Beranda blog Halaman 47

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, Kecamatan Marangkayu Fokus Tekan Stunting dan Tingkatkan Layanan Kesehatan

0

Bontang – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat terus diperkuat melalui forum koordinasi lintas sektor yang digelar di BPU Kecamatan Marangkayu, Desa Sebuntal, Kamis (9/4/2026). Kegiatan yang diinisiasi Puskesmas Marangkayu ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah berbagai pihak dalam menjawab tantangan kesehatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Marangkayu AR Ambo Dalle, Kapolsek Marangkayu AKP Ali Mustofa, unsur TNI, jajaran puskesmas, pemerintah desa, hingga kader posyandu dan tokoh masyarakat. Forum ini menekankan pentingnya kolaborasi dalam menangani berbagai persoalan kesehatan yang masih menjadi perhatian bersama. Dalam pemaparan dari pihak puskesmas, sejumlah isu strategis menjadi fokus utama, di antaranya penurunan angka stunting, peningkatan cakupan imunisasi, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, serta penguatan perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.
Selain itu, evaluasi terhadap capaian program kesehatan juga dilakukan guna merumuskan langkah konkret ke depan.

Camat Marangkayu AR Ambo Dalle menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan di wilayahnya.

> “Forum ini bukan sekadar pertemuan, tetapi wadah untuk memperkuat koordinasi dan menyelesaikan persoalan kesehatan secara bersama. Kami tekankan kepada seluruh jajaran agar lebih serius dalam menekan angka kematian ibu dan bayi, karena hal tersebut menjadi prioritas yang harus ditangani secara nyata di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Marangkayu menyampaikan bahwa Polri siap mendukung setiap program kesehatan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan stabilitas sosial.

> “Kepolisian siap bersinergi dengan seluruh pihak dalam mendukung program kesehatan. Lingkungan yang sehat akan berdampak langsung pada keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga mendukung kegiatan preventif dan kemanusiaan,” ujarnya.

Melalui forum ini, seluruh peserta juga menyepakati pentingnya komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, termasuk dukungan dari pemerintah desa, dunia usaha, serta peran aktif masyarakat. Hasil diskusi diharapkan mampu melahirkan langkah strategis yang terukur dan tepat sasaran.

Humas Polres Bontang

Satlantas Polres Bontang Sosialisasi Mekanisme Penerbitan SIM, Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

0

Bontang – Satlantas Polres Bontang memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang mekanisme penerbitan SIM (Surat Izin Mengemudi) di Kantor Polres Bontang pada Kamis, 9 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang prosedur dan persyaratan yang diperlukan dalam penerbitan SIM.

Dalam sosialisasi tersebut, Satlantas Polres Bontang menjelaskan tentang jenis-jenis SIM, persyaratan yang diperlukan, serta proses penerbitan SIM yang baik dan benar. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa penerbitan SIM tidak hanya sekedar proses administratif, tetapi juga merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan keselamatan berlalu lintas,” ujar Kasatlantas Polres Bontang.

Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan mendapatkan informasi lebih lanjut tentang mekanisme penerbitan SIM. Satlantas Polres Bontang juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya SIM dan keselamatan berlalu lintas. Polres Bontang berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di Kota Bontang. Situasi aman dan giat berjalan lancar.

Pastikan Kualitas Gizi Terpenuhi : Kapolres Bontang Laksanakan Uji rasa dan kualitas menu makanan SPPG Polres Bontang,

0

Bontang – Kapolres Bontang, AKBP Wido Anriano, S.I.K., M.Si, melakukan pengetesan menu makanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Bontang di Jl. MH. Thamrin Rt 05 Kel. Gn. Elai Kec. Bontang Utara pada Kamis, 9 April 2026 pukul 08.30 Wita. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa menu makanan yang disajikan sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan oleh Kepala Badan Gizi Nasional.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasat Intelkam, Kasat Lantas, Kasat Resnarkoba, Kapolsek Bontang Utara, Ketua SPPG, personil Polres dan Polsek Bontang Utara, pengurus Bhayangkari Polres Bontang, dan pengurus SPPG Polres Bontang. Menu makanan yang disajikan terdiri dari nasi goreng, sayur sop, ayam goreng tepung, telur balado, dan sambal goreng tahu.

Kapolres Bontang, AKBP Wido Anriano, S.I.K., M.Si menyatakan bahwa SPPG Polres Bontang telah resmi terdaftar di Portal BGN Pusat dan kesiapan infrastruktur Dapur SPPG Polres Bontang sudah mencapai 100%. SPPG Polres Bontang akan menyalurkan makanan kepada 1.030 siswa di 3 sekolah, yaitu SD 006, SD 002, dan TK Kemala Bhayangkari, pada hari Senin, 13 April 2026.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polres Bontang dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak di Kota Bontang. Situasi aman dan giat berjalan lancar.

Humas Polres Bontang

Polri Dinilai Sukses Kelola Arus Mudik dan Balik Lebaran, Tuai Respons Positif Masyarakat

0

Jakarta – Pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dinilai berjalan lancar. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Polri dalam mengelola lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

Selama periode operasi yang berlangsung selama 13 hari, Polri dinilai mampu hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan yang optimal. Tidak hanya memastikan kelancaran arus lalu lintas, Polri juga dinilai berhasil menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia, Edi Saputra Hasibuan, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Keberhasilan melancarkan arus mudik dan balik Lebaran ini menunjukkan bahwa Polri hadir memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Polri mampu memberikan pelayanan yang nyaman, cepat, dan responsif sehingga masyarakat merasa aman selama perjalanan,” ujar Edi.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri di berbagai titik pengamanan dan pelayanan memberikan dampak signifikan terhadap persepsi publik. Menurutnya, masyarakat merasakan langsung kecepatan respons dan kesiapsiagaan petugas di lapangan.

