Beranda blog Halaman 52

Dorong Ekonomi Pesisir, Kapolda Riau Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting

0

Kepulauan Meranti-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyerahkan 20 unit mesin ketinting kepada nelayan Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (31/3/2026), sebagai langkah konkret mendorong produktivitas nelayan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.

Bantuan yang diserahkan di Aula Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti tersebut terdiri dari 10 unit mesin merek Motoya dan 10 unit Pro-Quip, yang diberikan kepada 20 nelayan sebagai penguat produktivitas sekaligus penggerak ekonomi pesisir.

Kapolda menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari peran Polri yang tidak berhenti pada fungsi keamanan, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat secara langsung.

“Kami menyadari bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat. Karena itu, kami harus mampu memberikan kontribusi nyata dalam membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat,” katanya.

Ia menekankan bahwa masyarakat pesisir memiliki potensi besar yang selama ini perlu didorong dengan dukungan sarana dan akses yang memadai.

“Bantuan ini diharapkan menjadi pengungkit produktivitas nelayan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Kita ingin masyarakat terus bergerak maju, mandiri, dan mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada,” ujar lulusan Akpol 1996 itu.

Dalam pandangannya, pembangunan yang kuat tidak hanya bertumpu pada program, tetapi juga pada semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dengan kebersamaan dan semangat human solidarity, kita bisa membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun kesejahteraan sosial,” tambahnya.

Sebagai bagian dari pendekatan pembangunan berkelanjutan yang terus didorong Polda Riau melalui konsep Green Policing, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penanaman delapan bibit pohon jenis jambu madu dan mangga secara simbolis, sebagai pengingat bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Sementara itu, Camat Rangsang Barat, Jefri, menyampaikan apresiasi atas langkah konkret yang dilakukan Kapolda Riau dan jajaran.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Kapolda Riau beserta rombongan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi nelayan kami karena dapat meningkatkan aktivitas dan produktivitas mereka, yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat rasa kehadiran negara di tengah masyarakat pesisir.

Senada dengan Camat Jefri, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menilai kegiatan tersebut sebagai langkah strategis yang berdampak langsung dan berkelanjutan.

Menurut Kapolres, bantuan ini tepat sasaran dan berpotensi meningkatkan produktivitas nelayan serta memperkuat ekonomi lokal.

“Kehadiran Bapak Kapolda juga memberikan dampak positif terhadap kepercayaan masyarakat kepada Polri, yang terlihat dari antusiasme masyarakat serta situasi kegiatan yang berlangsung aman dan kondusif,” kata Aldi.

Ia menambahkan, sinergi yang terbangun antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur Forkopimda menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sekaligus memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Pantau Perkembangan Jagung Program Pertanian Industri di KTH Graha Mandala Lestari : Polri dukung ketahanan pangan

0

Bontang, Rabu 01 April 2026 pukul 09.00 WITA, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontang Lestari Bripka Syamsiar Fadly melaksanakan kegiatan monitoring perkembangan tanaman jagung pada Program Pertanian Industri Tanaman Jagung di Kebun Kelompok Tani Hutan Graha Mandala Lestari yang berada di Jalan Soekarno Hatta RT 02 Kelurahan Bontang Lestari Kecamatan Bontang Selatan. Kegiatan dilakukan dengan peninjauan langsung di lapangan serta berdialog bersama Bapak Nasir selaku pengurus pertanian jagung KTH GML untuk memastikan kondisi tanaman dan kebutuhan di lapangan.

Dari hasil monitoring diketahui terdapat tiga lokasi penanaman dengan total lahan yang telah diprogress seluas kurang lebih tiga setengah hektare. Pada lokasi pertama seluas kurang lebih dua hektare, usia tanam sudah mencapai sekitar dua belas minggu atau dua bulan dengan tinggi tanaman berkisar antara sembilan puluh hingga seratus tujuh puluh sentimeter, rata-rata tanaman telah mengeluarkan bunga dan membentuk tongkol, serta diperkirakan dapat dipanen pada awal hingga pertengahan Mei 2026. Lokasi kedua seluas setengah hektare memiliki usia tanam sekitar enam minggu dengan tinggi tanaman rata-rata tujuh puluh hingga seratus sepuluh sentimeter. Sementara lokasi ketiga seluas satu hektare berusia tanam sekitar lima minggu dengan tinggi tanaman rata-rata tiga puluh hingga tujuh puluh sentimeter.

