internal institusi melalui langkah-langkah konkret.

“Gerakan ASRI bukan sekadar program simbolik, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya kerja Polri sehari-hari. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar birokrasi tidak hanya efektif dan melayani, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” tegas Irjen Pol. Johnny Isir.

Untuk memastikan gerakan ini berjalan efektif, Polri menetapkan petunjuk arahan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh jajaran sebagai berikut:

1. Setiap personel Polri wajib melaksanakan pembersihan lingkungan kerja satu jam sebelum memulai aktivitas kedinasan, dimulai dari ruang lingkup terkecil.
2. Setiap satuan kerja wajib melaksanakan kurvei atau kerja bakti minimal satu minggu sekali di area Mako dan lingkungan sekitarnya.
3. Secara periodik mengajak kelompok masyarakat untuk bersama-sama membersihkan fasilitas umum sebagai bentuk sinergi Polri dengan masyarakat.
4. Melaksanakan langkah-langkah ramah lingkungan seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penghematan energi dan air, serta penataan ruang kerja yang hijau dan berkelanjutan.

Kadivhumas Polri juga mendorong para pimpinan di setiap satuan kerja agar aktif menggerakkan seluruh personel untuk terlibat langsung dalam kegiatan peduli lingkungan, termasuk kerja bakti, penanaman pohon, serta pengelolaan sampah yang lebih baik.

Melalui Gerakan ASRI Polri, diharapkan terbangun kesadaran kolektif seluruh insan Bhayangkara dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang disiplin, peduli, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Upaya ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan sebagaimana ditekankan oleh Presiden. Polri siap menjadi contoh terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan indah,” pungkas Kadivhumas Polri.

Informasi ini harus segera diketahui masyarakat sebagai wujud komitmen Polri untuk hadir nyata, berbuat nyata, dan memberi manfaat langsung bagi lingkungan serta kepentingan publik.

*Duka di Korowai: Pesawat Perintis Ditembaki Usai Parkir, Dua Awak Jadi Korban*

0

 

KOROWAY – Suasana tenang di Bandara Korowai Batu (Danowage), Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, mendadak berubah mencekam ketika rentetan tembakan terdengar dari arah sekitar bandara. Insiden itu menimpa pesawat perintis Smart Air PK-SNR, Rabu (11/2/2026) siang.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, pesawat yang terbang dari Bandara Tanah Merah tersebut telah mendarat dan terparkir di apron. Para penumpang bahkan sudah turun dari pesawat ketika tembakan dilepaskan oleh orang tak dikenal dari arah sekitar bandara. Mendengar tembakan, para penumpang langsung berupaya menyelamatkan diri ke arah hutan di sekitar lokasi.

Dalam situasi kacau tersebut, pilot dan co-pilot berusaha menyelamatkan diri menyusul penumpang, namun keduanya ditembak saat berada di area landasan (runway). Hingga saat ini, aparat memastikan dua korban meninggal dunia, sementara kondisi penumpang lainnya masih dalam pendataan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, membenarkan pihaknya menerima informasi penembakan tersebut pada siang hari.

“Kami mendapat informasi bahwa ada penembakan terhadap salah satu maskapai di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel. Kami juga menerima kabar adanya korban di sana,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini Satgas masih melakukan konsolidasi kekuatan untuk merespons situasi di lapangan.

“Sore ini kami sudah menerbangkan pasukan ke Boven Digoel. Harapannya kami bisa menilai situasi di lokasi dan menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan evakuasi, berdasarkan penilaian kondisi yang ada,” kata Brigjen Faizal.

Pasukan yang diberangkatkan merupakan pergeseran personel dari luar Papua sebagai bagian dari penguatan pengamanan dan penyelidikan.

Terkait pelaku penembakan, Kaops menegaskan bahwa identitas maupun kelompok pelaku masih dalam proses penyelidikan.

“Untuk sementara yang bisa kami pastikan ada dua korban. Untuk yang lainnya masih kami dalami. Situasi terakhir, kami terus berupaya berkomunikasi dan memonitor kondisi masyarakat di sekitar lokasi,” tambahnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga menyampaikan bahwa prioritas saat ini adalah memastikan keselamatan warga serta membuka akses informasi dari lokasi kejadian yang berada di wilayah terpencil.

Aparat gabungan TNI-Polri kini terus berkoordinasi untuk mengamankan area bandara serta menyiapkan langkah evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut. Perkembangan situasi di Korowai masih terus dipantau secara intensif.