Beranda blog Halaman 1084

Sat Polair Polres Bontang Sambangi Warga Pesisir, Sampaikan Imbauan Pilkada Damai dan Waspada Hoaks

0

Polres Bontang, 20 Agustus 2024 – Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Bontang melaksanakan kegiatan sambang kunjung ke wilayah pesisir dalam rangka memberikan imbauan kepada warga setempat terkait pentingnya menjaga suasana damai menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan datang.

Dalam kunjungan ini, anggota Sat Polair menyampaikan pesan agar masyarakat pesisir tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks yang kerap beredar menjelang pelaksanaan Pilkada. Mereka mengingatkan bahwa hoaks dapat memecah persatuan dan merusak keharmonisan di tengah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh warga pesisir untuk selalu menjaga kedamaian dan kerukunan, terutama di masa-masa menjelang Pilkada ini. Jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, dan selalu cek sumber berita sebelum menyebarkannya,” ujar salah satu anggota Sat Polair saat berdialog dengan warga.

Kegiatan sambang ini juga dimanfaatkan oleh petugas untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan warga terkait keamanan di wilayah pesisir, serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Selain itu, petugas juga mengajak warga untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta melaporkan segera jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Langkah preventif ini merupakan bagian dari upaya Polres Bontang dalam menciptakan situasi yang kondusif selama berlangsungnya tahapan Pilkada, sehingga masyarakat dapat menjalankan hak pilihnya dengan aman dan nyaman.

HUMAS POLRES BONTANG

Peringati Hari Juang Polri, Kapolri: Berikan Pengabdian Terbaik ke Masyarakat

0

Jakarta — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan 21 Agustus 2024 sebagai Hari Juang Polri. Jenderal Sigit meminta hal ini menjadi momentum bagi kepolisian untuk memberikan pengabdian terbaik ke masyarakat.

“Bapak Kapolri menyampaikan pentingnya menjaga komitmen dan kesetian dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Senin (19/8/2024).

“Beliau (Kapolri) menginginkan peringatan Hari Juang Polri juga menjadi momen refleksi bagi Polri untuk terus melanjutkan perjuangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengabdi sepenuh hati kepada bangsa dan negara,” sambung Trunoyudo.

Untuk itu sambung Trunoyudo, Kapolri mengeluarkan Keputusan Kapolri Nomor: KEP/95/I/2024 tanggal 22 Januari 2024 tentang Hari Juang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dan Keputusan Kapolri Nomor: KEP/1325/VII/2024 tanggal 12 Agustus 204 tentang Tata Upacara Hari Juang Polri.

“Untuk pertama kalinya kami (Polri) memperingati Hari Juang Polri dengan menggelar upacara di Monumen Perjuangan Polri di Surabaya pada Rabu 21 Agustus 2024. Tema yang diambil pada Hari Juang Polri yaitu Dengan Semangat Proklamasi Polisi 1945, Polri Menyongsong Indonesia Emas 2045,” kata Trunoyudo.

Ia menerangkan, 21 Agustus 1945 merupakan peristiwa bersejarah bagi Polri. Kala itu, Komandan Polisi Istimewa Surabaya, Inspektur Kelas I Moehammad Jasin membacakan teks Proklamasi Polisi; OENTOEK BERSATOE DENGAN RAKJAT DALAM PERDJOEANGAN MEMPERTAHANKAN PROKLAMASI 17 AGOESTOES 1945, DENGAN INI MENJATAKAN POLISI SEBAGAI POLISI REPOEBLIK INDONESIA.

“Peristiwa tersebut merupakan momentum penting yang memicu semangat anggota polisi untuk mendukung dan mempertahankan kemerdekaan RI dengan cara melakukan perlawanan terhadap kedatangan sekutu sampai dengan terjadi peristiwa 10 November 1945, dan perlawanan penjajahan Belanda dan Jepang di beberapa daerah. Nilai kejuangan inilah yang patut dipertahankan dalam membangun bangsa dan negara Indonesia,” pungkasnya.

Begini Rekayasa Lalu Lintas Saat Upacara Hari Juang Polri di Surabaya

0

Surabaya — Kepolisian Negara Republik Indonesia akan menggelar Upacara Hari Juang Polri pada Rabu 21 Agustus 2024. Peringatan Hari Juang Polri pertama ini akan dilaksanakan di Monumen Perjuangan Polri, di Jalan Polisi Istimewa, Kota Surabaya.

