Beranda blog Halaman 49

NCB Interpol Polri Tangkap Buronan Narkotika “The Doctor” di Malaysia, Segera Dipulangkan ke Indonesia

0

Jakarta – Tim Set NCB Interpol Divhubinter Polri berhasil menangkap buronan kasus tindak pidana narkotika berinisial AFT di wilayah Penang, Malaysia, pada Minggu (5/4/2026) pukul 13.44 waktu setempat. Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama intensif antara Polri dan Special Branch Polis Diraja Malaysia (PDRM).

AFT yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri diketahui melarikan diri ke Malaysia setelah terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas negara. Ia sempat lolos dari upaya penangkapan di Kuala Lumpur sebelum akhirnya berhasil diamankan di Penang.

Ses NCB Interpol Divhubinter Polri, Untung Widyatmoko, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil koordinasi dan kerja sama internasional yang berjalan efektif antara aparat penegak hukum kedua negara.

“Penangkapan terhadap DPO berinisial AFT merupakan hasil kerja sama yang solid antara NCB Interpol Polri dengan Special Branch PDRM. Kami telah melakukan pemantauan dan operasi pencarian sejak awal Maret 2026 hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan di Penang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkomitmen untuk memburu para pelaku kejahatan lintas negara, khususnya yang melarikan diri ke luar negeri, melalui jalur kerja sama internasional.

Kasus ini merupakan pengembangan dari penyidikan jaringan narkotika yang sebelumnya menjerat sejumlah tersangka, termasuk E alias Koko E. Dalam penyidikan, AFT yang dikenal dengan julukan “The Doctor” diduga berperan sebagai distributor utama yang memasok berbagai jenis narkotika ke Indonesia.

Dari hasil pendalaman, AFT diketahui memasok narkotika jenis sabu, serta cartridge vape yang mengandung zat etomidate dengan berbagai merek. Modus operandi yang digunakan antara lain melalui jalur darat, laut, dan pengiriman kargo, termasuk menyembunyikan sabu di dalam boneka yang dikemas dalam kotak kado.

Saat ini, proses pemulangan tersangka ke Indonesia tengah dipersiapkan. Rencananya, AFT akan dipulangkan pada Senin (6/4/2026) pukul 10.00 waktu setempat dari Penang, Malaysia.

“Setelah proses administrasi selesai, yang bersangkutan akan segera dipulangkan ke Indonesia untuk menjalani proses hukum lebih lanjut oleh penyidik Dittipid Narkoba Bareskrim Polri,” tutup Untung.

AFT dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, di antaranya Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), serta Pasal 132 ayat (1), terkait peredaran, kepemilikan, dan keterlibatan dalam jaringan sindikat narkotika.

Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

0

Jakarta – Polri menegaskan komitmen pelaksanaan rekrutmen Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta memastikan seleksi hanya melalui satu jalur reguler. Penegasan ini disampaikan dalam Press Release Penerimaan Taruna/i Akpol TA 2026 di Mabes Polri, Senin (6/4).

Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol. Anwar menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara konsisten berlandaskan prinsip BETAH yang telah diatur dalam regulasi dan keputusan penyelenggaraan rekrutmen Polri.

“Seleksi penerimaan Taruna-Taruni Akpol 2026 menggunakan prinsip BETAH. Artinya proses dilakukan objektif, jujur, terbuka, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, transparansi menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri.
“Setiap tahapan seleksi terbuka dan diawasi internal maupun eksternal. Kami ingin memastikan seluruh proses dapat dilihat, diawasi, dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan kembali bahwa rekrutmen Taruna Akpol tahun ini hanya menggunakan satu jalur tanpa adanya kuota khusus maupun jalur tambahan.
“Penerimaan Taruna-Taruni Akpol 2026 hanya melalui jalur reguler. Tidak ada jalur khusus atau titipan. Siapa yang memiliki nilai terbaik sesuai hasil seleksi, itulah yang akan lulus,” tegasnya.

Hingga saat ini, data sementara menunjukkan animo masyarakat yang tinggi terhadap rekrutmen Taruna Akpol. Tercatat 7.988 orang mendaftar, dengan 5.432 peserta telah terverifikasi dan 2.556 masih dalam proses verifikasi.