Dalam pelaksanaan di lapangan ditemukan kendala berupa pertumbuhan tanaman yang tidak merata pada lokasi pertama dan adanya area yang bibitnya tidak tumbuh karena berada pada jalur air. Secara umum tanaman menunjukkan progres pertumbuhan yang baik. Bapak Nasir menyampaikan bahwa perhatian khusus pada masa pertumbuhan adalah pemupukan, dengan pupuk yang paling baik digunakan di lokasi tersebut adalah pupuk Urea, dan mengingat terdapat tiga lokasi dengan luasan total kurang lebih tiga setengah hektare diperlukan ketersediaan pupuk yang memadai di kebun untuk tiga kali pemupukan. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bahan laporan dari Kebun Industri Pertanian Jagung KTH Graha Mandala Lestari.

Humas Polres Bontang

Satlantas Polres Bontang Sosialisasikan Mekanisme Penerbitan STNK kepada Masyarakat

0

Bontang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bontang melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang mekanisme penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) pada hari Rabu, 1 April 2026 di Kantor Polres Bontang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan yang jelas dan baik kepada masyarakat tentang proses penerbitan STNK.

Dalam sosialisasi tersebut, Satlantas Polres Bontang menjelaskan tentang persyaratan, prosedur, dan biaya yang diperlukan untuk mendapatkan STNK. Mereka juga menjawab pertanyaan dan memberikan klarifikasi kepada masyarakat yang hadir.

STNK adalah bukti registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor yang dikeluarkan oleh Polri. Untuk mendapatkan STNK, masyarakat harus memenuhi persyaratan seperti memiliki BPKB, membayar pajak kendaraan, dan lain-lain.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki STNK yang sah dan mematuhi aturan lalu lintas. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan berkendara di jalan raya.

Satlantas Polres Bontang berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang melihat kebutuhan dan keluhan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan lalu lintas.

Untuk informasi lebih lanjut tentang mekanisme penerbitan STNK, masyarakat dapat menghubungi Satlantas Polres Bontang atau mengunjungi kantor Samsat terdekat.

Perjalanan Global Buku MBG Polri Perkuat Gastrodiplomasi Indonesia

0
Jakarta — Perjalanan internasional buku Rasa Bhayangkara Nusantara atau Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program terus menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah menjangkau Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan Jepang, kini buku tersebut resmi hadir di Korea Selatan sebagai bagian dari ekspansi diplomasi budaya Indonesia di kawasan Asia.
Kehadiran buku ini di Korea Selatan merupakan kelanjutan dari rangkaian perjalanan global yang sebelumnya dibawa oleh Dirgayuza Setiawan, B.Med.Sc., M.Sc., Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan berkolaborasi dengan Wakapolri Dedi Prasetyo, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. ke berbagai penjuru dunia dalam setiap lawatan internasionalnya, termasuk London, forum World Economic Forum di Davos, Washington D.C., hingga Jeddah, serta penguatan diplomasi di Kedutaan Besar Jepang. Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menekankan bahwa perjalanan global buku ini merupakan bagian dari strategi besar diplomasi Indonesia.
“Perjalanan Rasa Bhayangkara Nusantara dari Eropa, Amerika, Timur Tengah, Jepang hingga Korea Selatan menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan pendekatan baru dalam diplomasi—melalui gastrodiplomasi yang menggabungkan kebijakan, budaya, dan nilai kemanusiaan. Buku ini kami tulis bersama sebagai kontribusi nyata untuk memperkuat posisi Indonesia di mata dunia,” tegas Wakapolri.
Perkembangan terbaru ini dilanjutkan oleh Dirgayuza Setiawan yang membawa semangat gastrodiplomasi Indonesia ke Korea Selatan melalui pemberian buku terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam momentum tersebut, Dirgayuza menyampaikan langsung:
“Hari ini saya memberikan buku Taste of Nusantara dan Pangan Biru MBG kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Bapak Cecep. Bapak Cecep merupakan duta besar yang sangat menaruh perhatian terhadap pelaksanaan program MBG, terutama dalam hal apa saja yang dapat kita pelajari dari implementasi MBG di Korea Selatan.”
Buku tersebut diserahkan kepada Cecep Herawan, S.H., M.H., diplomat senior Indonesia yang menjabat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Korea Selatan di Seoul, yang dikenal aktif mendorong penguatan kerja sama Indonesia–Korea Selatan, termasuk dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan kebijakan publik.
Dirgayuza menjelaskan bahwa Korea Selatan telah lebih dahulu menjalankan program serupa dengan skala nasional.
“Setiap tahunnya, Korea Selatan mengalokasikan anggaran sekitar 80 triliun rupiah dan membutuhkan waktu kurang lebih 20 tahun untuk menerapkan MBG secara nasional. Di Korea, MBG telah menjadi bagian dari kultur bangsa, bahkan ditampilkan dalam berbagai acara televisi yang menunjukkan peran dapur sekolah dalam menyediakan makanan bergizi bagi siswa.”
Menurutnya, proses implementasi di Korea membutuhkan waktu panjang karena menggunakan sistem dapur langsung di sekolah, yang pengembangannya dilakukan secara bertahap dan terstruktur.
“Dengan adanya buku ini, kami berharap dapat meningkatkan diplomasi kuliner antara Indonesia dan Korea Selatan, di mana kedua negara sama-sama menjalankan kebijakan MBG nasional bagi seluruh anak sekolah,” tambahnya.
Perjalanan Rasa Bhayangkara Nusantara kini membentuk lintasan diplomasi global yang kuat:
•London – Penguatan diplomasi kultural Indonesia di Eropa
•Davos – Hadir dalam forum World Economic Forum sebagai showcase kebijakan berbasis budaya
•Washington D.C. – Mendukung diplomasi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto
•Jeddah – Memperluas pengaruh di kawasan Timur Tengah
•Kedutaan Besar Jepang – Memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Jepang
•Korea Selatan – Menjadi ruang kolaborasi dan pembelajaran implementasi MBG secara global
Setiap titik perjalanan mempertegas bahwa buku ini bukan sekadar karya kuliner, melainkan instrumen komunikasi kebijakan Indonesia kepada masyarakat dunia.
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara ditulis bersama oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dan Dirgayuza Setiawan.
Dirgayuza menegaskan: “Buku Rasa Bhayangkara Nusantara kami hadirkan sebagai jembatan komunikasi kebijakan Indonesia kepada dunia, agar dapat dipahami melalui bahasa budaya yang universal.”
Gastrodiplomasi sebagai Wajah Baru Indonesia
Rasa Bhayangkara Nusantara memuat 80 menu bergizi dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus merepresentasikan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kebijakan prioritas nasional.
Kini, dari London hingga Seoul, buku ini terus bergerak melintasi batas geografis dan diplomatik, membawa pesan Indonesia kepada dunia: bahwa kebijakan strategis dapat dikomunikasikan melalui budaya, bahwa keamanan dan kemanusiaan berjalan beriringan, serta bahwa gastrodiplomasi menjadi bagian integral dan selaras dengan diplomasi bangsa.
Hal ini sebagai wujud nyata bahwa Polri, bersama pemerintah, tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membawa inovasi, kebijakan, dan identitas bangsa Indonesia ke panggung global.