Polisi telah mempersiapkan skema rekayasa lalu lintas. Beberapa kali latihan juga telah diadakan untuk pengalihan arus di sekitar simpang empat tersebut.

Satlantas Polrestabes Surabaya akan mengalihkan arus kendaraan baik dari arah utara menuju ke selatan. Begitupun sebaliknya untuk kendaraan dari arah Jalan Dr Soetomo dan Jalan Dinoyo menuju Polisi Istimewa, Surabaya.

Pengalihan arus akan dilaksanakan untuk kendaraan sejak dari simpang empat Urip Sumoharjo, Surabaya. Kendaraan ke arah Jalan Urip Sumoharjo menuju ke selatan akan diarahkan ke Jalan Pandegiling menuju Jalan Dinoyo, Surabaya. Selanjutnya diarahkan ke Jalan Polisi Istimewa ke arah Darmo.

“Sisi selatan Jalan Polisi Istimewa tidak kami tutup namun kami arahkan Jalan Darmo,” terang Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman.

Sementara itu, kendaraan dari arah Darmo menuju ke Urip Sumoharjo, Surabaya, tidak ditutup dan tetap bisa melaju. Penutupan jalan juga sudah dilaksanakan sejak di Jalan Raya Kertajaya arah ke Pandegiling.

Kendaraan akan diarahkan ke Gubeng dan Ngagel. Sementara kendaraan di arah Ngagel menuju Dinoyo diarahkan ke Jalan Gubeng.

“Jalan akan kami lakukan pengalihan sejak simpang empat dari arah Kertajaya ke Pasar Keputran. Kendaraan dari arah Ngagel menuju Dinoyo akan kami aliran juga menuju Jalan Gubeng. Kami meminta maaf apabila selama upacara Hari Juang Polri mengganggu perjalanan masyarakat Surabaya,” kata dia.

Pasca Upacara HUT RI-79, Unit Polsatwa Dit Samapta Polda Kaltim Ikuti Apel Konsilidasi Bersama Paspampres

0

Tribratanews.kaltim.polri.go.id
BALIKPAPAN — Pasca pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI ke-79, Unit Polisi Satwa Direktorat Samapta Polda Kaltim yang tergabung dalam Bantuan Kendali Operasi (BKO) Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), turut mengikuti apel konsolidasi di Posko Paspampres, Ibu Kota Nusantara, Minggu (18/8/2024).

Apel konsolidasi yang dipimpin langsung oleh Asisten Operasi Danpaspampres Kolonel Infanteri Farid Yudho Dwi Leksono tersebut digelar sebagai bentuk evaluasi dan penghargaan atas keberhasilan pengamanan rangkaian upacara HUT RI.

Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Farid menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang telah bertugas di lapangan, termasuk Unit Polsatwa Dit Samapta Polda Kaltim, atas dedikasi dan profesionalisme mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama upacara berlangsung.

“Terima kasih kepada rekan-rekan yang bertugas, berkat kerja sama yang baik, pelaksanaan upacara HUT RI ke-79 dapat berjalan lancar, aman, dan tanpa gangguan kamtibmas,” ujar Kolonel Farid dalam arahannya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar unit dalam pelaksanaan tugas-tugas pengamanan berskala nasional seperti ini, di mana peran setiap personel, termasuk unit satwa, sangat penting dalam memastikan tidak ada ancaman yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.

Selama upacara HUT RI di Ibu Kota Nusantara, Unit Polsatwa Dit Samapta Polda Kaltim berperan dalam mendukung pengamanan melalui pengawasan dan penanganan potensi ancaman yang melibatkan satwa pelacak, seperti deteksi bahan peledak dan narkotika.

Kehadiran Polsatwa memberikan tambahan lapisan keamanan yang signifikan, mengingat besarnya skala dan sensitivitas acara kenegaraan tersebut.

Kegiatan konsolidasi ini tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi, tetapi juga menjadi momen penting untuk memperkuat soliditas dan kesiapan seluruh elemen pengamanan dalam menghadapi agenda-agenda besar di masa mendatang.