Menurutnya, rekrutmen ini merupakan investasi strategis Polri dalam menyiapkan pimpinan masa depan.
“Taruna Akpol dipersiapkan menjadi calon pemimpin Polri ke depan yang adaptif, komunikatif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan tugas di masa mendatang,” jelasnya.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menambahkan bahwa penguatan pengawasan publik menjadi bagian penting dalam menjaga integritas proses seleksi.
“Kanal pengaduan melalui hotline dan QR Code akan terus disosialisasikan agar masyarakat mudah mengakses dan berperan aktif dalam pengawasan,” ungkapnya.

Kadiv Humas Polri juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses rekrutmen tetap bersih dan transparan.
“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan proses rekrutmen berjalan sesuai prinsip BETAH,” tambahnya.

Polri berharap seluruh rangkaian seleksi Taruna-Taruni Akpol 2026 berjalan lancar, transparan, dan mampu menghasilkan calon perwira terbaik sebagai investasi SDM jangka panjang bagi institusi.

Satlantas Polres Bontang Berikan Sosialisasi Penerbitan SIM yang Mudah dan Transparan

0

 

Bontang – Satlantas Polres Bontang kembali memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang mekanisme penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kantor Polres Bontang pada Selasa, 7 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan yang jelas dan akurat kepada masyarakat tentang proses penerbitan SIM, sehingga masyarakat dapat memahami dan mengikuti prosedur yang benar.

Dalam sosialisasi ini, Satlantas Polres Bontang menjelaskan bahwa proses penerbitan SIM dapat dilakukan secara online maupun offline. Masyarakat dapat mengakses website resmi Polres Bontang untuk melakukan pendaftaran dan melakukan proses lainnya secara online. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan proses penerbitan SIM secara offline di Kantor Satlantas Polres Bontang.

Satlantas Polres Bontang juga menjelaskan bahwa untuk melakukan penerbitan SIM, masyarakat harus memenuhi beberapa persyaratan, antara lain memiliki identitas diri yang sah, memiliki kesehatan yang memadai, dan lulus ujian teori dan praktek mengemudi. Selain itu, masyarakat juga harus membayar biaya penerbitan SIM sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami mekanisme penerbitan SIM dengan baik dan dapat melakukan prosesnya secara lancar dan efisien. Satlantas Polres Bontang juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan menjaga keselamatan di jalan raya. Situasi aman dan giat berjalan lancar.

Sosialisasi KUHP Baru di Kelurahan Belimbing, Perkuat Pemahaman Hukum Masyarakat

0

 

Bontang — Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap regulasi hukum terbaru, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru pada Senin, 07 April 2025 pukul 08.00 Wita.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kelurahan Belimbing RT 10, Jalan Abdul Rauf, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang, dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan serta aparat keamanan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Belimbing Dwi Andriyani, S.ST., M.M., Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Bontang Ipda Asyril Riva’i, S.Tr.K., Banit Tipikor Sat Reskrim Polres Bontang Briptu Bayu, Kasi Trantib Kelurahan Belimbing Muh Yahya, S.H., Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing Brigpol Ilham K., Babinsa Kelurahan Belimbing Serka Aris Defianto, para Ketua RT, serta mitra Kelurahan Belimbing.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai perubahan dan pembaruan yang terdapat dalam KUHP yang baru, termasuk poin-poin penting yang perlu diketahui oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Bontang menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya mengetahui, tetapi juga memahami substansi hukum yang berlaku sehingga dapat menghindari pelanggaran hukum serta turut menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan warga dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
HUMAS POLRES BONTANG

Pastikan wilayah binaan aman : Polr ajak Tukan Ojek pangkalan Jaga Keamanan Bersama

0

Bontang – Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan, Aiptu Bambang Sumantri, S.H., dari Polsek Bontang Utara, Kesatuan Polres Bontang, melaksanakan sambang kunjung dengan warga di Jl. Slamet Riyadi RT 19 Kel. Loktuan Kec. Bontang Utara Kota Bontang pada Senin, 6 April 2026 pukul 12.00 Wita. Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Bambang Sumantri bertemu dengan Bpk Jef, Bpk Awi, Daeng Ngalle, dan Bpk Fajar.

