Beranda blog Halaman 67

Bareskrim Polri Dalami Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Atlet Panjat Tebing Pelatnas

0

Jakarta, 10 Maret 2026 – Bareskrim Polri tengah mendalami laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang mantan kepala pelatih (head coach) atlet panjat tebing Pelatnas terhadap sejumlah atlet putri. Kasus tersebut dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan Nomor: LP/B/101/III/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 3 Maret 2026.

Direktur Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) Bareskrim Polri Brigjen Pol Nurul Azizah menyampaikan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh pelatih terhadap atlet binaannya.

“Pada hari ini kami menyampaikan perkembangan kasus tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana laporan polisi Nomor LP/B/101/III/2026/SPKT/Bareskrim Polri tanggal 3 Maret 2026, dengan modus diduga menyalahgunakan kewenangan serta memanfaatkan kerentanan atau keadaan atlet putri untuk melakukan perbuatan cabul hingga persetubuhan,” ujar Brigjen Pol Nurul Azizah.

Ia menjelaskan, peristiwa yang dilaporkan diduga terjadi sejak tahun 2021 hingga 2025, terutama di Asrama Atlet Bekasi yang berlokasi di Jalan Harapan Indah Boulevard No.10–12, Medan Satria, Bekasi Utara, serta di beberapa negara saat atlet mengikuti pertandingan internasional.

Laporan tersebut diajukan oleh pelapor berinisial SD selaku penerima kuasa dari para korban yang merupakan atlet putri panjat tebing Pelatnas. Sementara itu, pihak terlapor berinisial HB diketahui merupakan Head Coach atau Kepala Pelatih atlet panjat tebing Pelatnas yang saat ini telah diberhentikan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Brigjen Pol Nurul Azizah menjelaskan bahwa penyidik Dittipid PPA-PPO Bareskrim Polri telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan awal.

“Pada tanggal 6 Maret 2026 penyidik telah melakukan klarifikasi terhadap pelapor SD dan salah satu atlet berinisial PJ. Selain itu, penyidik juga telah mendampingi korban untuk menjalani visum et repertum di RS Polri Kramat Jati,” jelasnya.

Selanjutnya pada 9 Maret 2026, penyidik kembali melakukan klarifikasi terhadap empat atlet lainnya yang berinisial RS, PL, KA, NA, dan AV. Terhadap para atlet tersebut juga telah dibuatkan surat permintaan visum et repertum serta visum psikiatrikum di RS Polri Kramat Jati.

Menurut Nurul Azizah, pendampingan dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) tidak dilakukan karena para korban telah mendapatkan pendampingan psikologis dan hukum dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa dalam perkara ini penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti awal, di antaranya laporan awal dugaan pelecehan seksual dari Federasi Panjat Tebing Indonesia tertanggal 14 Februari 2026, keputusan Pengurus Pusat FPTI tentang pemusatan latihan nasional tahun 2025, serta dokumen identitas dan percakapan WhatsApp antara atlet putri dengan terlapor.

Berdasarkan hasil pendalaman sementara, penyidik menduga terlapor melakukan aksinya dengan memanfaatkan posisinya sebagai kepala pelatih untuk mendekati para atlet.

“Modus operandi yang diduga dilakukan adalah menyalahgunakan kewenangan sebagai Head Coach pelatnas dengan memanfaatkan kerentanan atlet putri, kemudian melakukan perbuatan cabul seperti memeluk, mencium, meraba hingga melakukan masturbasi dan persetubuhan,” ungkapnya.

Saat ini penyidik masih terus melakukan pendalaman dengan melaksanakan visum terhadap para korban, pemeriksaan psikiatrikum, pengecekan tempat kejadian perkara, serta klarifikasi terhadap para saksi dan terlapor.

“Penyidik juga akan mengumpulkan alat bukti lainnya guna membuat terang peristiwa yang dilaporkan,” tambahnya.

Bhabinkamtibmas Bontang Lestari Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Kebun KTH Graha Mandala Lestari

0

Bontang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontang Lestari Polsek Bontang Selatan Polres Bontang Bripka Syamsiar Fadly melaksanakan kegiatan monitoring perkembangan tanaman jagung pada program pertanian industri tanaman jagung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 24 Februari 2026 sekitar pukul 10.30 WITA, bertempat di Kebun Kelompok Tani Hutan (KTH) Graha Mandala Lestari yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta RT 02, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.

Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, diketahui bahwa pertumbuhan tanaman jagung saat ini berkisar antara ±60 hingga 170 cm dari permukaan tanah. Selain itu, usia tanaman jagung telah memasuki 63 hari masa tanam atau sekitar ±9 minggu, dengan kondisi pertumbuhan yang terpantau cukup baik.

Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan optimal serta sebagai bentuk dukungan terhadap program pertanian dan ketahanan pangan di wilayah binaan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
HUMAS POLRES BONTANG

Satlantas Polres Bontang Sosialisasikan Mekanisme Penerbitan STNK

0

 

Bontang – Satlantas Polres Bontang melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang mekanisme penerbitan STNK (SAMSAT) di Kantor Polres Bontang, pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan yang jelas dan akurat kepada masyarakat tentang proses penerbitan STNK, sehingga masyarakat dapat memahami dan melaksanakan proses tersebut dengan baik.