Humas Polda Kaltim

SATGASSUS PENCEGAHAN KORUPSI MABES POLRI TURUN KE SULAWESI MELAKUKAN 2 KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI

0

Anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Yudi Purnomo Harahap menyampaikan kepada media bahwa
Upaya pencegahan Tindak Pidana Korupsi pada proyek-proyek pemerintah terus dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kali ini Satgassus Pencegahan Korupsi Polri bergerak di Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Dalam rangka kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) proyek peningkatan dan pemeliharaan jaringan Irigasi Tersier yang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022-2024. Serta Proyek Pembiayaan Pembangunan Infrastuktur Daerah. 2 Kegiatan tersebut dilaksanakan Pada tanggal 12-17 Agustus 2024.

Adapun kegiatan tersebut dipimpin oleh Harun Al Rasyid selalu ketua tim bersama Anggota Andre Dedy Nainggolan, Andi Abdul Rachman Rachim, Panji Prianggoro, Adi Prasetyo, Qurotul Aini Mahmudah dan Darko.

Adapun untuk melakukan pemantauan infrastruktur dilakukan bersama-sama dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (Persero) yang dipimpin oleh Bpk Erdian Dharmaputra (KaDiv Pembiayaan Publik), Joan J. Tampubolon, Febriana Anidya, Nevala Pulungan, Muhammad Akbar, Dwi Nugroho Adi, Ivan Priyakusuma serta dari DJPPR Kementerian Keuangan Bpk. Rijanto Triwahjana R. Melakukan Monev pada proyek-proyek berikut:

1. Proyek Pembangunan RSUD Poso, di Desa Maliwuko Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah dengan nilai Rp. 80 Milyar;
2. Kegiatan Infrastruktur Pembangunan Pasar Rakyat Bontorea, Kec. Palingga, Kab.Gowa dengan nilai Rp 5,6 Milyar;
3. Proyek Pembangunan RS Galesong Kab Takalar dengan nilai Rp. 91,9 Milyar;
4. Proyek pembangunan UMKM Desa Aeng Batu-batu, Kec. Galesong Utara Kab. Takalar dengan nilai lebih dari Rp. 3 Milyar;

Semantara dalam Monev Proyek DAK Irigasi Tersier, Satgassus bersama Direktorat Irigasi Kementerian Pertanian yang dipimpin oleh Bpk Rahmanto, Bpk Tri Hartono, Ibu Wahyuni Setyo Lestari dan Bpk. Arpin melakukan pemantauan pada Proyek DAK Irigasi Tersier berikut:
1. Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) Tanah Dangkal Tinggimae, Barombong, Gowa. Dengan nilai 142.500.000,00,- (T.A. 2022);
2. RJIT Tanabangka, Bajeng Barat, Gowa, dengan nilai anggaran Rp.200.000.000,- (T.A. 2023);
3. Damparit Benteng Somba Opu, Gowa. (T.A. 2024);
4. RJIT Lengkese Mangara Bombang, Takalar, dengan nilai Rp 200.000.000,- (T.A. 2023);
5. Dam parit Lengkese Mangara Bombang, Takalar. Pembangunan dua unit dam parit dengan nilai Rp.240.000.000,- (T.A. 2024);
6. Bonto Kassi, Galesong Selatan, Takalar dengan nilai Rp. 200.000.000,- (T.A. 2023);

Menurut Harun Al Rasyid,
Dari hasil pemantauan Lapangan, untuk proyek pembiayaan Infrastruktur daerah, dapat dikatakan cukup efektif.
• Di RSUD Poso, Satgassus mengadakan pertemuan dengan PPK, Inspektorat, Pelaksana serta Pengawas Proyek. Dari PT SMI menyampaikan bahwa PT. SMI akan melakukan pemasangan CCTV di lokasi proyek dan menugaskan konsultan independen, untuk memonitor secara langsung progres pekerjaan pembangunan RSUD Poso.
• Pasar Bontorea Kab. Gowa, sudah ramai pengunjung pada Pukul 03:00-06:00 pagi. Berbeda dengan Tahun sebelumnya, saat para pedagang belum bersedia untuk pindah lokasi berjualan, dari pinggir jalan ke Pasar tersebut.
• RSUD Galesong yang pada pemantauan Tahun lalu belum dapat beroperasi karena terkendala perijinan, saat ini sudah mulai beroperasi dan bisa melayani kebutuhan pelayanan kesehatan Masyarakat Kabupaten Takalar.
Hanya saja, untuk UMKM Desa Aeng Batu-batu, Kec. Galesong Utara Kab. Takalar, masih terdapat beberapa kendala seperti: Atap bangunan yang hilang, Akses jalan di tutup oleh warga, Pompa air hilang di curi serta toilet yang telah rusak sebelum dipergunakan.