Aiptu Bambang Sumantri menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang sangat penting, antara lain mensosialisasikan Hot Line Kapolres Bontang dengan No HP 0822 5252 8823 (via WA & SMS) bagi masyarakat yang ingin menyampaikan saran, kritik, dan keluhan masyarakat secara cepat dan akan segera ditindaklanjuti. Ia juga mengajak warga untuk tetap bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kel. Loktuan agar tetap aman dan kondusif.

Aiptu Bambang Sumantri menekankan pentingnya kerjasama antara warga dan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Ia juga mengimbau warga untuk selalu waspada dan melaporkan ke Bhabinkamtibmas/Polsek Bontang Utara jika ada hal yang menonjol atau mencurigakan.

Warga yang hadir dalam kegiatan sambang kunjung ini mengapresiasi upaya Bhabinkamtibmas Loktuan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah mereka. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan dan ketertiban

Humas Polres Bontang

751 Atlet Bertanding, Bripda Petra Polri Raih Emas: Dari Perawatan K9 Alma hingga Juara Nasional KASAL Cup V 2026

0

Jakarta – Di tengah ketatnya persaingan 751 atlet dari 82 kontingen TNI, Polri, dan umum dalam ajang KASAL Cup V 2026, seorang anggota Polri berhasil mencuri perhatian dengan meraih medali emas. Ia adalah Bripda Petra Julio Alexandro Sihombing, personel Subdit Cakal Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri.

Kejuaraan Nasional karate bergengsi tersebut dibuka langsung oleh Laksamana Madya TNI Edwin, S.H., M.Han Secara Langsung Membuka kejuaraan KASAL CUP V Tahun 2026. Dalam Rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 POMAL. Kejuaraan tersebut dilaksanakan pada 4–5 April 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Di balik keberhasilan meraih medali emas kelas Kumite Perorangan TNI/Polri -60 Kg Putra, terdapat keseharian yang penuh disiplin dan tanggung jawab. Bripda Petra bukan hanya seorang atlet, tetapi juga handler K9 “Alma”, satwa Polri yang memiliki kemampuan deteksi bahan peledak (handak).

Setiap hari, Bripda Petra memulai tugas dengan memastikan kondisi kesehatan Alma, memberikan pakan, menjaga kebersihan kandang, serta melaksanakan latihan rutin untuk mempertajam kemampuan deteksi. Dalam pelaksanaan tugas operasional, ia memastikan Alma selalu dalam kondisi siap digunakan untuk mendukung pengamanan maupun penanganan situasi berisiko tinggi.

Ikatan antara handler dan satwa menjadi fondasi utama keberhasilan. Ketelitian, kesabaran, serta konsistensi latihan menjadikan Alma sebagai K9 yang andal, sekaligus mencerminkan kualitas sumber daya manusia Polri yang profesional dan presisi.

Selain Bripda Petra, prestasi juga diraih oleh rekan satuannya, Bripda Salma Aulia, yang berhasil meraih medali perunggu pada kelas Kumite Perorangan TNI/Polri -68 Kg Putri.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa personel Polri mampu menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas operasional dan pengembangan kapasitas diri. Disiplin yang dibangun dalam keseharian menjadi modal utama dalam meraih prestasi di berbagai bidang.

Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Drs. Mulya Hasudungan Ritonga, M.Si. menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Polri melalui fungsi Korsabhara akan terus berkomitmen dalam membangun sumber daya manusia unggul serta kesiapsiagaan operasional, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kakorsabhara dalam keterangannya.

“Yang satu mahir deteksi bom, yang satu jago karate,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan sosok personel Polri yang tidak hanya unggul dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga berprestasi sebagai individu.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di lingkungan Korsabhara Baharkam Polri berjalan selaras antara peningkatan kemampuan operasional dan pengembangan potensi personel. Polri akan terus mendorong lahirnya anggota yang tangguh, berprestasi, serta siap memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.