Beranda blog Halaman 168

Trauma Healing Polri, Dukungan Psikologis bagi Anak Korban Banjir Bandang di Padang Pariaman

0
Padang Pariaman — Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan psikologis korban bencana alam, anggota Bidang Psikologi SDM Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Polisi Mengajar dan trauma healing bagi anak-anak korban banjir bandang di Desa Huntara, Kelurahan Pasie Laweh, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (28/12/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengurangi trauma, rasa takut, dan kecemasan yang dialami anak-anak pascabanjir bandang. Dengan pendekatan humanis dan penuh kehangatan, personel Psikologi Polda Sumbar mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif, seperti bermain, belajar bers…
[07:57, 29/12/2025] +62 813-5084-0516: Mohon ijin komandan, senior dan Rekan2, dimohon untuk dapat Diamplifikasi narasi tersebut dan dapat dilaporkan maksimal besok pukul 08.00 WIB, terimakasih 🙏
[07:57, 29/12/2025] +62 813-5084-0516: Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor Bantu Pencarian dan Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Agam
Agam — Dalam rangka pelaksanaan tugas BKO Polda Sumatera Barat, Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor melaksanakan kegiatan pencarian lanjutan terhadap korban bencana banjir yang masih hilang di Desa Kayu Pasak Selatan, Kecamatan Palambayan, Kabupaten Agam, Minggu (28/12/2025).
Selain pencarian korban, tim juga menjalankan sejumlah kegiatan pendukung bencana, seperti pendirian dapur lapangan (Randurlap), pembangunan jembatan darurat, pembukaan akses jalan, serta penyisiran lokasi terdampak banjir. Seluruh operasi dilakukan secara terkoordinasi dengan pembagian tugas yang jelas pada titik-titik yang telah ditentukan sebelumnya.
Seluruh rangkaian kegiatan pencarian dan evakuasi didukung dengan kelengkapan peralatan SAR yang memadai, guna memastikan proses penanganan pascabencana berjalan maksimal.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menegaskan bahwa operasi ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan bantuan cepat dan menyeluruh kepada masyarakat terdampak bencana.
“Polri, melalui Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor yang didukung Polda Sumatera Barat, terus melakukan pencarian korban serta berbagai kegiatan pendukung bagi warga terdampak banjir. Kami memastikan seluruh upaya dilakukan dengan profesional dan terkoordinasi agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas dengan aman,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.
Ia menambahkan, kehadiran tim SAR tidak hanya fokus pada pencarian korban, tetapi juga membantu pemulihan infrastruktur darurat dan membuka akses vital di wilayah terdampak, sehingga proses penanganan bencana menjadi lebih cepat dan efektif.
Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan keselamatan korban, serta membantu pemulihan wilayah terdampak bencana alam di Kabupaten Agam.

Trauma Healing Polri, Dukungan Psikologis bagi Anak Korban Banjir Bandang di Padang Pariaman

0
Padang Pariaman — Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan psikologis korban bencana alam, anggota Bidang Psikologi SDM Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Polisi Mengajar dan trauma healing bagi anak-anak korban banjir bandang di Desa Huntara, Kelurahan Pasie Laweh, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (28/12/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengurangi trauma, rasa takut, dan kecemasan yang dialami anak-anak pascabanjir bandang. Dengan pendekatan humanis dan penuh kehangatan, personel Psikologi Polda Sumbar mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif, seperti bermain, belajar bersama, bernyanyi, serta permainan kelompok yang dirancang untuk memulihkan kondisi mental dan emosional mereka.
Suasana ceria terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak yang sebelumnya tampak pendiam dan cemas mulai berani tersenyum, tertawa, dan berinteraksi aktif dengan para petugas. Metode sederhana namun tepat sasaran ini diharapkan mampu membantu anak-anak kembali merasa aman dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, mengatakan bahwa pendampingan psikologis bagi anak-anak korban bencana merupakan bagian penting dari penanganan pascabencana yang dilakukan Polri.
“Polri tidak hanya hadir dalam penanganan fisik dan medis pascabencana, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap pemulihan psikologis, khususnya bagi anak-anak sebagai kelompok rentan. Melalui kegiatan trauma healing ini, kami berharap anak-anak dapat kembali pulih secara mental dan emosional,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.
Ia menambahkan, kegiatan Polisi Mengajar dan trauma healing tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan secara menyeluruh kepada masyarakat terdampak bencana alam.
Kehadiran personel Psikologi Polda Sumatera Barat di tengah anak-anak korban banjir bandang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Orang tua berharap kegiatan pendampingan psikologis seperti ini dapat terus dilakukan guna mendukung proses pemulihan anak-anak secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan jangka panjang pascabencana alam di wilayah Sumatera Barat.