“Yang dirasakan masyarakat adalah Polri hadir memberikan pelayanan yang cepat dan membuat masyarakat merasa nyaman. Hal ini menjadi indikator penting keberhasilan Operasi Ketupat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edi mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan operasi, Polri juga mendapatkan banyak tanggapan positif dari masyarakat. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

“Dalam 13 hari pelaksanaan Operasi Ketupat, Polri banyak mendapatkan respons positif dari masyarakat. Ini menjadi catatan baik dan harus terus dipertahankan ke depan,” pungkasnya.

Dengan capaian tersebut, Polri diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengamanan momen-momen besar yang melibatkan mobilitas masyarakat secara masif seperti arus mudik dan balik Lebaran.

Perkuat Soliditas, POM TNI dan Propam Polri Gelar Coffee Morning & Halal Bihalal 1447 H

0

Jakarta — Pusat Polisi Militer (POM) TNI bersama POM Angkatan dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri menggelar Coffee Morning & Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H sebagai langkah memperkuat sinergitas dan soliditas antar institusi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi dan koordinasi antara TNI dan Polri di tengah dinamika tugas yang semakin berkembang.

Dalam sambutannya, Danpuspomad menegaskan bahwa kebersamaan yang terjalin selama ini harus terus dijaga dan diperkuat, khususnya dalam membangun komunikasi serta kesamaan langkah dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Sementara itu, Kadivpropam Polri menyampaikan bahwa dinamika geopolitik global dan perkembangan situasi yang cepat menuntut kesiapan seluruh elemen negara untuk selalu adaptif dan responsif.

Menurutnya, TNI dan Polri memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus sebagai pelaksana kebijakan pemerintah.

“Dalam perspektif masyarakat, TNI dan Polri merupakan satu kesatuan yang merepresentasikan negara, sehingga sinergitas yang solid menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara POM TNI dan Propam Polri semakin kuat, tidak hanya dalam hubungan kelembagaan, tetapi juga dalam implementasi di lapangan.

Dengan soliditas yang terus diperkuat, TNI–Polri diharapkan mampu menjaga stabilitas nasional sekaligus menghadirkan rasa aman dan kepercayaan di tengah masyarakat.

Polri Bekali Petugas dengan Buku Saku “0%” sebagai Panduan Sosialisasi Program Pro-Rakyat

0
Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat dukungan terhadap kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto melalui langkah konkret di lapangan, dengan membekali personel menggunakan Buku Saku “0%: Mari Kita Bantu Presiden Prabowo Bantu Saudara-Saudara Kita Keluar Dari Kemiskinan”.
Buku saku ini menjadi panduan utama bagi petugas patroli dan Bhabinkamtibmas, baik dalam bentuk digital maupun cetak, guna memudahkan penyampaian informasi program-program pemerintah sekaligus mendukung fungsi pengawasan agar tepat sasaran.
Pesan Presiden Prabowo yang menjadi semangat gerakan ini menegaskan pentingnya kepedulian sosial:
“Kalau tidak bisa membantu banyak orang, bantulah beberapa orang. Kalau tidak bisa bantu beberapa orang, bantulah satu orang.”
Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan bahwa pembekalan Buku Saku 0% merupakan bagian dari transformasi Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah secara langsung di tengah masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penggerak informasi program pemerintah. Dengan Buku Saku 0% yang dibekalkan secara digital maupun cetak, anggota di lapangan mampu menjelaskan secara utuh sekaligus melakukan pengawasan agar program berjalan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Wakapolri dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, 8 April 2026.
Buku Saku 0% disusun secara sistematis dan terbagi dalam tiga kelompok program utama, yaitu:
I. Program 0% Kemiskinan
Program yang difokuskan untuk percepatan pengentasan kemiskinan, meliputi:
•Sekolah Rakyat (SR)
•Program Keluarga Harapan (PKH)
•Bantuan Sosial Sembako
•Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah
•Program Indonesia Pintar (PIP)
•Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lansia keluarga tunggal dan penyandang disabilitas
•Bantuan Sosial Asistensi Rehabilitasi Sosial (Bansos Atensi)
•Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
•Dukungan Generasi Melek Teknologi (Gen-Matic)
•Asistensi Rehabilitasi Sosial Anak Yatim-Piatu (Atensi YAPI)
•Rumah Sejahtera Terpadu (RST)
•Subsidi LPG
•Subsidi & Kompensasi Listrik
•Kompensasi Pertalite
•Subsidi dan Kompensasi Solar
•Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)
•Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)
II. Program Universal
Program yang menyasar seluruh lapisan masyarakat:
•Makan Bergizi Gratis (MBG)
•Cek Kesehatan Gratis (CKG)
III. Program Afirmatif
Program yang memberikan dukungan khusus untuk peningkatan kapasitas dan kesempatan masyarakat:
•Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi (MagangHub)
•Sekolah Unggul Garuda
•Beasiswa LPDP
•Beasiswa S1 Garuda (Kemendiktisaintek)
•Beasiswa Sekolah Taruna Nusantara
•Beasiswa S1 Universitas Pertahanan (UNHAN)
•Subsidi Pupuk
•Subsidi Bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR)
•Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI)
Selain itu, buku saku ini juga dilengkapi dengan penjelasan mengenai maksud program, sasaran penerima, besaran manfaat, serta tata cara pendaftaran, sehingga memudahkan petugas dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Dengan pembekalan ini, Polri optimistis seluruh personel di lapangan dapat menjadi ujung tombak penyampaian informasi program pemerintah, sekaligus memastikan setiap bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak secara tepat sasaran