Satlantas Polres Bontang Sosialisasikan Mekanisme Penerbitan SIM kepada Masyarakat

0

Bontang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bontang melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang mekanisme penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) pada hari Rabu, 1 April 2026 di Kantor Polres Bontang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan yang jelas dan baik kepada masyarakat tentang proses penerbitan SIM.

Dalam sosialisasi tersebut, Satlantas Polres Bontang menjelaskan tentang persyaratan, prosedur, dan biaya yang diperlukan untuk mendapatkan SIM. Mereka juga menjawab pertanyaan dan memberikan klarifikasi kepada masyarakat yang hadir.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki SIM yang sah dan mematuhi aturan lalu lintas. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan berkendara di jalan raya.

Satlantas Polres Bontang berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang baik dan prima kepada masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan lalu lintas.

Satgas Damai Cartenz Gelar Patroli dan Pelayanan Kesehatan di Sinak

0

Puncak, Papua Tengah — Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan patroli dialogis dan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan pada Selasa (31/3/2026) di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak.

Kegiatan berlangsung di GKI Jemaat Thabernakel dan wilayah Bukit Nanas. Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan patroli untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif, tetapi juga memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat setempat.

Kehadiran aparat disambut positif oleh warga yang memanfaatkan layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan kondisi tubuh hingga pemberian obat-obatan dasar. Selain itu, personel juga berinteraksi secara langsung dengan masyarakat guna mempererat hubungan serta membangun rasa aman di tengah lingkungan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Satgas Damai Cartenz dalam menciptakan stabilitas keamanan melalui pendekatan persuasif dan humanis di wilayah operasi.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan patroli yang dibarengi dengan pelayanan kesehatan merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Selain menjaga keamanan, kami juga ingin memastikan masyarakat merasakan langsung kehadiran Polri melalui pelayanan yang menyentuh kebutuhan dasar, seperti kesehatan. Ini adalah bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat,” ujar Kaops. Irjen. Pol. Faizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah Papua.

“Kami tidak hanya fokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan. Dengan patroli dan pelayanan kesehatan ini, kami berharap hubungan antara aparat dan masyarakat semakin kuat,” ungkap Kombes. Pol. Adarma.

Melalui kegiatan ini, Satgas Damai Cartenz berharap dapat terus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah pegunungan Papua Tengah.