Wujud Kepedulian Polri, Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Korban Banjir Bandang Padang Pariaman

0
Padang Pariaman — Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan bakti kesehatan bagi korban banjir bandang di Desa Huntara, Kelurahan Pasie Laweh, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (28/12/2025).
Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang mengalami berbagai gangguan kesehatan pascabencana. Dalam pelaksanaannya, personel Biddokkes Polda Sumbar memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada warga, mulai dari pemeriksaan kondisi kesehatan umum hingga penanganan keluhan medis yang dialami masyarakat.
Selain pelayanan pemeriksaan kesehatan, Biddokkes Polda Sumatera Barat juga menyalurkan obat-obatan kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut ditujukan untuk mengatasi berbagai penyakit yang kerap muncul pascabanjir bandang, seperti penyakit kulit, gangguan pernapasan, serta keluhan kesehatan lainnya.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, mengatakan kegiatan bakti kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Polri melalui Biddokkes Polda Sumatera Barat hadir untuk memastikan masyarakat terdampak banjir bandang mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab Polri dalam membantu pemulihan kondisi kesehatan warga pascabencana,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.
Ia menambahkan, kehadiran personel kesehatan Polri di lokasi bencana diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mencegah munculnya penyakit yang lebih serius akibat dampak banjir.
Kehadiran tim Biddokkes Polda Sumbar di tengah masyarakat disambut positif oleh warga setempat. Masyarakat mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan gratis tersebut, terutama di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan pascabencana.
Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polri menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan dan bantuan kemanusiaan, khususnya dalam mendukung pemulihan kesehatan korban bencana alam di wilayah Sumatera Barat.

Inovasi Polres Padang Pariaman, “SPKT Raun” Hadirkan Layanan Kepolisian Keliling Hingga Teras Rumah Warga

0
Polres Padang Pariaman meluncurkan inovasi pelayanan publik bertajuk “SPKT Raun”, berupa mobil layanan kepolisian keliling yang berfungsi sebagai kantor polisi berjalan. Program ini dihadirkan untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya warga di nagari-nagari terpencil yang selama ini mengalami kendala jarak dan akses menuju kantor polres.
Inovasi SPKT Raun beroperasi dari Markas Polres Padang Pariaman di Parit Malintang dan berkeliling ke berbagai nagari, bahkan langsung menyambangi teras rumah warga dengan sistem door to door. Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengakses berbagai pelayanan kepolisian tanpa harus datang ke kantor polisi.
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa SPKT Raun merupakan bentuk nyata transformasi pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Polri harus hadir di tengah masyarakat, bukan menunggu masyarakat datang ke kantor. Inovasi SPKT Raun ini adalah wujud pelayanan yang adaptif, cepat, dan humanis, sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara sampai ke rumah mereka,” ujar Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo.
Melalui SPKT Raun, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan utama, antara lain pembuatan laporan kehilangan, laporan pengaduan masyarakat, Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), permohonan izin keramaian, hingga pengajuan pengawalan. Untuk laporan yang memerlukan tindak lanjut lebih lanjut, petugas akan langsung mengantarkan warga ke Polsek terdekat.
Untuk mempermudah akses masyarakat, operator SPKT Raun siaga selama 24 jam dan dapat dihubungi melalui berbagai kanal, seperti media sosial resmi Polres Padang Pariaman, contact person, Call Center 110, serta layanan WhatsApp “Lapor Pak Faisol”. Sejak diluncurkan, program ini telah menangani ratusan laporan kehilangan dokumen penting, mulai dari KTP, Kartu Keluarga, buku nikah, hingga ijazah.
Wakapolri menegaskan bahwa inovasi pelayanan seperti SPKT Raun sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam memberikan pelayanan publik yang mudah diakses, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Pelayanan kepolisian harus terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat. SPKT Raun menjadi contoh bagaimana Polri hadir lebih dekat, lebih cepat, dan lebih bermanfaat bagi warga,” pungkas Wakapolri.
Kehadiran SPKT Raun pun mendapat sambutan positif dari masyarakat Padang Pariaman, karena membuat layanan kepolisian semakin mudah dijangkau dan tidak lagi terbatas di balik pagar kantor polres.