Sedangkan untuk Proyek monev DAK Irigasi, beberapa proyek yang sudah mulai berjalan, diantaranya: Untuk RJIT Tanah Dangkal, terdapat bangunan bak penampungan air dengan panel surya sebagai sumber tenaganya dengan pompa yang dapat bekerja sepanjang hari selama matahari menyinari. Sehingga mampu mengairi areal pertanian seluas lebih dari 3000 meter persegi dan yang terus berproduksi sepanjang tahun. Beberapa Proyek masuk fase pencairan tahap pertama. Namun masih ada beberapa kendala diantaranya:
• Pada proyek Tanabangka, Bajeng Barat Dikarenakan sudah masuk musim kemarau, maka tidak ada air yang mengairi areal pesawahan. Untuk menghadapi kekeringan akibat musim kemarau petani menggunakan pompa irigasi air tanah dangkal hasil swadaya petani. Karakteristik wilayah pertanian gowa yang mengandalkan air hujan sebagai pengairan utama maka dibutuhkan embung atau long storage sebagai penyimpan air dan dapat digunakan pada musim kemarau.
• Pada proyek Damparit Benteng Somba Opu, pembangunan Dam Parit dibatalkan, dikarenakan jaringan irigasi sekunder yang menyalurkan ke jaringan irigasi tersier tidak mengaliri air sepanjang tahun, sehingga pembangunan dam parit tidak dapat dimanfaatkan pada musim kemarau.
• Pada Proyek RJIT Bonto Kassi, Galesong Selatan, Takalar, sawah petani mengalami kekeringan dan hanya mengandalkan irigasi pompa air dangkal hasil swadaya kelompok tani. Hasil penelusuran tim di lapangan, didapatkan informasi bahwa tersumbatnya saluran tersier tersebut akibat adanya timbunan material bekas tambang galian C di Desa Sawakong yang menutup saluran irigasi sekunder, sehingga air dari DI Bisua tidak dapat mengalir ke irigasi tersier. Jalur irigasi sekunder tersebut dijadikan jalan untuk dilalui alat berat penggali tanah. Dan setelah melakukan penggalian tidak dikembalikan/ dibersihkan saluran irigasi yang tertimbun material.

Dalam 2 kegiatan diatas, Satgassus didampingi oleh Jajaran Pemda serta Kontraktor terkait, diantaranya: Untuk RSUD Poso didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Yoppy Soleman, Kepala Inspektorat beserta Jajaran. Pelaksana kegiatan PT. Jaya Semanggi Enjiniring, dan Konsultan perencanaan PT. Pandu Persada. Sedangkan di Kabupaten Gowa, dampingi oleh Bupati Gowa Bpk. Adnan Purichta, Wakil Bupati Gowa Bpk. Abd. Rauf Malaganni, PJ Sekda-Abdul Karim Dania, Inspektorat Daerah Bpk. Andi Azis Peter, Kadis PUPR-Rusdi Alimudin, Kadis Kesehatan-Abdul Haris Usman, serta PPK. Sementara itu, di Kabupaten Takalar, Satgassus didampingi oleh PJ. Bupati Takalar Bpk. Setiawan Aswad, Sekda Kabupaten Takalar Bpk. Muhammad Hasbi, Kadis Pertanian Takalar Bpk. Parawansa, Serta seluruh jajaran Pemda-Pemda terkait.

Kedepan, Satgassus bersama dengan PT. SMI, akan tetap mengawal proyek-proyek Pembiayaan Infrastruktur daerah. Hal ini disampaikan Harun Al Rasyid saat koordinasi di RSUD Poso “Komitmen Satgassus Pencegahan Tipidkor Polri, untuk mengawal dan mensupervisi penyelesaian pekerjaan RSUD Poso. Pemda Poso, penyedia jasa dan konsultan perlu sama-sama menjalankan komitmen penyelesaian RSUD sesuai dengan kesepakatan pinjaman antara pemkab Poso dan PT. SMI,” Harapannya, semoga bantuan-bantuan tersebut dapat dirasakan manfaatnya dengan tepat oleh Masyarakat.