Dalam sosialisasi ini, petugas Satlantas Polres Bontang menjelaskan tentang persyaratan, prosedur, dan biaya yang diperlukan untuk penerbitan STNK. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa proses penerbitan STNK dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, asalkan memenuhi persyaratan yang ditentukan,” kata Kasatlantas Polres Bontang.

Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan meminta klarifikasi tentang proses penerbitan STNK. Petugas Satlantas Polres Bontang menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat dengan sabar dan jelas.

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memiliki STNK yang sah dan mengurangi kesalahan dalam proses penerbitan STNK. “Kami juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan memiliki dokumen kendaraan yang lengkap, seperti STNK dan SIM,” tambah Kasatlantas Polres Bontang.

Kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar dan aman, dengan situasi yang kondusif. Satlantas Polres Bontang berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dan meningkatkan keamanan lalu lintas di Kota Bontang.

Patroli Humanis di Intan Jaya, Satgas Ops Damai Cartenz Duduk dan Berdialog dengan Warga

0

Sugapa, Intan Jaya — Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 menggelar patroli dialogis di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Senin (9/3/2026), untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Patroli yang dipimpin Danpos Tower Belukar 4.1 Ops Damai Cartenz 2026, Ipda Adri Ansyar Umar, S.M., menyasar sejumlah titik strategis di wilayah Sugapa. Salah satu fokus pengamanan adalah Bandara Bilorai Sugapa, yang menjadi jalur vital mobilitas masyarakat dan logistik di wilayah tersebut.

Selain melakukan pemantauan keamanan, personel juga melaksanakan pendekatan dialogis dengan warga setempat. Dalam patroli tersebut, petugas menyempatkan diri berbincang dengan masyarakat yang tengah melaksanakan tradisi bakar batu dalam rangka kegiatan kedukaan.

Interaksi berlangsung santai dan penuh keakraban. Aparat keamanan dan warga terlihat duduk bersama, berbincang, serta saling bertukar cerita. Kehadiran personel di tengah masyarakat disambut hangat dan menjadi ruang komunikasi yang memperkuat rasa saling percaya.

Tim patroli juga melakukan pengecekan keamanan di Bank Papua Sugapa, guna memastikan aktivitas pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan aman.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

“Patroli dialogis dilakukan secara humanis untuk memastikan situasi tetap aman sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat di wilayah Intan Jaya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa pendekatan persuasif terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan di Papua.

Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun rasa aman dan kepercayaan publik terhadap kehadiran aparat di lapangan.

Melalui patroli dialogis tersebut, Satgas Ops Damai Cartenz berharap stabilitas keamanan di Distrik Sugapa dan wilayah sekitarnya tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Ramadhan aman : Polri Sosialisasikan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

0

Bontang – Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan, Aiptu Bambang Sumantri, S.H., melaksanakan sambang dan kunjungan dengan warga di Jl. Slamet Riyadi RT 43 Kel. Loktuan Kec. Bontang Utara, pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kelurahan Loktuan.

Aiptu Bambang Sumantri menyampaikan pesan-pesan dan himbauan kamtibmas kepada warga, antara lain:

– Mensosialisasikan Hot Line Kapolres Bontang dengan No HP 0822 5252 8823 (via WA dan SMS) untuk menyampaikan saran, kritik, dan keluhan masyarakat secara cepat.
– Mengajak warga untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kelurahan Loktuan agar tetap aman dan kondusif selama Bulan Ramadhan.
– Mengantisipasi penipuan lewat media sosial dengan modus mendapatkan hadiah/undian maupun tawaran lelang kendaraan maupun aplikasi undangan dari orang yang tidak dikenal.
– Mewaspadai kejahatan 3C (Curian, Curat, dan Curanmor).
– Mewaspadai dan mencegah masuknya peredaran uang palsu dan penyalahgunaan narkoba serta paham radikal yang tidak sesuai ideologi Pancasila.

Warga diimbau untuk segera melaporkan ke Bhabinkamtibmas atau Polsek Bontang Utara jika ada hal yang menonjol. Situasi dilaporkan aman dan giat berjalan lancar.

Humas Polres Bontang

Satlantas Polres Bontang Sosialisasikan Mekanisme Penerbitan STNK

0

Bontang – Satlantas Polres Bontang melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang mekanisme penerbitan STNK (SAMSAT) di Kantor Polres Bontang, pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan yang jelas dan akurat kepada masyarakat tentang proses penerbitan STNK, sehingga masyarakat dapat memahami dan melaksanakan proses tersebut dengan baik.

Dalam sosialisasi ini, petugas Satlantas Polres Bontang menjelaskan tentang persyaratan, prosedur, dan biaya yang diperlukan untuk penerbitan STNK. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa proses penerbitan STNK dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, asalkan memenuhi persyaratan yang ditentukan,” kata Kasatlantas Polres Bontang.

Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan meminta klarifikasi tentang proses penerbitan STNK. Petugas Satlantas Polres Bontang menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat dengan sabar dan jelas.

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memiliki STNK yang sah dan mengurangi kesalahan dalam proses penerbitan STNK. “Kami juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan memiliki dokumen kendaraan yang lengkap, seperti STNK dan SIM,” tambah Kasatlantas Polres Bontang.

Kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar dan aman, dengan situasi yang kondusif. Satlantas Polres Bontang berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dan meningkatkan keamanan lalu lintas di Kota Bontang.