Wakapolri Tinjau Dapur Umum Bhayangkari dan Resmikan Sumur Bor di Huntara Asam Pulau

0
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo melakukan kunjungan kerja ke lokasi hunian sementara (huntara) korban bencana banjir dan tanah longsor di Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri meninjau langsung operasional dapur umum yang dikelola oleh Bhayangkari. Dapur umum ini secara rutin menyediakan makanan siap saji, termasuk menu rendang, bagi warga yang masih mengungsi di huntara sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar pascabencana. Selain dapur umum, kendaraan dapur lapangan (Randurlap) Polri juga telah tergelar dan siap mendukung kebutuhan konsumsi bagi masyarakat terdampak.
“Dapur umum Bhayangkari dan Randurlap ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri dan keluarga besar Bhayangkari untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ujar Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo.
Selain meninjau dapur umum dan Randurlap, Wakapolri juga melihat langsung kondisi fasilitas hunian sementara serta berinteraksi dengan warga terdampak bencana. Pada kesempatan tersebut, Wakapolri meresmikan sumur bor yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi penghuni huntara dan masyarakat sekitar.
Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, Wakapolri menekan tombol sebagai tanda dimulainya pemanfaatan sumur bor tersebut.
“Peresmian sumur bor untuk huntara di Asam Pulau, Kayu Tanam, semoga berkah dan insyaallah bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” kata Wakapolri.
Ia menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang menjadi prioritas Polri dalam mendukung pemulihan pascabencana, terutama bagi masyarakat yang tinggal di hunian sementara.
“Air bersih adalah kebutuhan utama. Karena itu, Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait terus berupaya memastikan masyarakat di huntara memiliki akses air bersih yang layak dan berkelanjutan,” jelasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya Polri dalam mendukung pemulihan pascabencana di Kabupaten Padang Pariaman, yang sebelumnya juga telah menerima bantuan logistik, layanan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur darurat.
Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran Wakapolri, operasional dapur umum dan Randurlap, serta peresmian sumur bor tersebut. Mereka berharap dukungan yang diberikan dapat meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan kehidupan sehari-hari pascabencana.

Peduli Pascabencana, Polres Bener Meriah Gotong Royong Bersihkan Dayah Terpadu Bustanul Ulum

0
Redelong – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir dan longsor terus ditunjukkan oleh Polres Bener Meriah. Pada Sabtu (27/12/2025), personel Polres Bener Meriah turun langsung ke Dayah Terpadu Bustanul Ulum yang berada di Desa Gelampang Wih Tenan Uken, Kecamatan Permata, untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial bersama warga setempat.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Bener Meriah bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan lumpur yang menutupi halaman dan ruang belajar, serta mengangkat sampah dan sisa material longsor akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut.
Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran Polri merupakan bentuk empati dan komitmen untuk membantu percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah.
“Kami hadir untuk bergandengan tangan dengan masyarakat, membantu memulihkan fasilitas yang terdampak agar aktivitas sosial dan pendidikan dapat kembali berjalan,” tutur Kapolres.
Ia menambahkan, Polres Bener Meriah secara berkelanjutan melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan memprioritaskan fasilitas umum yang memiliki peran penting bagi masyarakat.
“Kami menyasar lokasi-lokasi vital seperti tempat ibadah, lembaga pendidikan, dan fasilitas kesehatan agar dapat segera difungsikan kembali,” jelasnya.
Sementara itu, pimpinan Dayah Terpadu Bustanul Ulum menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polres Bener Meriah atas kepedulian dan bantuan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan Polres Bener Meriah. Semoga dengan pembersihan ini, kegiatan belajar mengajar di dayah dapat kembali berjalan normal,” ungkapnya.