Sementara itu, kegiatan pemantauan DAK irigasi Tersier, merupakan salah satu bentuk representasi dari MOU antara Kapolri dengan Menteri Pertanian. Penugasan dari KAPOLRI Jenderal Listiyo Sigit Prabowo kepada Satgassus untuk terus melakukan pemantauan dan monev atas proyek-proyek yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) agar upaya pencegahan Tipikor dapat dilakukan lebih intensif dan massif agar Ketahanan Pangan bisa dipertahankan bahkan di tingkatkan.

Pertama Kalinya, Polri Akan Gelar Upacara Peringati Hari Juang Polri di Monumen Pejuangan Polri Surabaya

0

Jakarta — Hari Rabu 21 Agustus 2024, akan menjadi hari yang bersejarah bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pasalnya, untuk pertama kali Korps Bhayangkara akan menggelar upacara Hari Juang Polri di depan Monumen Perjuangan Polri, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Ya, 21 Agustus 1945, merupakan hari yang tak terlupakan untuk kepolisian Indonesia. Sejarah mencatat pada saat itu terjadi peristiwa Proklamasi Polisi yang dilakukan Polisi Istimewa (sebelumnya Bernama Tokubetsu Keisatsutai) di Bawah pimpinan Inspektur Polisi Kelas 1 Moehammad Jasin.

Setelah proklamasi kemerdekaan yang dikumandangkan 17 Agustus 1945, Menteri Negeri Otto Iskandar Dinata menetapkan status polisi segera dimasukkan ke dalam kekuasaan Pemerintah Indonesia. Menyikapi hal tersebut, M Jasin sebagai Komandan Polisi Istimewa Surabaya mengadakan rapat bersama anggota lainnya membahas kedudukan polisi pasca proklamasi. Dan kemudian disepakati menyatakan sikap kesetiannya kepada Negara Republik Indonesia dengan menyusun teks Proklamasi Polisi.

Di Bawah kibaran merah putih, sekitar 250 orang anggota Kesatuan Polisi Istimewa berkumpul di halaman Markas Polisi Istimewa di Surabaya. Pada saat itu, M Jasin membacakan teks Proklamasi Polisi. Ini menjadi momentum seluruh polisi di negeri ini Bersatu dengan nama Polisi Republik Indonesia yang terlepas dan diperalat oleh penjajah Jepang pada saat itu.

Seperti apa yang disampaikan oleh Sang Proklamator Ir Soekarno dalam pidato terakhirnya sebagai Presiden di hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1966. Soekarno mengeluarkan semboyan yaitu “JASMERAH” akronim dari “jangan sekali-kali melupakan sejarah”.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan dengan sejarah itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Keputusan Kapolri Nomor:KEP/95/I/2024 tanggal 22 Januari lalu tentang Hari Juang Polri.

“Dan pada 12 Agustus 2024 kemarin, bapak Kapolri mengeluarkan Keputusan Kapolri Nomor: KEP/1325/VII/2024 tentang Tata Cara Upacara Hari Juang Polri,” kata Brigjen Trunoyudo dalam keterangannya, Minggu (18/8/2024).

Trunoyudo melanjutkan, adapun rangkaian acara Hari Juang Polri dengan tema “Dengan Semangat Proklamasi Polisi 1945 Polri Siap Menyongsong Indonesia Emas 2045”, yakni sarasehan dan syukuran di Polda Jatim, Selasa (20/8) besok, pukul 19.15 WIB. Kemudian pada esok harinya dilakukan upacara Hari Juang Polri di Monumen Perjuangan Polri, pukul 08.00 WIB.

“Pada upacara tersebut rencananya bapak Kapolri akan bertindak sebagai Inspektur Upacara,” kata Trunoyudo.

Ia pun menambahkan dengan singkat sejarah peristiwa Proklamasi Polisi Republik Indonesia. Setelah M Jasin membacakan teks Prokalamasi Polisi “OENTOEK BERSATOE DENGAN RAKJAT DALAM PERDJOEANGAN MEMPERTAHANKAN PROKLAMASI 17 AGOESTOES 1945, DENGAN INI MENJATAKAN POLISI SEBAGAI POLISI REPOEBLIK INDONESIA”, yang diikuti oleh anggota, kemudian (M Jasin) memberikan perintah agar melaksanakan pawai siaga dengan menunjukkan kekuatan dan kesiapan tempur yang membuat penjajah Jepang pada saat itu ketar-ketir.